Apakah Teman Mata pernah mengalami kelopak mata turun sebelah? Kalau iya, awalnya kamu pasti akan merasa panik karena mendadak muka menjadi tidak simetris. Apalagi, mata atau wajah yang tiba-tiba asimetris bisa menandakan penyakit berbahaya seperti stroke.
Namun, apakah kelopak mata turun sebelah selalu menandakan kondisi yang berbahaya? Biar kamu nggak panik lagi, simak dulu penjelasan MiBost di artikel ini!
Mata Kecil Sebelah karena Lelah

Kelopak mata yang turun atau mata terlihat kecil sebelah tidak selalu menjadi tanda penyakit berbahaya. Soalnya, beberapa faktor gaya hidup dapat menyebabkan mata tidak simetris sementara.
Orang yang kelelahan dan kurang tidur dapat menyebabkan kelopak mata menjadi tidak seimbang. Biasanya, mata kecil sebelah terjadi karena otot mata terkulai akibat kelalahan. Lalu, bagaimana kondisi ini terjadi?
Saat tidur, otot elevator mata akan ikut beristirahat dan memulihkan diri agar mampu menjaga mata tetap terbuka di pagi hari. Namun, karena kurang istirahat, otot elevator akan lelah dan lemah.
Ditambah, kita harus beraktivitas kembali di keesokan harinya yang membuat mata harus tetap terjaga. Sayangnya, fenomena ini semakin terlihat kalau esok paginya melakukan kegiatan berat, seperti melihat layar berjam-jam, membaca buku, dan menonton televisi.
Namun, kalau Teman Mata mengalaminya, nggak perlu khawatir dulu. Meskipun kelopak mata terasa tidak nyaman, tapi gangguan ini biasanya akan sembuh sendiri setelah kamu tidur dan beristirahat dengan cukup.
Penyebab Kelopak Mata Turun

Selain karena kelelahan, ada berbagai macam penyebab seseorang menderita kelopak mata turun (ptosis). Penyebabnya pun tergantung pada jenisnya. Beberapa bayi lahir dengan kondisi ptosis pada salah satu atau kedua mata sekaligus.
Di sisi lain, ada juga pasien yang menderita ptosis setelah dewasa karena otot atau ligamen mata yang melemah. Umumnya, kondisi ini terjadi karena adanya kerusakan saraf akibat cedera atau penyakit tertentu.
Sejauh ini, berbagai keadaan penyebab kelopak mata turun adalah:
- Pemakaian lensa kontak yang salah
- Efek samping operasi mata
- Mengalami bintik mata
- Menderita sindrom horner
- Mempunyai penyakit diabetes atau tumor
- Tumor
- Stroke
- Mengalami penyakit oftalmoplegia eksternal.
Sayangnya, pasien ptosis yang terjadi akibat penyakit atau cedera kondisinya dapat memburuk seiring bertambahnya usia. Soalnya, ketika umur semakin bertambah, kulit dan otot manusia dan kelopak mata semakin meregang dan melemah.
Waspada Mata Asimetris Tiba-tiba!
Nah, kalau sebelumnya MiBost sudah bahas soal kelopak mata yang turun, bagaimana dengan mata asimetris tiba-tiba? Kalau kondisi ini terjadi, sebaiknya Teman Mata harus berhati-hati, ya.
Mata tidak simetris secara tiba-tiba bisa menandakan pasien terserang penyakit yang tidak berkaitan dengan mata. Faktor penyebab mata asimetris adalah menderita bell’s palsy, mengalami trauma, sinus bermasalah, penyakit graves, atau menderita stroke.
1. Bell’s Palsy
Bell’s palsy adalah kelumpuhan wajah mendadak dan sementara yang membuat satu sisi wajah terkulai. Walaupun gejalanya mirip stroke, namun gangguan ini bersifat jangka pendek dan dapat membaik dalam beberapa minggu.
Walaupun belum jelas apa penyebab pastinya, namun bell’s palsy sering dikaitkan dengan infeksi virus pada penyakit tertentu. Selain mata menjadi asimetris, pasien bell’s palsy akan mengalami gejala lain, seperti produksi air mata berlebih, liur berlebih, dan nyeri rahang.
2. Sinus
Apakah kamu termasuk orang yang memiliki gangguan pada sinus? Kalau iya, bisa jadi mata yang menjadi asimetris secara tiba-tiba disebabkan oleh beberapa penyakit yang menyerang sinus.
Kondisi sinus tertentu, contohnya tumor sinus dan sinusitis kronis juga membuat mata tidak seimbang. Biasanya, pasien akan mengalami tanda lain, yaitu kelelahan, keluar cairan dari hidung, nyeri, dan sakit tenggorokan.
3. Penyakit Graves
Penyakit graves merupakan autoimun yang menyebabkan hipertiroidisme atau kondisi saat kelenjar tiroid terlalu aktif. Tidak hanya mata menjadi asimetris, pasien dengan penyakit ini dapat mengalami mata menonjol.
Umumnya, orang yang memiliki gangguan ini akan muncul beberapa tanda, misalnya kecemasan, pembesaran kelenjar tiroid, kelelahan, jantung berdebar, keringat berlebih. Pada wanita, pasien mungkin mengalami perubahan menstruasi.
4. Stroke
Salah satu ciri paling terlihat ketika seseorang menderita stroke adalah mata, wajah, atau mulut menjadi tidak simetris. Jika sudah seperti ini, pasien stroke harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan karena penyakit ini termasuk darurat medis.
Soalnya mata, wajah, atau mulut yang tidak simetris menandakan adanya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah dalam otak. Gejala stroke lain yang perlu diwaspadai adalah kesulitan bicara, sakit kepala parah, kehilangan keseimbangan, dan penglihatan kabur.
Cara Mencegah dan Merawat Mata dari Ptosis

Ptosis yang terjadi akibat kondisi medis tertentu atau penuaan memang tidak dapat dicegah. Namun, kelopak mata yang turun akibat gaya hidup tidak sehat masih bisa kamu cegah sedini mungkin.
Untuk mencegah mata dari ptosis, kamu harus istirahat dengan cukup, menghindari cedera mata, menggunakan kacamata pelindung jika dibutuhkan, dan membatasi penggunaan lensa kontak.
Jika Teman Mata mengalami ptosis karena kelelahan, kamu perlu istirahat sementara selama 20 menit dengan teknik 20-20-20. Cara ini bisa membantu mata agar tidak lelah meskipun kamu punya waktu yang lama di depan komputer.
Selain itu, gunakan obat tetes mata kalau mata terasa kering dan usahakan menonton televisi, membaca buku, dan bermain gadget di ruangan yang terang. Cahaya dari lingkungan sekitar akan membuat mata tidak terlalu bekerja ekstra untuk fokus.
Nggak lupa juga, kamu harus menjaga nutrisi mata agar tidak mudah lelah. Vitamin A, asam lemak omega-3, vitamin C, lutein, dan zeaxanthin adalah kandungan yang baik untuk mendukung kesehatan mata.
Berbagai vitamin tersebut dapat membantu melembapkan mata sekaligus melindunginya dari stres oksidatif. Beberapa nutrisi ini bisa kamu dapatkan dari sayuran, buah-buahan, protein nabati dan hewani, hingga kacang-kacangan.
Nah, buat Teman Mata yang ingin nutrisi lengkap dan praktis, kamu bisa mendapatkannya dengan rutin konsumsi Eyebost. Suplemen mata ini terbuat dari tiga bahan alami yang mengandung eye complex, multivitamin yang bagus untuk menjaga kesehatan mata.
Jangan biarkan gaya hidup modern merusak matamu. Yuk, mulai rutin konsumsi Eyebost untuk menjaga mata dan penglihatan agar tetap jernih di segala usia!


