Kesehatan

5+ Cara Mengobati Blefaritis Secara Alami dan Medis Agar Tidak Semakin Parah

/

by Shaffi Kareem


Bagi para wanita, kelopak mata memegang peran yang sangat penting untuk mempercantik wajah. Pada bagian tersebut, eyeshadow dibubuhkan dengan warna yang cantik dan menawan.

Selain itu, kelopak mata adalah tempat tumbuhnya bulu mata yang dapat dihias sedemikian rupa supaya lentik dan panjang.

Sayangnya, bagian mata yang satu ini rentan terhadap terjadinya infeksi. Adapun salah satu gangguan yang terjadi pada kelopak mata yaitu blefaritis.

Tahukah kalian apa itu blefaritis? Gangguan mata tersebut merupakan suatu peradangan yang menyerang kelopak mata.

Gangguan mata ini bukan tergolong penyakit mata serius, namun penanganannya harus segera dilakukan agar tidak memperparah kondisinya dan menyebabkan komplikasi serius. Ingin mengetahui lebih detail tentang blefaritis? Intip ulasan berikut, ya!

Apa Itu Blefaritis?

Tahukah kalian apa itu blefaritis? Gangguan  mata blepharitis atau blefaritis adalah suatu kondisi di mana kelopak mata mengalami inflamasi atau peradangan. Biasanya, blepharitis menyerang kedua mata (bilateral) dan dapat terjadi pada siapapun.

Blefaritis terjadi akibat adanya sumbatan pada kelenjar minyak di sekitar tumbuhnya bulu mata sehingga sumbatan tersebut memicu iritasi dan kemerahan pada kelopak mata. Akan tetapi, ini hanya salah satu dari sekian banyak penyebabnya.

Kamu juga harus tahu: 6+ Cara Mengobati Skleritis, Penting!

Bagaimanapun, blefaritis merupakan gangguan mata kronis yang cenderung sulit untuk ditangani. Namun, perlu diketahui bahwa gangguan mata yang satu ini tidak menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan kita. Selain itu, blefaritis tidak menular dan ditularkan.

Penyebab Blefaritis

Tidak dapat dipungkitri bahwa di sekeliling kita penuh dengan bakteri. Apabila kita tidak memiliki imunitas tubuh yang baik, maka sangat memungkinkan bakteri dan mikroorganisme lain masuk dan menginfeksi tubuh. Hal inilah yang terjadi pada blefaritis.

Menurut American Optometric Association, penyebab blefaritis terbagi menjadi dua. Pengkategorian ini didasarkan pada lokasi di mana infeksi tersebut berada sebab letak terjadinya infeksi disebabkan juga dengan penyebab yang berbeda.

Adapun penyebabnya antara lain seperti:

1. Anterior

Blefaritis anterior adalah terjadinya inflamasi kelopak mata di bagian depan. Kebanyakan kasus ini disebabkan oleh infeksi bakteri (Staphylococcal blepharitis) atau ketombe yang berasal dari kulit kepala atau alis (seborrheic blepharitis).

Generally, bakteri jenis tersebut banyak ditemukan di daerah wajah dan kelopak mata. Kendati demikian, apabila perkembangan bakteri tersebut masif dan tubuh tidak dalam kondisi yang baik untuk menangkal bakteri tersebut, maka terjadilah blefaritis.

Di samping itu, berbagai jenis alergi atau tungau yang besemayam di bulu mata juga dapat menjadi penyebab lain anterior blepharitis.

2. Posterior

Blefaritis posterior adalah suatu kondisi di mana kelopak mata bagian dalam mengalami inflamasi atau peradangan. Kondisi ini disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar minyak sehingga sumbatan tersebut menjadi tempat yang baik untuk bakteri berkembang.

Posterir blepharitis juga dapat berkembang akibat dipicu oleh beberapa kondisi seperti penaykit kulit rosacea dan ketombe kulit kepala.

Gejala Blefaritis

Hampir setiap peradangan pada mata menunjukkan gejala yang dapat dikenali, tak terkecuali blefaritis. Dengan adanyan gejala tersebut, maka akan lebih memudahkan kita untuk mendeteksi penyakit mata ini.

Meskipun demikian, gejala paa blefaritis tentu memiliki gejala yang khas apabila dibandingkan dengan gejala pada infeksi mata yang lain. Dilansir dari laman Healthline, gejala-gejala yang ditimbulkan pada kelopak mata penderitanya antara lain seperti:

  • Kelopak mata gatal
  • Kelopak mata bengkak
  • Kelopak mata merah dan mengalami peradangan
  • Sensasi panas pada mata
  • Kelopak mata cenderung berminyak
  • Sensasi seperti masuknya benda asing pada mata
  • Mata merah
  • Mata berair
  • Sensitif terhadap ccahaya atau fotofobia
  • Kerak pada pangkal bulu mata atau di ujung mata

Cara Mengobati Blefaritis

Meskipun blefaritis tidak bahaya, namun kondisi ini harus segera diatasi untuk mencegah peradangan menyebar dan memperparah kondisi mata. Cara mengobati blefaritis pun terbilang mudah sebab dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

Menurut American Academy of Ophthalmology,disebutkan bahwa ada beberapa cara meredakan gejala blefaritis yang dapat dilakukan dengan cara alami maupun medis, di antaranya adalah:

1. Kompres Hangat

Dilakukannya kompres hangat bertujuan untuk melancarkan msumbatan pada kelenjar minyak dan membersihkan kotoran di sekitar kelopak mata. Cara ini diharapkan dapat memastikan area mata tetap bersih sehingga mata akan berangsur pulih.

Ada tiga alat dan bahan yang harus dipersiapkan yaitu wadah, handuk atau kain lembut, dan air hangat.

Pertama, isi wadah dengan air hangat kemudian celupkan kain atau handuk ke dalam air hangat tersebut dan peras.

Setelah itu, letakkan kain terrebut di atas mata tertutup setidaknya selama 1 menit. Ulangi langkah tersebut hingga mata terasa hangat.

2. Scrub Kelopak Mata

Blefaritis memiliki gejala yang khas yaitu adanya kotoran pda kelopak mata yang menyerupai ketombe. Untuk membersihkannya, kita dapat mengaplikasikan scrub untuk memastikan area kelopak mata selalu higienis

Scrub kelopak mata relatif mudah yaitu dengan merendam kain lembut atau kapas bebas serabut di dalam air hangat yang diberi shampoo bayi. Kemudian, scrub atau gosokkan kain atau kapas tersebut pada kelopak mata kamu selama 15 detik.

3. Antibiotik

Antibiotik adalah salah satu obat yang banyak digunakan untuk mengatasi kasus inflamasi akibat infeksi bakteri. Untuk menangani blefaritis, dokter mata mungkin akan merekomendasikan salep atau tablet yang dikonsumsi lewat mulut.

Untuk pengaplikasian salep antibiotik, cucilah tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun supaya tidak terkontaminasi bakteri lain. Setelah itu, ambil salep sebanyak ujung jari dan oleskan ke kelopak mata sebelum tidur.

4. Tetes Mata

Saat mengalami blefaritis, penderitanya akan mengalami mata merah, iritasi, bengkak, dan kering. Gejala-gejala tersebut dapat diatasi dengan penggunaan obat tetes mata steroid atau air mata buatan.

Untuk obat tetes mata steroid, kamu hanya bisa mendapatkannya dengan resep dokter karena obat antibiotik tidak terjual bebas di pasaran.

5. Menjaga Kebersihan Kulit & Kelopak Mata

Nyatanya, kebersihan menjadi salah satu faktor utama yang harus kita perhatikan apabila ingin tubuh selalu sehat. Dalam mengatasi blefaritis, kita harus selalu menjaga kebersihan kulit, rambut, dan kelopak mata agar gejala yang ditimbulkan tidak bertambah parah.

Adapun cara-cara yang dapat kita lakukan seperti mencuci bulu mata setiap hari menggunakan shampoo bayi, keramas secara rutin, dan tak lupa bersihkan alis agar terhindar dari ketombe dan tungau menggunakan shampoo antibakteri.

6. Mengonsumsi Omega-3

Omega-3 adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan mengonsumsinya secara rutin, omega-3 dapat membantu memperlancar kinerja kelenjar minyak sehingga terhindar dari sumbatan penyebab infeksi.

Omega-3 dikenal juga dengan minyak ikan (fish oil) karena nutrisi ini banyak ditemukan pada berbagai jenis ikan seperti salmon, sarden, kerapu, teri, nila, kakap putih, lele, dan lain sebagainya.

Tidak tergolong penyakit mata serius, blefaritis sama sekali tidak boleh diabaikan begitu saja. Sebab, seringan apapun suatu penyakit, apabila tidak ditangani dengan baik maka akan memperparah kondisinya dan sangat mungkin menyebabkan komplikasi.

Maka dari itu, jagalah selalu kebersihan mata, kulit, dan rambut. Pastikan untuk selalu berkeramas dan cuci tangan sebelum mneyentuh area mata.

Bagaimanapun, barengi juga dengan pola hidup sehat dari segi makanan, minuman, olahraga, waktu istirahat, serta penggunaan gadget.

Untuk selalu menjaga mata, kita juga disarankan untuk mengonsumsi vitamin mata seperti Eyebost yang kaya akan vitamin A, C, betakaroten, antioksidan dan senyawa lutein.

Semua nutrisi tersebut berasal dari bahan-bahan alami seperti ekstrak bilberry, bunga marigold, wortel, dan madu asli.

Vitamin mata Eyebost sangat aman dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak di atas usia 2 tahun, remaja, dewasa, hingga lansia.

Oleh karenanya, vitamin mata ini sangat cocok untuk menjadi pelindung mata keluarga di rumah. Ingat mata, ingat Eyebost!


Share on:

ISFJ type of human.

Tinggalkan komentar

logo eyebost

Eyebost adalah vitamin mata alami yang diracik menggunakan bahan pilihan terbaik, eyebost membuat mata jadi jernih.

Kontak Kami

eyebostofficial@gmail.com

+6281327850411

Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Jam Pelayanan

Senin – Jum'at: 08.00 am – 16.00 pm

Sabtu: 08.00 am – 14.00 pm

Minggu: Slow Respon

Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Kamel
Online
|
//
Konsultasi