Teman Mata pasti pernah mengalami mata tiba-tiba bengkak dan terasa gatal. Apalagi, kondisi seperti ini biasanya terjadi di pagi hari. Selain itu, kamu juga terkadang bingung apa yang membuat mata mendadak bengkak.
Sebenarnya, kamu nggak perlu khawatir kalau mengalami kondisi ini. Soalnya, nggak semua mata bengkak merupakan gejala penyakit yang berbahaya. Biar Teman Mata lebih paham, yuk simak artikel berikut!
Penyebab Tiba-Tiba Mata Bengkak dan Gatal

Ada berbagai penyebab tiba-tiba mata bengkak dan terasa gatal, yaitu:
1. Alergi
Mata yang bengkak dan gatal secara tiba-tiba menjadi salah satu tanda Teman Mata mengalami alergi. Kamu bisa mengalami kondisi ini karena adanya alergen di lingkungan sekitar, seperti tungau debu, bulu hewan, serbuk sari, asap rokok, hingga parfum.
Biasanya, mata akan terlihat kemerahan, berair, ada sensasi terbakar, penglihatan kabur, kelopak mata bengkak, dan sensitif terhadap cahaya. Ketika masalah ini terjadi, jangan buru-buru mengucek mata karena menyebabkan infeksi.
Teman Mata bisa mengonsumsi antihistamin yang dijual bebas untuk meredakan gatal, kemerahan, dan bengkak. Jika masih terasa gatal, coba membilas atau mengompres mata dengan air dingin.
2. Iritasi
Mirip dengan alergi, mata yang gatal dan mendadak bengkak dapat terjadi karena iritasi. Bedanya, iritasi muncul saat itu juga setelah Teman Mata terpapar zat yang memicu iritasi. Sementara itu, alergi efeknya akan datang dengan jeda atau beberapa menit setelahnya.
Selain itu, mata akan meradang dan kalau terlambat diobati, mata bisa terkena infeksi. Iritasi mata ringan biasanya hilang dalam 1-2 hari. Namun, infeksi yang lebih parah memicu iritasi yang berlangsung hingga 2 minggu.
3. Bintitan
Teman Mata pasti pernah mengalami bintitan, penyakit yang menimbulkan benjolan di kelopak mata. Biasanya, benjolannya berwarna kemerahan, muncul di kelopak mata yang berada di dekat bulu mata, dan hanya terjadi pada satu mata saja.
Di awal kamu terkena penyakit ini, mata akan terasa gatal, bengkak, dan ada cairan yang keluar dari mata. Untuk mengatasinya, Teman Mata cukup mengompresnya dengan air hangat, mengonsumsi pereda nyeri, dan rutin membersihkan kelopak mata.
4. Konjungtivitis
Konjungtivitis merupakan peradangan yang terjadi pada konjungtiva akibat infeksi virus atau bakteri. Salah satu ciri utama dari penyakit ini adalah mata yang merah, mengeluarkan cairan kental, adanya kerak pada bulu mata.
Penyakit ini dapat berlangsung beberapa hari hingga 2 minggu lamanya. Nantinya, dokter akan memberikan pengobatan berupa obat anti-inflamasi non-steroid, kortikosteroid, dan air mata buatan.
Meskipun berlangsung dalam waktu lumayan singkat, namun penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan permanen apabila tidak diobati. Komplikasi konjungtivitis yang perlu diwaspadai adalah uveitis, trakhoma, radang kornea, hingga ulkus kornea.
5. Blefaritis
Blefaritis adalah peradangan akut pada kelopak mata yang membuatnya menjadi merah, bengkak, dan bersisik. Walaupun sekilas bentuknya mirip dengan bintitan, namun umumnya blefaritis terjadi di dua mata sekaligus.
Bukan cuma itu, blefaritis terjadi karena kondisi kulit tertentu, penyakit mata, maupun alergi sementara bintitan terjadi karena infeksi bakteri Staphylococcus yang menyumbat kelenjar minyak di mata.
Salah satu ciri utama pasien penyakit ini adalah adanya serpihan kulit yang menumpuk di sekitar mata. Pengobatan penyakit ini dilakukan dengan cara menjaga kebersihan, kompres air hangat, konsumsi omega-3, hingga pemberian obat-obatan.
6. Penggunaan Lensa Kontak
Apakah Teman Mata termasuk orang yang setiap hari memakai lensa kontak, namun kamu harus tetap waspada, ya. Soalnya, lensa kontak yang nggak dibersihkan dengan benar kemungkinan masih ada kotoran yang menempel.
Kalau lensa kontak langsung dipakai, akhirnya mata akan infeksi yang menyebabkan gatal dan bengkak. Kondisi ini dapat terjadi karena penggunaan lensa terlalu lama atau tertidur dengan lensa kontak masih dipakai.
Makanya, sebelum menggunakan lensa kontak, pastikan sudah benar-benar bersih dan tidak ada kotoran menempel. Selain itu, ganti lensa secara rutin sesuai dengan petunjuk pemakaian di kemasan produk.
7. Cedera
Mata yang bengkak dan gatal secara tiba-tiba dapat terjadi karena cedera meskipun jarang terjadi. Masalah ini umumnya muncul karena mengucek mata terlalu keras atau terkena benturan kecil di mata.
Umumnya, cedera ringan membuat mata kurang nyaman walaupun tidak berbahaya. Namun, kalau mata terasa sakit yang intens, nyeri tidak kunjung reda, atau berdarah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, ya.
Penangan Mata Tiba-Tiba Bengkak

Kalau kamu mengalami mata tiba-tiba bengkak, jangan langsung panik dulu. Langkah pertama, Teman Mata bisa melakukan perawatan mandiri di rumah, yaitu:
- Kompres mata dengan air dingin selama 10-15 menit untuk meredakan gatal,
- Bilas dan bersihkan mata dengan air,
- Hindari mengucek mata agar kondisi tidak semakin parah,
- Segera lepas dan jangan pakai lensa kontak dulu sampai keadaan membaik,
- Gunakan obat tetes mata jika mata terasa kering,
- Konsumsi antihistamin atau obat lain jika kemungkinan penyebabnya adalah alergi.
Namun, kalau kamu sudah melakukan perawatan rumahan dan tidak membaik, sebaiknya Teman Mata segera konsultasi dengan dokter. Nantinya, mereka akan melakukan pemeriksaan dan memberikan beberapa pengobatan, seperti:
- Meresepkan antibiotik untuk mengobati penyakit karena infeksi bakteri, misalnya konjungtivitis dan blefaritis,
- Memberikan pembersih kelopak mata untuk mengobati blefaritis,
- Menyarankan pasien untuk menggunakan obat tetes mata khusus alergi,
- Melakukan tindakan medis khusus apabila cedera atau kondisi yang dialami perlu penanganan lebih lanjut.
Sekarang, Teman Mata sudah tahu, kan apa yang harus dilakukan ketika mata tiba-tiba bengkak? Dengan penanganan yang tepat, kamu bisa mengatasinya tanpa harus panik berlebih.
Yang terpenting, kamu juga harus menjaga kebersihan dan kesehatan mata agar tidak terulang lagi. Jangan lupa untuk rutin cuci tangan, membersihkan lensa kontak, tidak berbagi make up dengan orang lain, dan memeriksa tanggal kedaluwarsa soft lens maupun produk lain.
Bukan cuma itu, Teman Mata perlu memenuhi asupan nutrisi agar mata tetap sehat setiap hari. Kamu bisa mengonsumsi vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan zeaxanthin. Multivitamin ini bisa kamu temukan dalam sayuran, buah-buahan, hingga protein hewani dan nabati.
Tapi, kalau kamu ingin multivitamin yang simple dan praktis, rutin minum Eyebost jawabannya! Eyebost mengandung lima vitamin penting untuk mata yang terbuat dari ekstrak bahan alami. Ditambah, suplemen ini sangat praktis dikonsumsi dimanapun kamu beraktivitas.
Buat perlindungan mata bagi keluarga, kamu bisa rutin mengonsumsi Eyebost Essential. Dengan tambahan madu hutan, multivitamin ini cocok dikonsumsi anak mulai 2 tahun karena rasanya yang tidak pahit.
Nah, buat aktivitas sehari-hari, Eyebost Essential Pro siap rawat matamu tetap sehat meskipun aktivitas sedang padat. Cukup dikonsumsi 3 kali sehari, penglihatan optimal, kualitas hidup meningkat!



