Benarkah Sakit Mata Bisa Menular? Ini Jawaban dan Faktanya

Semua orang pasti pernah mengalami sakit mata, tak terkecuali Teman Mata dan keluarga di rumah. Ketika mata sedang sakit, kita pasti akan sangat was-was karena takut menular ke orang lain. Lalu benarkah sakit mata bisa menular?

Terkadang, kita harus membatasi berinteraksi dengan orang lain ketika sakit mata. Namun, apakah semua jenis sakit mata bisa menular dengan mudah ke orang lain?

Untuk menjawab pertanyaan ini, yuk simak penjelasannya di artikel berikut.

Benarkah Sakit Mata Bisa Menular? Ini Pembahasannya!

Penyakit Mata Apa yang Bisa Menular

Sakit mata merupakan istilah umum yang digunakan untuk menyebut kondisi ketika mata tidak nyaman, nyeri, dan ada gangguan. Secara umum, penyakit mata dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti infeksi, alergi, iritasi, maupun karena cedera.

Karena penyebutan “penyakit mata” adalah istilah yang sangat umum dan banyak jenisnya, tidak semua sakit mata menular. Namun, sakit mata dapat menular apabila disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, maupun jamur.

Beberapa penyakit mata yang bisa menular adalah mata merah dan belekan (konjungtivitis), peradangan pada kornea (keratitis), dan trakoma. Sementara itu, sebagian besar penyakit mata lain tidak menular.

Dokter Riza Marlina mengatakan, pada kasus sakit mata karena alergi dan iritasi, biasanya penyakitnya tidak akan menular. Jadi, tidak semua sakit mata bisa menular ke orang lain, ya.

Bagaimana Cara Penularan Sakit Mata?

Sebelumnya, MiBost sudah menjelaskan kalau ada tiga jenis sakit mata yang dapat menular, yaitu konjungtivitis, keratitis, dan trakoma. Ketiga penyakit ini dapat menular melalui cara yang berbeda-beda.

Pada konjungtivits, infeksi ini dapat menular karena pernah bersentuhan atau berjabat tangan dengan pasien. Selain itu, Teman Mata yang terkena droplet dari batuk atau bersin dan menyentuh benda lalu langsung menyentuh mata dapat terkena mata merah.

Sementara itu, keratitis dapat terjadi karena kita bersentuhan dengan zat terinfeksi lalu menyentuh mata. Ketika imun sedang lemah, keratitis dapat menyebar dari bagian lain (misalnya ada luka terbuka karena herpes) ke mata.

Untuk trakoma, jenis penyakit ini menular ketika Teman Mata tinggal berdekatan dengan orang lain yang sedang menderita penyakit aktif. Meskipun penyakit ini bisa sembuh, tapi tidak menutup kemungkinan trakoma menjadi infeksi berulang yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

Sekarang, Teman Mata sudah tahu kalau cara penularan beberapa sakit mata bisa berbeda-beda. Oleh karena itu, Teman Mata sedang yang mengalami sakit mata sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui jenis dan penyebabnya.

Gejala Sakit Mata Menular

Cara Penularan Sakit Mata

Ketika infeksi sudah masuk ke mata, pasien aka mengalami beberapa gejala awal yang akan dirasakan, yaitu:

  • Mata merah
  • Terjadi pembengkakan
  • Mata merah
  • Gatal atau iritasi
  • Mata terasa sakit atau nyeri.

Lalu ketika penyakit berkembang, ada beberapa tanda dan gejala infeksi mata lanjutan yang dialami, yakni:

  • Keluar belek, yaitu cairan nanah kuning yang lengket dari mata
  • Bulu mata yang saling menempel karena belek
  • Penglihatan kabur
  • Demam
  • Terlalu peka terhadap cahaya (fotofobia).

Kalau Teman Mata sudah merasakan beberapa gejala yang mengarah ke sakit mata menular, sebaiknya periksakan ke dokter, ya.

Penyebab Sakit Mata Menular

Secara umum, penyakit mata yang menular disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur. Berikut penyebab sakit mata menular: 

Bakteri

  • Basil
  • Enterobacteriaceae
  • Haemophilus influenza
  • Moraxella spp
  • Neisseria gonorrhoeae
  • Pseudomonas aeruginosa (P. aeruginosa)
  • Stafilokokus aureus (S. aureus)
  • Streptococcus pneumoniae (S.pneumoniae).

Virus

  • Adenovirus
  • Herpes simpleks tipe 1
  • Varicella zoster.

Jamur

  • Candida
  • Fusarium.

Cara Mengobati Sakit Mata Menular

Pengobatan infeksi karena sakit mata menular dilakukan tergantung dari penyebabnya. Umumnya, dokter akan memberikan obat anti-infeksi berupa tetes mata, salep, maupun tablet agar peradangan tidak memburuk.

Kalau penyebabnya adalah bakteri, obat anti-bakteri akan diberikan dan membutuhkan waktu 24-48 jam untuk bekerja. Sementara itu, sakit mata karena virus atau alergi dapat sembuh dengan sendirinya atau diberikan anti-virus.

Selain mengonsumsi obat-obatan, Teman Mata dapat menggunakan beberapa cara untuk membantu menyembuhkannya, seperti menggunakan kompres, memakai obat tetes air mata buatan, atau mengonsumsi pereda nyeri.

Infeksi mata jenis tertentu, seperti mata merah atau konjungtivitis dapat diobati di rumah dan tidak berbahaya. Namun, ada beberapa infeksi mata tertentu, misalnya keratitis dan trakoma yang harus segera ditangani untuk menghindari kehilangan penglihatan.

Bagaimana Pencegahan agar Sakit Mata Tidak Menular?

Sebelum terlambat, Teman Mata bisa melakukan beberapa langkah pencegahan agar tidak sakit menular. Berikut beberapa langkahnya:

  • Hindari kontak langsung dengan pasien yang sedang mengalami sakit mata menular
  • Tidak berbagi barang pribadi yang menyentuh mata, contohnya handuk dan perlengkapan rias mata
  • Buang kosmetik yang sempat dipakai sebelum mengalami infeksi mata
  • Jagalah tangan agar selalu bersih dan rutin cuci tangan dengan sabun serta air mengalir
  • Pastikan mengikuti petunjuk tentang cara menggunakan, cara membersihkan, dan waktu maksimal pemakaian lensa kontak
  • Menggunakan alat pelindung ketika bekerja atau sedang berolahraga untuk menghindari droplet dari pasien
  • Apabila infeksi terjadi karena alergi, hindari alergen yang mengganggu mata dan minum obat alergi untuk mencegah iritasi.

Lindungi mata dengan eyebost, ayo pesan sekarang juga!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi