Kesehatan

Anatomi Mata, Panca Indra yang Paling Powerful!

/

by Shaffi Kareem


Yuk Ketahui anatomi mata manusia!. Five senses atau yang biasa dikenal sebagai panca indra adalah sutu kumpulan organ-orang tubuh yang berfungsi sebagai sumber informasi yang dikirimkan ke otak. Melalui panca indera, kita dapat menggerakkan insting kita.

Panca indera secara etimologi berasal dari kata panca berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “lima” dan indra yang berarti alat untuk merasa, mencium bau, mendengar, melihat, dan meraba. Kelima indra tersebut sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia.

Panca indra manusia ada lima, yaitu mata sebagai indra penglihatan, telinga sebagai indra pendengaran, hidung sebagai indra penciuman, lidah sebagai indra perasa, dan kulit sebagai indra peraba. Namun, dewasa ini beberapa ahli telah menambahkan satu indra lagi yaitu intuitif.

Beberapa orang bertanya-tanya tentang indra apakah yang paling kuat atau powerful karena kelimanya merupakan semua organ yang tergolong penting. Namun, beberapa ahli menyatakan bahwa mata adalah panca indra yang paling penting dan kuat.

Mata adalah Panca Indra Paling Powerful

anatomi mata

Sebagian ahli menyatakan bahwa mata merupakan panca indra paling penting di antara indra lainnya. Hal tersebut bukan hanya opini tak berdasar, melainkan terdapat sebuah alasan kuat yang melatar belakanginya disertai dengan fakta.

Dilansir dari rochester.edu, seorang profesor optik medis bernama William G. Allyn berkata bahwa lebih dari 50% korteks (permukaan otak) dikhususkan untuk memproses informasi secara visual yang mana mata berperan penting di dalam proses tersebut.

Anak sekolah menjadi salah satu bukti konkret. Pada saat proses pembelajaran di sekolah, mereka menyerap informasi dari apa yang ditulis oleh guru di papan tulis menggunakan mata. Kemudian, infromasi tersebut akan diproses di dalam otak dan mempengaruhi akademik anak.

Di samping itu, mata juga berperan penting dalam segala aspek kehidupan manusia, mulai dari makan, minum, berjalan, memasak, membaca, menulis, dan sebagainya. Tanpa mata, kita tidak dapat melakukan semua aktivitas tersebut sebagaimana mestinya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap karunia Tuhan yang satu ini, kita harus senantiasa menjaga kesehatan mata sebaik mungkin karena apabila mata sudah rusak, tidak ada jaminan bahwa kita mampu mendapatkannya kembali seperti sediakala.

Bagaimanapun, ada sebuah ungkapan tak kenal maka tak sayang. Maksudnya adalah bagaimana kita akan menyayangi dan menjaga mata apabila kita tidak mengenal bagian-bagian atau anatomi mata. Maka dari itu, yuk kita ulas bersama anatomi mata!

Anatomi Mata

anatomi mata

Secara etimologi, istilah anatomi berasal dari bahasa Yunani yaitu anatomein yang berarti memotong atau mengiris. Pengertian tersebut berkaitan dengan studi anatomi yang secara teknis banyak melakukan proses pengirisan, pemotongan, maupun pembedahan.

Anatomi merupakan bidang yang mempelajari dan fokus pada identifikasi dan deskripsi tentang stuktur tubuh makhluk hidup, termasuk manusia. Salah satu manfaat mempelajari anatomi adalah supaya kita dapat mengetahui bagian-bagian tubuh berikut letaknya.

Pada sebuah organ, katakanlah mata, terdiri dari bagian-bagian yang nampak dan tidak nampak dengan mata telanjang, padahal setiap bagiannya memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. Adapun bagian-bagian atau anatomi mata, yaitu

1. Anatomi Mata: Kornea

Kornea merupakan jaringan berwarna bening berdiameter 11mm yang membentuk 1/6 bagian depan bola mata. Bagian ini merupakan lapisan luar mata yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk ke dalam mata.

Bagian ini mengandung banyak serabut saraf dan terdiri dari lima lapisan, yaitu epitel, membrana Bowman, stroma, membrana Descemet, dan endotelium. Masing-masing lapisan tersebut memiliki fungsi atau karakteristik berbeda.

  • Epitel: memiliki fungsi proteksi dan peka terhadap sentuhan.
  • Membrana Bowman: berada di bawah lapisan epitel dan akan sembuh disertai jaringan parut apabila terjadi kerusakan.
  • Stroma: lapisan ini merupakan lapisan kornea yang paling tebal dengan persentase hampir 90% ketebalan kornea.
  • Membrana Descemet: lapisan yang berada di bawah stroma ini memiliki karakteristik tipis, kuat, tetapi sangat lentur.
  • Endotelium: lapisan ini berfungsi untuk mengatur jumlah cairan dalam kornea.

2. Anatomi Mata: Sklera

Sklera merupakan bagian berwarna putih pada mata. Bagian ini memiliki ketebalan sebesar 1 mm dan merupakan 5/6 dinding luar bola mata yang berfungsi untuk memelihara bentuk bola mata serta menjaganya dari cedera atau luka.

Dalam beberapa kasus, sklera tidak selalu putih. Pada anak-anak, sklera berwarna biru diakibatkan karena sklera masih tipis sehingga pigmen koroid di bawahnya dapat terlihat, dan sklera berwarna kuning pada orang dewasa diakibatkan oleh penimbunan lemak.

3. Anatomi Mata: Iris

Iris berfungsi untuk mengatur bayaknya cahaya yang masuk ke dalam mata. Lapisan ini terdiri dari otot polos sirkuler dan radier dimana otot sirkuler akan mengecilkan pupil saat berkontraksi guna melindungi retina dari sumber cahaya yang terlalu kuat.

Sementara itu, otot radier berperan untk memperbesar (dilatasi) pupil saat sumber cahaya lemah sehingga cahaya yang masuk lebih banyak dan memperjelas objek yang dilihat. Iris dikenal sebagai “warna” pada mata tergantung pada susunan pigmen.

4. Anatomi Mata: Badan Siliar atau Ciliary Body

Badan siliar merupakan penghubung iris dengan koroid. Lapisan ini tersusun dari beberapa struktur yang memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda, antara lain ciliary muscle, ciliary processes, ciliary vessels, dan ciliary epithelia.

Ciliary processes yang mengelilingi tepi lensa ini mengandung banyak pembuluh darah dan saraf. Lapisan ini juga menjadi partisipan dalam proses produksi cairan mata atau yang biasa dikenal dengan aqueous humor atau humor akuos.

5. Anatomi Mata: Koroid

Koroid atau choroid merupakan membran yang melapisi permukaan dalam sklera. Lapisan ini berwarna coklat dan mengandung banyak pembuluh darah dan sel-sel pigmen yang memberikan warna gelap. Koroid memiliki fungsi yaitu untuk memberikan nutrisi dan mengalirkan oksigen melalui pembuluh darah ke retina, yang mana kerusakan atau kegalalan aliran oksigen dari koroid ke retina dapat menyebabkan age-related macular degeneration.

anatomi mata

6. Anatomi Mata:Vitreous Humor

Vitreous humor merupakan cairan yang jernih dan tidak berwarna yang mengisi ruang di antara lensa dan retina mata. Bagian ini memiliki peran penting dalam menjaga mata, antara lain adalah untuk tetap mempertahankan bentuk bola mata.

Vitreous humor atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan badan kaca, terbentuk dari air, kolagen, protein, garam, dan gula. Akan tetapi, walaupun terkandung air di dalamnya, badan kaca memiliki konsistensi mirip seperti jelly.

7. Anatomi Mata: Aqueous Humor

Aqueous humor merupakan cairan bening yang berada di dalam bagian depan mata. Cairan ini biasa disebut dengan cairan mata yang berfungsi untuk menutrisi mata serta melumasi mata setiap kali mata berkedip.

Cairan ini juga berfungsi untuk membersihkan mta dari debu, bakteri, virus, dan kotoran yang mengancam mata setiap waktu. Sehingga, dengan adanya aqueous humor, dapat mengurangi risiko terkena penyakit atau gangguan mata.

8. Anatomi Mata: Lensa

Lensa adalah bagian yang berwarna bening, lunak, dan berbentuk cembung yang dilapisi oleh kapsul tipis yang terletak di belakan iris dan di depan vitreous humor. Fungsi lensa adalah untuk meneruskan dan memfokuskan cahaya yang masuk menuju retina.

Adapun tiga bagian lensa, yaitu serat, epithelium, dan kapsul dimana kapsul memiliki fungsi untuk mengubah bentuk lensa dan melindungi lensa dari vitreous dan aqueous humor dan berperan dalam proses refleks akomodasi.

Seiring dengan bertambahnya usia, sifat lensa akan berubah. Pada janin atau fetus, lensa berbentuk bulat dan agak lunak, sedangkan pada orang dewasa, permukaan bagian depan kurang cembung daripada lensa bagian belakang dan teksturnya lebih keras.

Sementara itu, pada umur 40-45 tahun, lensa akan bertambah besar dan pipih, teksturnya lebih keras, dan berwarna agak kekuningan. Selain itu, lensa mata juga rentan terkena berbagai penyakit mata, salah satunya adalah katarak.

9. Anatomi Mata: Retina

Retina merupakan lapisan mata yang paling dalam yang berupa membran lunak yang rapuh dan tipis. Dalam pusat retina, terdapat sel kerucut yang berfungsi dalam penglihatan cahaya terang serta penglihatan warna.

Retina berfungsi sebagai tempat memfokuskan cahaya yang masuk ke mata. Lalu, saraf-saraf retina akan mengirimkan sign atau tanda ke otak dan proses inilah yang akan memampukan kita melihat benda-benda yang kita lihat.

10. Anatomi Mata: Pupil

Pupil adalah titik hitam yang berada di tengah mata. Pada umumnya, bentuk pupil pada setiap orang sama, yaitu berdiameter sekitar 2-4 mm pada ruangan dengan cahaya terang dan 4-8 mm pada ruangan dengan cahaya redup atau gelap.

Pupil dapat membesar dan mengecil. Pupil akan membesar (dilate) ketika berada di ruangan dengan cahaya redup karena pupil akan menyerap cahaya sebanyak-banyaknya supaya benda dapat terlihat.

Di samping itu, pupil juga dapat mengecil ketika berada di ruangan dengan cahaya yang terang untuk menjaga retina dari cahaya yang terlalu kuat. Ini merupakan bentuk kontraksi alami yang terjadi pada pupil mata kita.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

anatomi mata

Kesehatan mata menjadi fokus dari Kementrian Kesehatan Indonesia beserta World Health Organization. Hal ini berkaitan dengan tingginya prevalensi terjadinya gangguan mata yang terjadi pada hampir separuh populasi di dunia.

Dengan mengetahui anatomi mata, tugas kita selanjutnya adalah mengetahui cara menjaga kesehatan mata supaya mata terhindar dari penyakit mata yang berisiko hilangnya penglihatan atau virtual loss. Adapun cara-cara menjaga mata, antara lain seperti

  • Mengonsumsi buah, sayur, dan makanan yang baik untuk mata
  • Stay hydrated
  • Membaca dengan cahaya yang cukup
  • Hindari membaca dalam posisi tiduran
  • Terapkan aturan 20-20-20 (20 menit menatap layar, 20 menit menatap benda sejauh 20 meter)
  • Berhenti merokok dan minum minuman keras
  • Tidur atau istirahat cukup
  • Gunakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan
  • Batasi penggunaan soflens
  • Periksa mata secara berkala

Di samping itu, apabila Anda merasa khawatir bahwa asupan gizi yag diperoleh belum cukup, disarankan untuk mengonsumsi suplemen untuk menjaga kesehatan mata seperti Eyebost. Suplemen ini terbuat dari bahan-bahan alami yang aman dikonsumsi dalam jangka panjang.

Komposisi suplemen mata Eyebost antara lain seperti ekstrak wortel, blueberry, bilberry, bunga marigold, dan madu asli. Mengonsumsi suplemen ini dapat dikatakan sebagai bentuk investasi jangka panjang karena kesehatan mata tidak akan tergantikan. Ingat mata, ingat Eyebost!


Share on:

ISFJ type of human.

Tinggalkan komentar

logo eyebost

Eyebost adalah vitamin mata alami yang diracik menggunakan bahan pilihan terbaik, eyebost membuat mata jadi jernih.

Kontak Kami

eyebostofficial@gmail.com

+6281327850411

Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Jam Pelayanan

Senin – Jum'at: 08.00 am – 16.00 pm

Sabtu: 08.00 am – 14.00 pm

Minggu: Slow Respon

Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Kamel
Online
|
//
Konsultasi