Mata Lelah Akibat Penggunaan Monitor? Ini Cara Cepat Mengatasinya

Pernahkah kamu merasa mata lelah akibat penggunaan monitor? Sepertinya semua orang pernah merasakan hal ini, ya. Kondisi ini bukan cuma mengganggu kenyamanan tetapi juga bisa menurunkan produktivitas kerja.

Di artikel ini, MiBost akan membahas faktor monitor, pengaturan monitor, hingga tips praktis untuk mengatasinya. Disimak baik-baik yuk!

Mengapa Monitor Membuat Mata Cepat Lelah?

Saat menatap monitor, secara tidak langsung kita akan terus menerus fokus pada titik-titik kecil yang disebut piksel. Nah, jutaan pikel ini kemudian membentuk tulisan maupun gambar yang kita lihat di layar.

Meskipun kita tidak menyadarinya, mata terus menerus fokus pada piksel-piksel di monitor untuk melihat tulisan dan gambar. Dalam proses penglihatan ini, otot siliaris yang ada pada lensa mata terus berkontraksi agar gambar tetap jelas.

Apabila aktivitas ini dilakukan selama berjam-jam tanpa jeda, otot mata akan terasa berat dan lelah. Kondisi ini terjadi karena otot mata secara alami memang tidak dirancang untuk fokus jarak dekat dalam waktu lama.

Faktor Monitor yang Memengaruhi Kenyamanan Mata

Faktor Monitor yang Memengaruhi Kenyamanan Mata

Saat melihat layar, ada berbagai faktor yang memengaruhi kenyamanan mata yaitu:

1. Tingkat Kontras Layar

Apakah Teman Mata termasuk orang yang sering menatap layar dengan kontras tinggi? Kalau iya, kebiasaan ini ternyata memang bisa membuat mata lebih cepat lelah dan tegang karena dapat menciptakan efek silau.

Namun, monitor dengan kontras rendah juga berpotensi memicu mata lelah karena teks dan background warnanya lebih menyatu. Pengaturan ini juga membuat mata harus bekerja lebih keras dan mudah tegang.

2. Temperatur Warna pada Monitor

Kamu pasti pernah melihat pengaturan di ponsel untuk membatasi pancaran cahaya biru. Nah, kalau Teman Mata termasuk orang yang punya screen time tinggi, sebaiknya gunakan fitur ini.

Layar yang menggunakan temperatur warna cool hingga cold akan memancarkan lebih banyak sinar biru yang membuat mata mudah tegang. Sebaliknya, temperatur warna lebih rendah (warm) terasa lebih hangat di mata. Fitur ini akan lebih terasa jika digunakan di malam hari.

3. Ukuran Teks

Ukuran teks yang terlalu kecil membuat kita menatap layar lebih dekat. Selain itu, otot mata akan terus menerus fokus dan berkontraksi. Hasilnya, muncul sakit kepala dan leher menjadi tegang.

Sementara itu, ukuran teks terlalu luas memaksa mata melakukan gerakan membaca lebih luas. Tentunya, kondisi ini mengurangi kecepatan membaca dan membuat proses menyerap informasi lebih lelah.

Agar lebih optimal, gunakan font ukuran 10-12 untuk layar ponsel sedangkan untuk monitor laptop dan komputer, pakai font 12-14. Ukuran teks sedang seperti ini membuat mata lebih nyaman dalam membaca.

Pengaturan Monitor yang Disarankan

Pengaturan Monitor yang Disarankan

Agar mata tetap nyaman saat menggunakan layar, coba perhatikan beberapa pengaturan berikut:

1. Perhatikan Jarak dan Sudut Pandang Monitor ke Mata

Salah satu pengaturan paling penting yang sering dilupakan saat menatap monitor adalah jarak dan sudut pandang. Seringkali, kita duduk sembarangan dan tidak memperhatikan setting ini sehingga mata cepat lelah.

Berdasarakan petunjuk dari Asosiasi Dokter Mata Amerika Serikat (AAO), jarak ideal monitor ke mata adalah 25 inci atau 63,5 cm. Kalau kamu kesulitan untuk mengukurnya, jarak ini kurang lebih sepanjang lengan.

Selain itu, jangan posisikan layar agar sejajar dengan mata. Sebaiknya, letakkan layar sekitar 4-5 inci atau 10,1-12,7 cm di bawah ketinggian mata. Sudut pandang seperti ini membuat mata sedikit menatap ke bawah dan terasa lebih nyaman.

2. Sesuaikan Kontras

Apakah kamu merasa mudah lelah akibat kontras di layar yang kurang pas? Kontras layar yang terlalu tinggi (terang) maupun terlalu rendah (gelap) membuat mata bekerja lebih ekstra dan cepat lelah.

Cobalah untuk memeriksa pengaturan tampilan pada perangkat. Idealnya, kontras layar yang paling nyaman untuk mata sekitar 60% hingga 70%. Selebihnya, kamu bisa berada di lingkungan dengan cahaya yang pas, tidak terlalu silau maupun gelap.

3. Gunakan Filter Layar Matte

Sekarang ini, banyak monitor dari komputer maupun gadget yang memiliki banyak pantulan cahaya. Meskipun awalnya terasa biasa saja, namun akhirnya teknologi ini membuat mata lebih cepat lelah.

Agar mata lebih nyaman, gunakan filter layar matte untuk mengurangi pantulan cahaya. Biasanya, filter tambahan seperti ini dibeli secara terpisah di toko komputer maupun ponsel.

4. Pilih Ukuran Teks yang Pas

Tidak hanya kontras, ukuran teks yang ada di layar juga memengaruhi mata. Ukuran huruf yang terlalu kecil maupun terlalu besar dapat membuat mata lebih cepat lelah. Pilihlah ukuran huruf antara 10-12 poin agar mata lebih nyaman.

Ukuran seperti ini membuat mata lebih mudah dibaca dan tidak membebani penglihatan. Setelah memilih ukuran, kamu bisa menyesuaikan jarak antar baris, jenis huruf, maupun kontras warna.

Cara Mengurangi Mata Lelah Akibat Penggunaan Monitor

Ketika mata sudah mulai lelah, Teman Mata bisa melakukan beberapa cara ini:

1. Lebih Sering Berkedip

Dalam kondisi normal, manusia biasanya berkedip sekitar 15 kali dalam satu menit. Namun, ketika melihat komputer dan perangkat digital, mata kita berkedip lebih sedikit daripada biasanya, sekitar 5-7 kali per menit. 

Walaupun terlihat sepele, kondisi ini ternyata membuat mata lebih mudah lelah dan kering. Cara terbaik dan paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan lebih sering berkedip. Apabila sering lupa, tempelkan catatan di layar atau gunakan pengingat yang ada di ponsel.

2. Lakukan Aturan 20-20-20

Kalau Teman Mata sehari-hari harus menatap layar dalam waktu yang lama, cobalah menggunakan aturan 20-20-20. Di aturan ini, setiap 20 menit menatap layar, usahakan untuk beristirahat selama 20 detik untuk memandang sesuatu yang berjarak 20 kaki (6 meter).

Kamu bisa memusatkan pandangan pada sesuatu yang jauh dari tempat duduk. Contohnya, Teman Mata dapat melihat ke luar jendela ke arah pohon atau gedung yang ada di seberang jalan.

3. Jangan Lupa Istirahatkan Mata

Untuk mencegah kelelahan mata, cobalah untuk mengistirahatkan mata saat menggunakan komputer dalam waktu lama. Istirahatkan mata selama 15 menit setelah dua jam menatap layar secara intens.

Selain itu, ketika sudah selesai bekerja atau belajar, usahakan untuk mengurangi screen time tambahan. Kamu bisa melakukan kegiatan fisik dan sosial agar mata tidak terus-menerus menatap layar.

4. Gunakan Tetes Mata

Bukan cuma lelah, orang dengan screen time tinggi biasanya punya keluhan mata kering. Kalau Teman Mata sudah mencoba berbagai cara namun masih kering, kamu bisa menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas di pasaran.

Pilihlah obat tetes mata yang berguna untuk mengatasi mata kering. Pastikan kamu mengikuti petunjuk pemakaian dan jika masih belum teratasi, cobalah untuk berkonsultasi langsung pada dokter mata.

Nutrisi yang Mendukung Kesehatan Mata

Nutrisi yang Mendukung Kesehatan Mata

Selain melakukan cara yang sudah MiBost sebutkan, kamu bisa mengonsumsi beberapa nutrisi berikut ini:

1. Lutein

Lutein adalah pigmen organik yang memberikan warna kuning hingga merah pada tanaman. Bukan cuma itu, lutein dalam konsentrasi tinggi secara alami ada di dalam mata manusia, tepatnya di bagian retina dan tengah retina (makula).

Buat orang yang punya screen time tinggi, lutein sangat penting untuk mata. Kandungan ini dapat melindungi mata dari cahaya biru (blue light) gadget maupun sinar matahari. Selain itu, lutein juga membantu mencegah penyakit kronis akibat usia seperti degenerasi makula terkait usia (AMD).

2. Zeaxanthin

Serupa dengan lutein, zeaxanthin merupakan pigmen alami dalam tumbuhan yang memberikan warna kuning hingga jingga. Antioksidan ini juga ada di dalam mata dan berfungsi sebagai pigmen makula.

Fungsi dari nutrisi ini juga sama dengan lutein yaitu menjadi sunscreen alami mata yang membantu menyaring cahaya biru. Tidak hanya itu, zeaxanthin dapat menurunkan risiko AMD dan katarak apabila rutin dikonsumsi.

3. Vitamin A

Teman Mata pasti sudah tahu kalau vitamin A adalah zat gizi yang sangat penting untuk mata. Untuk orang yang sehari-hari berkegiatan di depan layar, vitamin A berguna untuk menjaga kelembapan dan mencegah mata kering.

Jenis vitamin ini mendukung produksi air mata dan menjaga mata agar tetap peka dengan cahaya. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan mata mudah lelah, kering, hingga berisiko terkena rabun senja.

Nah, kalau kamu punya screen time tinggi dan ingin menjaga nutrisi untuk mata, vitamin mata Eyebost jawabannya! Eyebost mengandung lutein, zeaxanthin, dan vitamin A dari bahan-bahan alami yang diproses dengan teknologi modern.

Lutein yang ada dalam vitamin mata Eyebost berasal dari ekstrak marigold. Untuk kandungan zeaxanthin dan vitamin A, dua nutrisi ini ada dalam ekstrak wortel. Eyebost juga mengandung ekstrak bilberry yang kaya antosianin, antioksidan yang memiliki efek relaksasi pada otot mata yang tegang.

Buat Teman Mata yang ingin menjaga kesehatan mata, kamu bisa mengonsumsi Eyebost Essential (Eyebost madu) maupun Eyebost Essential Pro (Eyebost kapsul). Dua-duanya cocok untuk membantu mengurangi mata lelah akibat menatap layar terlalu lama.

FAQ

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assistant Avatar
CS Anggie
Online
Halo! 👋 Aku Mibost. Ada yang bisa saya bantu tentang vitamin mata Eyebost?

Silakan isi data diri untuk memulai konsultasi dengan AI Chatbot kami:

Scroll to Top