Kesehatan

Mengenal Bagian Mata dan 5 Penyakit Mata yang Umum Terjadi

/

by Shaffi Kareem


Ada sebuah fun fact tentang mata yang intinya menyebutkan bahwa mata memiliki otot yang paling cepat dari seluruh bagian tubuh. Itu sebabnya ketika suatu fenomena terjadi dengan sangat cepat, kita mengatakan “in the blink of eye” atau dalam satu kedipan mata.

Meskipun demikian, setiap bagian mata juga harus menjalankan fungsinya masing-masing agar dapat bekerja dengan baik. Tapi, kamu tahu nggak sih bagian mata itu apa aja?

Jangan khawatir! Artikel ini akan membawa kamu bernostalgia ketika duduk di bangku sekolah dasar dengan mengulas apa itu bagian mata beserta fungsinya. Penasaran kan, teman mata?

Okay, let’s jump to our discussion!

Bagian Mata dan Fungsinya

Banyak yang mengira bahwa mata hanyalah satu organ sederhana yang berbentuk bulat. Eitssss, tidak sesederhana itu, Ferguso.

Mata adalah sebuah organ tubuh yang lumayan rumit dan memiliki banyak bagian di dalamnya. Masing-masing bagian harus menjalankan fungsinya dengan baik agar kita bisa melihat dengan jelas.

Pada dasarnya, mata terbagi menjadi dua bagian yaitu mata bagian luar dan mata bagian dalam. Semua bagiannya memiliki fungsi tersendiri dalam koordinasinya sebagai indera penglihatan.

Adapun bagian-bagian mata yang wajib kamu tahu nih teman mata, di antaranya adalah:

1. Mata bagian luar

Seperti namanya, mata bagian luar merupakan bagian mata yang letaknya berada di bagian luar mata. Fungsi mata bagian luar adalah untuk menjaga mata dari benda-benda asing yang berpotensi masuk ke dalam mata.

Setidaknya, ada 5 bagian mata yang masuk dalam kategori ini, yaitu:

  • Bulu mata. Bulu mata adalah bulu atau rambut yang berada di tiap tepi kelopak mata. Fungsinya adalah untuk mencegah debu masuk ke dalam mata.
  • Alis. Alis atau yang disebut dengan supercilium adalah rambut halus yang letaknya tepat di atas mata. Fungsi alis adalah untuk melindungi mata dari tetesan air hujan atau keringat yang membasahi dahi.
  • Kelopak mata. Kelopak mata adalah 2 buah lipatan (atas dan bawah) yang berfungsi memastikan permukaan mata terhidrasi dengan baik sebab permukaan mata berlapis cairan mata setiap kali mata berkedip.
  • Kelenjar air mata. Kelenjar air mata adalah kelenjar yang mengeluarkan air mata yang berfungsi melembabkan permukaan mata. Kelenjar ini dikenal juga dengan nama kelenjar lakrimal.
  • Kelenjar meibom. Kelenjar meibom disebut juga dengan kelenjar minyak. Kelenjar ini berfungsi untuk mengeluarkan minyak yang berguna untuk mencegah cairan mata menguap dengan cepat.

2. Mata bagian dalam

Ketika mata bagian luar melindungi mata dari ancaman dari luar mata dan memastikan permukaan mata terhidrasi dengan baik, mata bagian dalam memproses cahaya yang masuk ke dalam mata hingga akhirnya kita bisa melihat.

Bagian Bagian Mata Manusia

Berikut di bawah ini merupakan bagian-bagian mata yang masuk ke dalam mata bagian dalam, seperti:

  • Konjungtiva. Konjungtiva adalah selaput atau membran tipis yang melapisi permukaan sklera mata. Selaput tersebut bertugas menjadi pelindung bagian terluar mata. For your information, ada banyak pembuluh darah pada konjungtiva.
  • Sklera. Sklera adalah bagian mata berwarna putih yang merupakan lapisan jaringan dengan berbagai fungsi seperti melapisi, melindungi, serta mendukung bola mata.
  • Kornea. Kornea adalah bagian mata transparan yang bertugas memfokuskan cahaya yang masuk ke dalam mata serta membiaskan atau membelokkan cahaya tersebut.
  • Pupil. Pupil adalah bagian mata yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam mata. Ketika cahaya terang maka pupil akan mengecil, dan ketika cahaya redup maka pupil akan membesar.
  • Iris. Iris adalah bagian mata yang memberikan warna pada mata. Tidak heran jika kamu menemukan ada orang yang memiliki warna hijau, biru, abu-abu, coklat muda, atau hitam. Bagaimanapun, otot pada iris bertugas mengontrol pupil.
  • Koroid. Koroid terletak di antara retina dan sklera. Koroid disebut juga dengan koroidea atau mantel koroid. Koroid merupakan lapisan pembuluh darah yang mana pembuluh darah ini bertugas membawa oksigen dan nutrisi ke luar retina.
  • Retina. Pada retina, cahaya akan diubah menjadi sinyal listrik yang akan dibawa menuju ke otak. Ada dua bagian retina yaitu titik buta dan bintik kuning, di mana titik buta adalah bagian retina yang menyebabkan bayangan tidak jelas ketika cahaya jatuh pada area tersebut, meanwhile bintik kuning adalah bagian retina yang menjadikan penglihatan jelas ketika cahaya jatuh pada area tersebut. Bagian retina yang satu ini sangat peka terhadap cahaya.
  • Makula. Sebenarnya, makula masih menjadi bagian retina. Makula adalah bagian retina yang berwarna kuning dengan bentuk agak oval. Bagian ini bertugas pada penglihatan sentral yang berkaitan dengan objek di depan mata kita.
  • Lensa mata. Lensa mata merupakan bagian mata berbentuk lengkungan yang memiliki tugas dalam membiaskan dan memfokuskan cahaya yang masuk ke dalam mata ke retina agar kita bisa melihat benda dengan jelas.
  • Saraf optik. Saraf mata atau saraf optik adalah saraf berupa serat-serat halus yang memiliki peran dalam penyaluran sinyal berupa informasi visual dari retina ke otak. Nantinya, sinyal tersebut akan diinterpretasikan di dalam otak menjadi gambar dari benda-benda yang kita lihat.
  • Badan siliaris. Aqueous humor merupakan cairan bening yang berada di dalam mata dan diproduksi oleh badan siliaris. Selain itu, badan siliaris memiliki otot siliaris yang mengubah bentuk lensa ketika mata fokus pada benda dekat.
  • Badan vitreous. Vitreous body atau badan vitreous adalah bagian mata berupa gel bening yang memenuhi ruang di antara retina dan lensa bola mata. Mereka terbuat dari air dan komponen lainnya yang berfungsi menjaga dan menutrisi mata.
  • Otot mata. Otot mata berperan dalam menggerakkan mata. Ada beberapa otot mata yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri, yaitu levator palpebralis superior inferior (angkat kelopak mata), orbikularis okuli otot lingkar mata (menutup kelopak mata), rektus okuli inferior (menggerakkan mata ke dalam dan bawah), rektus okuli medial (menggerakkan bola mata ke dalam), dan obliques okuli superior (memutar mata ke luar, atas, dan bawah)

Baca Juga: Ini Syarat Operasi LASIK dan 9 Risiko LASIK Mata pada Penglihatan

Penyakit Mata yang Umum Terjadi

Layaknya bagian tubuh yang lain, mata juga bisa mengalami gangguan, mulai dari yang ringan, sedang, hingga serius. Gangguan atau penyakit mata tersebut harus segera mendapatkan perawatan agar tidak semakin parah nih, teman mata.

Menurut ahli medis, ada beberapa penyakit mata yang umum terjadi, di antaranya adalah:

1. Kelainan refraksi

Kelainan refraksi adalah suatu kondisi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata tidak terfokuskan dengan baik di retina. Fenomena ini mengakibatkan penglihatan menjadi buram atau tidak jelas.

Gangguan penglihatan berupa kelainan refraksi ada macam-macam bentuknya, seperti mata minus atau rabun jauh, mata plus atau rabun dekat, mata silinder atau astigmatisme, dan mata tua atau presbiopi.

2. Gangguan kornea

Seperti namanya, gangguan kornea merupakan suatu kondisi ketika kornea mengalami masalah kesehatan, misalnya keratitis, ulkus kornea, infeksi kornea akibat virus seperti herpes zoster dan herpes simpleks, dan masih banyak lagi.

However, kondisi ini bisa dialami oleh seseorang sejak lahir (penyakit bawaan) maupun diperolehnya saat beranjak dewasa.

3. Gangguan retina

Gangguan retina adalah suatu kondisi di mana suatu penyakit mempengaruhi retina secara langsung, misalnya degenerasi makula, ablasio retina, retinitis pigmentosa, retinoblastoma, retinopati diabetik, maupun Retinopathy of Prematurity.

Di samping itu, gangguan retina mungkin saja merupakan efek dari penyakit lainnya, contohnya ablasio retina yang dialami seseorang sebagai akibat dari penyakit degenerasi kisi atau penipisan retina.

4. Kondisi yang berhubungan dengan saraf mata

Saraf mata diibaratkan sebagai kabel yang menghubungkan antara satu organ dengan organ lainnya. Nah, terjadinya gangguan saraf mata jelas menjadi persoalan serius dalam perannya sebagai indera penglihatan sebab saraf mata merupakan penghubung antara mata dengan otak.

Adapun contoh gangguan saraf mata yang banyak terjadi yaitu neuritis optik dan atrofi optik.

5. Gangguan mata akibat usia

Seiring dengan bertambahnya usia, mata akan mengalami penurunan fungsi penglihatan, terutama bagi mereka yang berusia di atas 65 tahun.

Gangguan mata akibat usia pun beragam jenisnya mulai dari yang ringan seperti mata tua atau presbiopi hingga yang parah seperti katarak.

Bahkan, gangguan mata seperti glaukoma dan Age-related Macular Degeneration pada tingkat keparahan tinggi bisa berpotensi mengakibatkan kehilangan penglihatan permanen, lho.

Tes Kesehatan Mata

Untuk memastikan setiap bagian mata dalam keadaan yang baik, tes kesehatan mata harus dilakukan secara rutin setidaknya 1-2 tahun sekali. Selain itu, seringkali gangguan mata tidak menunjukkan gejala sama sekali pada awal perkembangan.

Menurut ahli medis, ada beberapa tes kesehatan mata yang wajib dilakukan secara rutin sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai jenis penyakit mata, yang di antaranya seperti:

  • Tes buta warna
  • Pemeriksaan glaukoma
  • Pemeriksaan tekanan di dalam mata
  • Tes pencitraan umum mata, seperti MRI atau Magnetic Resonance Imaging atau ultrasound
  • Tes pencitraan retina
  • Tes ketajaman penglihatan
  • Tes bidang penglihatan
  • Pemeriksaan Slit Lamp

Jangan dianggap remeh, buat kamu yang mengalami gejala gangguan mata perlu berhati-hati, misalnya mata iritasi, merah, berair, keluar kotoran mata, perubahan warna sklera, perubahan iris dan pupil, mata juling, penglihatan buram, penglihatan ganda, dan fotofobia.

Kalau kondisi mata tidak kunjung membaik, sebaiknya periksakan diri ke dokter spesialis mata guna memperoleh diagnosis dan pengobatan yang tepat secepatnya.

Di samping itu, pola hidup sehat harus segera diterapkan. Selain berdampak pada kesehatan tubuh secara umum, menerapkan pola hidup sehat akan membantu kita memelihara kesehatan mata.

Nah, kamu juga bisa nih minum vitamin mata seperti Eyebost. Vitamin mata ini terbuat dari bahan-bahan alami pilihan yang diformulasikan secara khusus untuk memastikan penglihatan selalu jernih, tajam, fokus, dan sehat bebas gangguan mata.

Komposisinya pun sengaja dipilih dari bahan 100% alami tanpa pengawet buatan agar bisa dikonsumsi setiap hari secara rutin tanpa efek samping, seperti ekstrak bunga marigold, buah bilberry, wortel, dan madu hutan asli.

Komposisi Eyebost membantu memenuhi nutrisi untuk mata, contohnya vitamin A, C, E, serta antioksidan berupa lutein, flavonoid, antosianin, dan polifenol.

Ribuan orang di Indonesia sudah membuktikan manfaat Eyebost. Maukah kamu menjadi bagian dari mereka?

Yuk, check-out Eyebost untuk mata yang lebih sehat!

Ingat mata, ingat Eyebost!


Share on:

ISFJ type of human.

Tinggalkan komentar

logo eyebost

Eyebost adalah vitamin mata alami yang diracik menggunakan bahan pilihan terbaik, eyebost membuat mata jadi jernih.

Kontak Kami

eyebostofficial@gmail.com

+6281327850411

Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Jam Pelayanan

Senin – Jum'at: 08.00 am – 16.00 pm

Sabtu: 08.00 am – 14.00 pm

Minggu: Slow Respon

Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Kamel
Online
|
//
Konsultasi