Kesehatan

10 Dampak Durasi Penggunaan Gadget Berlebihan, Nomor 1 Paling Sering!

/

by Shaffi Kareem


Ingat nggak sih kalau dulu kita setiap hari bermain bersama kawan-kawan di rumah sepulang sekolah. Hampir semua permainan tradisional sudah khatam, seperti petak umpet, gobak sodor, masak-masakan, atau hanya sekedar bermain di sawah dan sungai.

Sayangnya, ‘tradisi’ itu sudah mulai ditinggalkan saat ini. Permainan tradisional perlahan sudah tergerus oleh hadirnya gadget. Bukan hanya itu, gangguan penglihatan kian melonjak akibat durasi penggunaan gadget yang kurang bijak.

Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para peneliti dan ahli medis. Kalau tidak segera dibenahi, lantas bagaimana setiap manusia memiliki kualitas hidup yang baik?

Duh, berat.. berat…

Ternyata membahas durasi penggunaan gadget seserius ini. Tetapi, tidak ada salahnya kalau obrolan semacam inilah yang membawa manfaat bagi banyak orang.

Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai durasi penggunaan gadget berikut dampak dan waktu bermain gadget untuk anak yang disarankan.

Yaudah yuk, langsung saja kita masuk ke pembahasan pertama!

Mengapa Menggunakan Gadget?

Zaman sekarang, siapa sih yang nggak tahu gadget?

Kenali Juga Nih: Mengenal Computer Vision Syndrome dan 8 Tips Mengatasinya

Perangkat elektronik semacam ini telah banyak digunakan di seluruh dunia untuk memudahkan aktivitas kita, termasuk di dalamnya berkomunikasi dan mencari hiburan. Semua kalangan usia menikmatinya, entah itu anak-anak maupun orang dewasa.

For your information, durasi penggunaan gadget di Indonesia adalah yang tertinggi di dunia pada tahun 2022 dengan durasi penggunaan gadget rata-rata mencapai angka 5,7 jam dalam sehari. 

Wow, sangat fantastis, bukan? 

Faktanya, gadget membawa kebermanfaatan bagi kita semua asalkan durasi penggunaan gadget diatur sedemikian bijak. Tindakan seperti ini sangat diperlukan untuk mencegah kecanduan dan berbagai masalah kesehatan.

Selain durasi penggunaan gadget, poin penting selanjutnya adalah memilih tontonan yang aman sesuai dengan usia apabila para orang tua memberikan izin bagi anak untuk bermain gadget.

Mungkin sebenarnya jenis tontonan tertentu bertujuan mengajarkan nilai-nilai kehidupan bagi para penontonnya. Namun, ketika anak-anak dibiarkan menonton tanpa pendampingan orang tua, maka dikhawatirkan anak akan menyerap hal-hal negatif yang seharusnya tidak dicontoh.

Tenang saja Ayah Bunda dan teman mata sekalian, kita bisa kok mengatur dengan cara memfilter konten seperti apakah yang bisa dinikmati melalui ponsel atau platform tertentu.

Intinya adalah jangan sampai penggunaan gadget justru menjadi bumerang bagi penggunanya, ya.

Durasi Penggunaan Gadget Pada Anak yang Disarankan

Seperti yang sudah kita bahas pada poin di atas, penggunaan gadget seharusnya tidak menjadi masalah asalkan durasi penggunaan gadget diperhatikan dengan baik.

Bagi orang dewasa, hal semacam ini mungkin bukan persoalan besar. Insting dan pola pikir mereka sudah mengetahui tentang baik buruknya penggunaan gawai. Namun, berbeda dengan anak-anak yang masih membutuhkan bimbingan dari orang tua dan orang terdekatnya.

Angka terjadinya kecanduan, penyerapan informasi negatif, serta timbulnya masalah kesehatan diharapkan dapat ditekan dengan menerapkan waktu penggunaan gadget.

Adapun durasi penggunaan gadget untuk anak yang disarankan oleh para ahli medis, antara lain seperti:

  • Usia di bawah 2 tahun. Anak berusia di bawah 2 tahun tidak disarankan menggunakan gadget sama sekali. Bagi anak usia 1,5 tahun, pemberian akses gadget bisa diberikan jika diperlukan dengan aturan tidak lebih dari 1 jam sehari dengan pengawasan orang tua.
  • Usia 2-5 tahun. Pada rentang usia 2-5 tahun, anak diperbolehkan diberikan akses gadget maksimal 1 jam per hari dengan memperhatikan kualitas program. Mengingat anak usia ini berada dalam fase usia emas (golden age), sebaiknya anak lebih banyak melakukan kegiatan yang dapat menggali potensi di dalam dirinya.
  • Usia 6 tahun ke atas. Anak boleh bermain gadget dengan kesepakatan. Misalnya, bermain gadget khusus di hari Minggu saja dengan durasi penggunaan gadget tidak lebih dari 2 jam sehari.

Dampak Durasi Penggunaan Gadget Berlebihan Bagi Kesehatan

Sudah menjadi rahasia umum, durasi penggunaan gadget yang berlebihan membawa dampak negatif bagi penggunanya. Berbagai masalah kesehatan sangat mungkin menyerang tubuh mereka yang tidak bijak dalam penggunaannya.

Menurut ahli medis, ada beberapa gangguan kesehatan sebagai dampak durasi penggunaan gadget, di antaranya adalah:

1. Gangguan penglihatan

Tidak lain dan tidak bukan, gadget memicu terjadinya gangguan penglihatan dan mata itu sendiri, seperti mata kering, mata lelah, mata iritasi, bahkan katarak atau kanker mata akibat paparan sinar UV yang dipaparkan dari layar gawai.

Maka, mengatur jarak dan durasi penggunaan gadget merupakan solusi terbaik. Idealnya, jarak layar dan mata yang baik adalah 50-70 cm, dan hindari menggunakan gadget kalau tidak ada kepentingan.

2. Sulit fokus

Pikiranmu dapat dengan mudah teralihkan saking banyaknya informasi yang kamu peroleh melalui gawai dan Internet. Efeknya, kamu akan sulit untuk fokus pada hal-hal yang seharusnya kamu kerjakan.

Dampak durasi penggunaan gadget berlebihan yang satu ini banyak menyerang anak-anak usia sekolah. Akibatnya, akan sulit bagi mereka untuk fokus selama pembelajaran berlangsung.

3. Pola tidur terganggu

Durasi penggunaan gadget berlebihan, terutama pada malam hari memicu terjadinya gangguan pola tidur. Hal ini disebabkan oleh terganggunya kerja hormon melatonin.

Seharusnya, hormon melatonin membantu kita tertidur sehingga hormon melatonin disebut juga dengan hormon tidur. Namun, paparan sinar UV dari gadget menghambat produksi hormon ini nih, teman mata.

Tidak heran kalau kamu tidak merasa ngantuk karena durasi penggunaan gadget yang berlebihan di malam hari. Kalau dilakukan terus menerus, kondisi ini dapat mengarah pada insomnia.

4. Ketergantungan terhadap gawai

Ketergantungan masuk ke dalam salah satu dampak durasi penggunaan gadget yang berlebihan. Fenomena ini akan membuat kita berpikir kalau kita tidak bisa berbuat apapun tanpa gawai.

Dimanjakan oleh fasilitas gawai yang serba bisa dan ada, kemampuan otak dan daya ingat berisiko mengalami penurunan. Parahnya lagi, kecanduan gawai merembet pada gangguan kesehatan mental seperti depresi, anxiety, dan kehilangan motivasi.

5. Postur tubuh tidak ideal

Postur tubuh menjadi tidak ideal akibat kamu terlalu banyak menghabiskan waktu di depan gadget dengan posisi yang tidak baik. Akibatnya, leher lebih maju dari seharusnya, bahu melengkung, serta tubuh membungkuk.

Kalau tidak segera dibenahi, postur tubuh semacam ini bisa tinggal secara permanen. Bahkan, kondisi semacam ini bisa berimbas pada gangguan pernapasan, lho.

6. Sakit kepala

Sakit kepala akibat gawai disebabkan oleh pancaran cahaya dari layar. Kondisi ini bisa jadi merupakan gejala dari mata lelah akibat gawai atau yang disebut dengan computer vision syndrome.

Tidak hanya sakit kepala, kamu mungkin akan mengalami nyeri leher, bahu, punggung, dan berbagai gangguan mata apabila terserang mata lelah akibat gadget nih, teman mata.

7. Risiko mengalami kecelakaan meningkat

Menggunakan gadget saat berkendara merupakan tindakan ilegal karena berisiko menyebabkan kecelakaan nih, teman mata.

Kamu akan sulit untuk berkonsentrasi selama berkendara sehingga tidak disarankan untuk kamu bertukar pesan dan menelpon. Menepi lah jikalau memang telepon atau pesan sangat mendesak.

8. Cedera ligamen dan otot

Tekanan berlebih pada sendi dan otot jari, tangan, pinggang, dan leher terjadi akibat durasi penggunaan gadget berlebihan yang dibarengi dengan postur tubuh yang tidak baik.

Cedera ligamen dan otot mungkin saja terjadi apabila kebiasaan seperti ini tidak segera diperbaiki. Maka, sempatkanlah untuk melakukan peregangan di sela-sela penggunaan gadget.

9. Kelebihan berat badan

Durasi penggunaan gadget yang lama membatasi aktivitas fisik. Belum lagi kalau main gadget sambil ngemil. Ampun deh…

Kalau tidak dibarengi dengan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga dan healthy eating, kegemukan tak terelakkan lagi. Bagaimanapun, kegemukan tidak baik untuk kesehatan karena dapat memicu penyakit diabetes, jantung, dan gangguan hormon pada wanita.

10. Gangguan tum-bang anak

Durasi penggunaan gadget yang berlebihan pada anak berpotensi memicu gangguan tumbuh kembang (tum-bang) anak. Inilah alasan mengapa pembatasan penggunaan gawai pada anak harus dilakukan.

Anak berisiko mengalami gangguan pada bahasa, sosial, serta cara mereka berkomunikasi dengan sekitarnya. Hal ini juga bisa disebabkan karena konten yang mereka tonton merupakan interaksi satu arah.

So complicated, isn’t it?

Hakikatnya, durasi penggunaan gadget memang harus diatur sedemikian rupa supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Tentu, Ayah Bunda tidak mau kalau anak-anak terancam masa depannya hanya karena penggunaan gadget.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, gawai boleh digunakan asal masih dalam batasan wajar. Dengan mengetahui pemakaian gawai rata-rata di Indonesia yang berada di angka 5,7, jam per hari, itu berarti masih ada PR untuk menjadikannya durasi ideal yaitu 2 jam per hari.

Tidak ada yang tidak mungkin selama kita berusaha dan berpikir positif, kok!

Di samping itu, kita juga harus menjalankan pola hidup sehat. Makan makanan bergizi, olahraga 30 menit sehari, minum air putih 2 Liter sehari, tidur cukup, dan minum vitamin mata Eyebost.

Vitamin mata Eyebost adalah vitamin mata yang dibuat secara khusus dari bahan-bahan 100% alami berkhasiat tinggi seperti ekstrak wortel, bunga marigold, buah bilberry, dan madu hutan asli.

Komposisi tersebut membawa kebaikan bagi mata berkat nutrisinya yang tidak kalah mengesankan, seperti antioksidan lutein (lutein eye complex), polifenol, antosianin, flavonoid, serta vitamin A, C, dan E.

Dengan mengonsumsi Eyebost rutin sebanyak 1-2 sendok sehari, kamu akan mendapatkan penglihatan yang fokus, jernih, tajam, serta sehat bebas gangguan mata.

Selain itu, Eyebost aman dikonsumsi oleh anak berusia 2 tahun, remaja, dewasa, bahkan lansia sekalipun tanpa efek samping. Vitamin mata keluarga yang satu ini patut kamu pertimbangkan, nih.

Mendapatkan Eyebost sangat mudah. Kamu bisa check-out langsung di website resminya bila ingin mendapatkan promo menarik dan berkesempatan untuk berkonsultasi gratis sebelum pembelian.

Jadi, tunggu apalagi, yuk beli dan minum Eyebost untuk menjaga mata dari risiko gadget!

Ingat mata, ingat Eyebost!


Share on:

ISFJ type of human.

Tinggalkan komentar

logo eyebost

Eyebost adalah vitamin mata alami yang diracik menggunakan bahan pilihan terbaik, eyebost membuat mata jadi jernih.

Kontak Kami

eyebostofficial@gmail.com

+6281327850411

Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Jam Pelayanan

Senin – Jum'at: 08.00 am – 16.00 pm

Sabtu: 08.00 am – 14.00 pm

Minggu: Slow Respon

Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Kamel
Online
|
//
Konsultasi