Teman Mata pasti pernah merasa mata pegal dan berair karena terlalu lelah menatap layar komputer. Saking banyaknya orang yang mengalami kondisi ini, kadang kita menganggapnya iritasi mata biasa.
Namun, ada juga yang menyebut kalau mata pegal dan berair merupakan tanda seseorang terkena glaukoma. Lalu, benarkah demikian? Buat tahu jawabannya, yuk simak artikel berikut.
Benarkah Mata Pegal Tanda Glaukoma?

Dalam istilah medis, mata yang terasa pegal, tegang, dan lelah disebut sebagai astenopia. Kondisi memang sering terjadi pada beberapa orang, terutama yang punya screen time tinggi untuk bekerja dan belajar.
Mata pegal terkadang juga diikuti dengan beberapa gejala lain, seperti sakit kepala, mata berair, atau penglihatan buram. Terkadang, gejala ini dapat bertahan selama berjam-jam dan membuat mata menjadi tidak nyaman.
Umumnya, mata yang pegal disebabkan karena penggunaan mata yang intens, seperti membaca, menulis, dan melihat layar. Meskipun sebagian besar kasus mata pegal tidak berbahaya, ada kekhawatiran mata pegal sebagai tanda glaukoma.
Mata pegal memang menjadi gejala umum yang terjadi pada pasien dengan glaukoma. Namun, tidak semua pasien dengan mata pegal dan berair sudah pasti menderita glaukoma.
Orang yang terkena glaukoma akan mengalami berbagai gejala lain, seperti sakit mata yang parah, mual dan mutah, penglihatan kabur, hingga ada bintik buta. Biasanya, mata pegal yang disertai dengan gejala parah lainnya merujuk pada glaukoma sudut tertutup.
Jadi, Teman Mata tidak perlu khawatir dulu jika mengalami mata pegal dan berair, ya. Sebab, belum tentu dua gejala yang sedang dirasakan merujuk pada glaukoma.
Kedua Mata Terasa Pegal Disertai Kepala Pusing
Selain mata berair, terkadang kita juga mengalami mata pegal yang disertai kepala pusing. Gejala yang tidak spesifik seperti ini terkadang membuat Teman Mata menjadi bingung apa penyebabnya.
Menurut Dokter Intan Ramli, Sp.M, mata pegal dan pusing bisa terjadi karena banyak faktor. Kalau dilihat karena faktor internal di bagian mata, gejalanya muncul karena perlu memakai kacamata, terlalu lama melihat layar, atau karena ada penyakit misalnya tensi bola mata tinggi.
Tetapi, bisa juga mata pegal dan kepala pusing timbul karena faktor lain yang tidak berhubungan dengan mata. Contohnya, Teman Mata bisa jadi kurang istirahat atau tensi darah tidak normal.
Oleh karena itu, Teman Mata yang ingin mendapatkan diagnosis yang pasti sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mata. Nantinya, dokter akan memberikan langkah untuk mengatasinya dan meresepkan obat apabila perlu.
Cara Mengatasi Mata Terasa Pegal

Buat Teman Mata yang masih mengalami mata pegal, MiBost punya beberapa cara buat mengatasi keluhan ini:
1. Istirahatkan Mata
Mata pegal dapat diatasi dengan berbagai langkah sederhana, termasuk mengubah gaya hidup kita. Kalau Teman Mata punya screen time tinggi dan tidak bisa dihindari, cobalah untuk melakukan teknik 20-20-20.
Untuk melakukannya, setiap 20 menit, alihkan pandangan mata ke objek yang berjarak 20 kaki setiap 20 detik. Selain itu, Teman Mata disarankan untuk mengistirahatkan mata setelah 1-2 jam melihat layar secara intens agar tidak mudah pegal.
2. Berkedip Lebih Banyak
Ketika kita melihat layar terlalu lama, mata jadi lebih jarang berkedip dan bakal kering? Saat melihat gadget, mata kita hanya berkedip 3-7 kali bermenit, jauh lebih sedikit daripada biasanya, yaitu 18-22 kali per menit.
Hasilnya, mata jadi gampang pegal, capek, dan terasa tegang. Jika sudah seperti ini, Teman Mata jangan lupa untuk sesekali berkedip ketika melihat layar, sedang membaca, atau menggunakan mata secara intens.
3. Jaga agar Mata Tetap Lembap
Jika berkedip lebih sering masih tidak membantu, artinya Teman Mata harus mulai menambah kelembapan mata. Teman Mata bisa memilih obat tetes mata, baik berbentuk cair, gel, atau salep.
Namun, kalau mata pegal dan berair, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter agar aiar mata yang keluar tidak berlebihan. Biasanya, dokter akan meresepkan tetes air mata dan obat khusus sesuai dengan keluhan.
4. Gunakan Kacamata yang Sesuai
Teman Mata yang sering melihat laptop, komputer, ponsel, atau punya kebiasaan membaca sebaiknya menggunakan kacamata khusus. Cobalah menggunakan kacamata khusus yang dapat mengurangi ketegangan mata dan menyaring cahaya biru.
Ketika beraktivitas di luar ruangan dan menggunakan mata secara intens, gunakan kacamata hitam. Jika sering mengemudi, kacamata hitam lensa polarized cocok digunakan untuk mengurangi pegal.
5. Mengonsumsi Nutrisi yang Baik untuk Mata
Selain melakukan beberapa cara yang sudah diberikan MiBost, Teman Mata juga harus memperhatikan asupan gizi yang baik untuk mata. Konsumsi vitamin A, C, E, lutein, zeaxanthin, dan seng (copper) dapat membantu menutrisi mata.
Tiga vitamin tersebut akan membantu meningkatkan kualitas air mata, sementara lutein dan zeaxanthin dapat membantu untuk menyaring cahaya biru (blue light) yang dapat membuat mata mudah pegal.
Nah, berbagai nutrisi ini bisa Teman Mata temukan di produk Eyebost, baik cair maupun kapsul. Eyebost mengandung eye complex dan tinggi antioksidan yang didapatkan dari ekstrak buah bilberry, wortel, dan marigold.
Ketiga bahan ini 100% aman dikonsumsi, sudah mendapatkan izin edar dari BPOM, dan sertifikat halal dari MUI, lho! Jadi, dengan konsumsi Eyebost setiap hari, suplemen ini dapat mencegah mata pegal dan meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan.
Jangan sampai terlambat dan menyesal, yuk minum Eyebost buat jadi vitamin mata harian kamu!


