5 Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Mengganjal, Begini Langkah-langkahnya

Teman Mata pasti pernah merasakan sensasi seperti ada butiran pasir yang menyangkut di mata. Sensasi mata mengganjal seperti ini memang bikin jadi nggak fokus, terutama ketika beraktivitas.

Penyebabnya pun bisa bermacam-macam, bisa jadi karena mata kering, ada benda asing, hingga gejala penyakit tertentu. Biar Teman Mata lebih paham, MiBost bantu jelaskan di artikel ini, ya!

Cara Ampuh Mengatasi Mata Mengganjal

Cara Ampuh Mengatasi Mata Mengganjal

Untuk mengatasi mata mengganjal, Teman Mata harus tahu dulu penyebab mata terasa seperti ada yang mengganjal. Secara umum, ada empat penyebabnya yaitu akibat mata kering, adanya peradangan, alergi, dan abrasi kornea.

Setelah tahu penyebabnya, Teman Mata bisa melakukan langkah awal untuk menanganinya dengan cara berikut:

1. Mata Kering

Rasa mengganjal di mata paling umum terjadi karena mata kering, terutama ketika kamu tidak menemukan kotoran atau benda lainnya. Saat produksi air mata berkurang, mata menjadi kering dan muncul perasaan berpasir.

Akibatnya, akan ada sensasi seperti pasir yang masuk ke mata. Padahal, sensasi ini ditimbulkan oleh kondisi mata yang kurang kelembapan. Untuk mengatasinya, Teman Mata bisa melakukan beberapa cara.

Sebagai solusi instan, kamu cukup menggunakan obat tetes air mata buatan yang dijual bebas di apotek. Namun, kalau mata masih kering setelah menggunakan obat, Teman Mata butuh konsultasi ke dokter untuk mengatasinya.

Mata kering karena kekurangan cairan dapat diatasi dengan menghindari asap rokok dan angin, menggunakan humidifier, melakukan kompres mata, dan mengonsumsi omega-3. Jangan lupa juga untuk sering-sering mengistirahatkan mata, terutama ketika menggunakan gadget.

Namun, kalau mata kering karena air mata menguap terlalu cepat, dokter akan menyarankan beberapa perawatan tambahan. Bisa jadi, dokter menyarankan untuk memasukkan oklusi punctum, menggunakan lensa kontak khusus, melakukan akupuntur, atau pembedahan.

2. Ada Benda Asing di Mata

Ketika mata terasa mengganjal, biasanya masalah ini terjadi karena adanya benda asing yang masuk ke mata. Ketika kelilipan, benda seperti debu, pasir, sisa makeup, atau bulu mata membuat mata tidak nyaman.

Kalau Teman Mata mengalami kondisi ini, segera ambil bendanya dengan menggunakan kapas bersih. Selain itu, kamu bisa membilas mata dengan air bersih sambil mengedip-ngedipkan kelopak mata untuk membantu mengeluarkannya.

3. Ada Peradangan

Tanpa disadari, mata yang mengganjal bisa menjadi gejala awal dari penyakit mata yang menyebabkan peradangan, seperti konjungtivitis dan blefaritis. 

Blefaritis adalah kondisi ketika adanya iritasi dan pembengkakan di kelopak mata, sementara konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva akibat virus, infeksi, maupun bakteri.

Untuk mengatasi kondisi ini, Teman Mata bisa berkonsultasi dulu dengan dokter. Biasanya, dokter akan memberikan tetes antibiotik untuk mengatasi peradangan ringan yang terjadi pada mata.

Kalau masih terasa mengganjal, hindari mengucek mata karena dapat memperparah infeksi. Apabila terasa gatal, kamu bisa mengompresnya beberapa menit dengan menggunakan air hangat.

4. Alergi

Apabila mata mengganjal terjadi karena penyebab khusus, bisa jadi Teman Mata mengalami reaksi alergi. Biasanya, kondisi ini akan ditandai dengan mata gatal, merah, bengkak, berair, dan terasa mengganjal.

Alergi yang terjadi pun bisa dipicu debu, serbuk sari, bulu hewan, makanan tertentu, atau obat-obatan. Salah satu cara paling cepat untuk mengatasi mata mengganjal karena alergi adalah dengan memakai antihistamin.

Selain itu, tidak ada cara lain untuk mengatasi alergi selain menghindari penyebabnya. Kalau Teman Mata punya alergi khusus, usahakan untuk mencatat semua alergen untuk menjadi pengingat.

5. Abrasi Korena

Pada beberapa kasus, mata yang mengganjal dapat menjadi pertanda dari abrasi kornea. Masalah ini umumnya terjadi karena mata terkena kuku, mengucek mata terlalu keras, atau masuk benda asing.

Sebagian besar kasus abrasi kornea ringan dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari. Namun, kalau kondisi tidak membaik setelah 24-48 jam, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis mata.

Untuk mengatasinya, dokter memberikan salep maupun tetes mata antibiotik untuk mencegah infeksi semakin memburuk. Terkadang, apabila abrasi kornea disertai dengan kejang otot, dokter meresepkan tetes mata sikloplegik.

Kapan Saatnya Meminta Bantuan Tenaga Medis?

Kapan Saatnya Meminta Bantuan Tenaga Medis

Kalau Teman Mata masih terasa mengganjal atau bertambah parah selama beberapa hari, kamu bisa berkonsultasi untuk meminta bantuan tenaga medis. Segera periksakan ke dokter jika menemui tanda berikut:

  • Mata mengganjal dengan nyeri yang berat,
  • Pandangan menjadi kabur,
  • Mata merah ekstrim,
  • Terlalu sensitif dengan cahaya matahari.
  • Kehilangan penglihatan.

Jadi, jangan anggap remeh juga kalau mata kamu mulai menunjukkan gejala fisik yang nggak biasa. Intinya, Teman Mata harus tetap peka dengan apa yang dirasakan dan perhatikan gejala lain.

Kalau mata sudah kasih sinyal darurat, langsung saja cari bantuan medis supaya penglihatan kamu tetap jernih dan aktivitas harian nggak keganggu lagi. Akan lebih baik lagi kalau Teman Mata langsung memeriksakan diri ke dokter spesialis mata.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assistant Avatar
CS Anggie
Online
Halo! 👋 Aku Mibost. Ada yang bisa saya bantu tentang vitamin mata Eyebost?

Silakan isi data diri untuk memulai konsultasi dengan AI Chatbot kami:

Scroll to Top