Apa Vitamin Mata Pekerja Terbaik? Berikut Kandungan Nutrisi dan Rekomendasi Produknya

Di era serbadigital ini, pekerja kantoran setiap harinya harus menatap layar komputer dan ponsel pintar selama berjam-jam. Walaupun ini termasuk kebiasaan yang tidak baik untuk mata, namun pekerja tentu sulit untuk menghindarinya.

Belum lagi, paparan blue light (sinar biru) yang intens memicu kelelahan mata, pandangan kabur, hingga sakit kepala yang mengganggu produktivitas. Untuk mengurangi dampak buruknya, kamu bisa memulai langkah pencegahan dengan konsumsi vitamin mata untuk pekerja.

Yuk sama-sama kita bahas sama-sama soal vitamin mata pekerja di artikel berikut ini!

Mengapa Pekerja Kantoran Rentan Mengalami Masalah Mata?

Pekerja kantoran adalah salah satu kelompok yang paling rentan mengalami masalah kesehatan mata, seperti mata kering, mata lelah, hingga mengalami computer vision syndrome (CVS).

Namun, kondisi ini tentu tidak muncul begitu saja. Ketika bekerja di kantor, mata kita cenderung berkedip lebih sedikit daripada biasanya. Saat menatap layar, mata hanya berkedip 5-7 kali per menit dan kondisi ini membuat mata menjadi kering.

Selain itu, saat fokus melihat layar, otot mata kita akan bekerja tanpa henti selama 8 jam. Apalagi, keadaan seperti ini terus dilakukan setiap hari sehingga otot mata lama kelamaan akan lebih mudah lelah.

Belum lagi layar gadget memancarkan blue light (cahaya biru) dengan konsentrasi sedang hingga cukup tinggi. Baik blue light dari matahari maupun gadget keduanya sama-sama kurang baik untuk kesehatan mata kita.

Jangan lupakan juga dengan peran udara dingin dari AC yang dapat menyerap kelembapan udara. Aliran udara AC yang mengenai wajah secara langsung dapat mempercepat proses penguapan air mata.

Sindrom Penglihatan Komputer (CVS): Gejala dan Penyebab

Sindrom Penglihatan Komputer (CVS) Gejala dan Penyebab

Sebelumnya, MiBost sudah sedikit membahas soal CVS atau kelelahan mata digital. Gangguan ini terjadi akibat penggunaan perangkat digital yang intens selama berjam-jam tanpa istirahat. 

Beberapa gejala CVS yang sering muncul adalah mata iritasi, kering, perih, penglihatan kabur, dan sensitif dengan cahaya. Terkadang, jika masih dipaksakan, akan muncul nyeri di belakang mata atau pegal dan kaku pada bagian leher, bahu, maupun punggung.

Kelelahan mata seperti ini terjadi akibat beberapa penyebab, yaitu:

Mata yang Terus Menerus Fokus

Gadget yang kita lihat terdiri dari jutaan titik-titik kecil (piksel) yang membentuk tulisan dan gambar di layar. Secara tidak sadar, kamu tidak memfokuskan pada satu huruf atau gabar saja, tetapi mata harus fokus pada jutaan piksel yang membuat mata lelah.

Kontras pada Layar

Di dalam perangkat digital, kita bisa mengatur kontras atau tingkat kecerahan layar. Ketika menggunakan gadget dengan kontras rendah, huruf dan background akan semakin menyatu. Tanpa disadari, kondisi ini membuat mata bekerja lebih keras daripada biasanya. 

Mata Lebih Jarang Berkedip

Seperti penjelasan MiBost sebelumnya, mata kita hanya berkedip sepertiga kali lebih sedikit daripada yang seharusnya. Padahal, berkedip membuat mata menjadi lebih lembap. Akibatnya, mata menjadi lebih kering dan mudah lelah.

WFH vs Kerja di Kantor: Mana yang Lebih Berisiko untuk Mata?

Semenjak pandemi, tren work from home atau WFH semakin marak. Bahkan, banyak juga pekerja yang mengambil pekerjaan full WFH karena dinilai lebih efisien, hemat waktu, dan produktif. Namun, apakah bekerja WFH lebih aman untuk mata daripada kerja di kantor?

Kalauu soal ini, keduanya sama-sama berisiko meskipun gangguan yang dihadapi cenderung berbeda. Ini alasannya kenapa pekerja WFH maupun kantoran sama-sama berisiko terkena ketegangan mata digital.

Risiko Pekerja Kantoran

Saat di kantor, pekerja rentan terkena CVS jika berada di lingkungan kerja yang kaku. Seringkali, kita merasa nggak enak untuk sekedar mengistirahatkan mata selama beberapa detik.

Banyak orang tidak ingin terlihat kurang produktif saat memejamkan mata sejenak atau melihat ke luar jendela. Padahal, seharusnya, mata membutuhkan jeda beberapa detik hingga menit setelah seharian menatap layar.

Risiko lain yang dihadapi pekerja kantoran adalah kurangnya kelembapan di ruangan karena paparan AC. Pendingin ruangan ini bisa menyala seharian dan membuat udara sangat kering, faktor yang membuat mata menjadi rentan iritasi.

Risiko Kerja WFH

Berbeda dengan pekerja kantoran, tantangan terbesar dari pekerja WFH adalah pencahayaan yang kurang diperhatikan. Tanpa disadari, lampu yang digunakan untuk di rumah kontrasnya berbeda dengan yang ada di kantor.

Ditambah, pekerja WFH seringkali bekerja di tempat tidur, sofa, atau ruangan dengan lampu yang terlalu redup. Kebiasan ini ternyata membuat mata kita harus bekerja dua kali lebih keras daripada yang seharusnya.

Selain itu, pada beberapa orang, batas jam kerja WFH yang kabur membuat pekerjanya lebih sering overtime. Karena semuanya dilakukan dari rumah, mereka bisa bekerja lebih dari 8 jam setiap harinya.

Risiko terkena CVS pun semakin meningkat jika posisi saat bekerja kurang benar. Bekerja sambil membungkuk bahkan rebahan membuat jarak mata dengan layar tidak ideal. Kalau diteruskan, kebiasaan ini dapat membuat mata lebih mudah lelah.

Rutinitas Harian Menjaga Mata untuk Profesional Sibuk

Rutinitas Harian Menjaga Mata untuk Profesional Sibuk

Meskipun rentan terkena CVS, tapi Teman Mata yang bekerja di depan layar tentu nggak bisa berhenti begitu saja. Nah, biar mata tetap terjaga, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

1. Gunakan Teknik 20-20-20

Untuk menghindari kelelahan pada otot mata, kamu perlu mengistirahatkan mata selama 15 menit setiap 2 jam sekali. Cara ini dapat membantu mata untuk melumasi dirinya sendiri agar tidak kering.

Tapi, kalau cara ini masih kurang, cobalah untuk memakai teknik 20-20-20. Dalam teknik ini, kamu harus mengistirahatkan mata setiap 20 menit untuk melihat benda berjarak 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.

2. Lebih Sering Berkedip dan Lumasi Mata

Sebelumnya, MiBost sudah membahas kalau mata lebih jarang berkedip saat fokus menatap layar. Makanya, sebisa mungkin kamu berkedip sesering mungkin untuk mendapatkan kelembapan alami.

Namun, kalau cara ini kurang berhasil, kamu bisa memanfaatkan tetes air mata buatan yang banyak dijual bebas di apotek. Teman Mata juga bisa menggunakan pelembap udara (humidifier) untuk menambah kelembapan di lingkungan sekitar.

3. Lakukan Senam Mata

Jika sudah terlalu lelah, nggak ada salahnya sesekali melakukan senam mata. Secara medis, latihan ini dapat membantu untuk membantu mengatasi mata lelah, melatih otot agar lebih fleksibel, dan memberikan efek relaksasi.

Ada berbagai gerakan senam mata yang dapat dilakukan, misalnya gerakan fokus jauh-dekat, memutar bola mata, hingga blinking exercie. Berbagai gerakan ini bisa kamu coba ketika mata sudah benar-benar lelah akibat screen time yang tinggi.

Tips Ergonomi Ruang Kerja untuk Kesehatan Mata

Selain melakukan beberapa rutinitas yang sudah MiBost sebutkan, kamu bisa menggunakan tips ergonomi ruang kerja untuk kesehatan mata berikut ini:

1. Sesuaikan Jarak Layar dengan Mata

Saat menatap layar komputer atau laptop, pastikan kamu berada pada posisi yang ideal. Jangan sampai, kamu duduk dengan postur tubuh membungkuk atau terlalu dekat dengan layar.

Posisikan tubuh sejauh 25 inci atau 63 cm dari layar. Jika sulit dihitung dengan tepat, jaraknya kira-kira sepanjang lengan manusia dewasa. Selain itu, posisikan mata agar sedikit menatap layar ke bawah, bukan lurus ke depan atau ke atas.

2. Sesuaikan Kontras dan Cahaya

Banyak orang yang merasa lebih nyaman jika menggunakan kontras yang rendah maupun sangat tinggi. Buat ukuran yang tepat, kontras layar antara 60% hingga 70% dapat membantu mengurangi kelelahan mata.

Tak hanya itu, gunakan pelindung layar anti-silau pada monitor dan hindari cahaya matahari langsung mengarah ke mata. Cara ini membuat mata tidak silau dan cahaya yang masuk tidak memantul langsung ke layar.

3. Gunakan Mode Gelap dan Blue Light Filter

Saat ini sudah banyak sekali fitur canggih yang ada di ponsel maupun komputer untuk membantu mencegah mata lelah. Cahaya biru dari layar bisa diminimalkan dengan menggunakan mode gelap dan filter blue light.

Mode gelap bisa membantu mata agar lebih mudah beradaptasi sehingga mengurangi kelelahan. Sementara itu, blue light filter akan mengubah tampilan menjadi lebih kuning atau warm untuk meminimalkan cahaya biru.

Nutrisi Wajib untuk Pekerja yang Sering Menatap Layar

Nutrisi Wajib untuk Pekerja yang Sering Menatap Layar

Kalau Teman Mata termasuk pekerja yang sering menatap layar, kamu bisa mengonsumsi beberapa nutrisi berikut ini:

1. Vitamin A

Jenis vitamin ini sangat dibutuhkan oleh mata untuk menjaga sel-sel peka cahaya atau fotoreseptor. Bukan cuma itu, vitamin A berperan penting untuk menjaga produksi air mata dan mencegah mata kering.

Untuk memenuhi angka kecukupan gizi (AKG) harian sekaligus dan mencegah mata lelah, orang dewasa disarankan mengonsumsi 700-900 mikrogram (mcg) vitamin A setiap hari.

2. Lutein dan Zeaxanthin

Lutein dan zeaxanthin merupakan pigmen organik yang ada dalam tumbuhan sekaligus makula dan retina manusia. Dua kandungan ini berguna sebagai penyaring cahaya biru agar terhindar dari kerusakan.

Tidak hanya itu, lutein dan zeaxanthin memiliki sifat antioksidan yang kuat. Keduanya dapat berguna untuk melindungi mata dari radikal bebas dan terhindar dari penyakit mata terkait usia.

3. Omega-3

Asam lemak omega-3 berfungsi untuk meningkatkan kualitas minyak yang diproduksi kelenjar dalam kelopak mata. Tidak berhenti sampai di situ, nutrisi ini membantu meringankan mata kering dengan mengurangi peradangan pada mata.

Karena penting untuk mata, orang dewasa disarankan mengonsumsi 700-900 mg omega-3 per hari. Sumber makanan kaya omega-3 yang mudah didapatkan adalah ikan kembung, salmon, tuna, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

4. Vitamin C dan Vitamin E

Tahukah kamu kalau lapisan bening di mata (humor aqueous) mengandung vitamin C dalam konsentrasi tinggi? Selain itu, vitamin C termasuk antioksidan kuat yang akan melindungi mata dari radikal bebas.

Sementara itu, vitamin E membantu melindungi sel-sel di mata dari kerusakan akibat stres oksidatif. Ditambah, kombinasi vitamin E dan nutrisi lain mampu mengurangi risiko terkena degenerasi makula terkait usia.

Suplemen Mata untuk Meningkatkan Fokus dan Produktivitas

Buat Teman Mata yang sehari-hari punya screen time lebih dari 8 jam, sebaiknya mulai sekarang kamu rutin konsumsi suplemen mata. Memang, suplemen bukanlah obat yang bisa mengatasi mata kering atau iritasi secara instan.

Namun, suplemen mata adalah investasi jangka panjang untuk menjaga performa kerjamu agar tetap stabil. Nutrisi yang kamu dapatkan dari suplemen akan mendukung fungsi penglihatan secara keseluruhan.

Ditambah, suplemen mata dengan kombinasi berbagai nutrisi membantu menjaga kelembapan mata. Hasilnya, mata akan lebih fokus dan produktifitas di tempat kerja akan terjaga dengan baik.

Untuk manfaat lain yang lebih spesifik, suplemen dengan lutein dan zeaxanthin membantu menyaring cahaya biru dari gadget. Jadi, mata pun akan lebih sehat dan paparan sinar biru berkurang.

Rekomendasi Vitamin Mata Terbaik untuk Pekerja Kantoran

Rekomendasi Vitamin Mata Terbaik untuk Pekerja Kantoran

Kalau ditanya soal rekomendasi vitamin mata terbaik untuk pekerja kantoran, sudah pasti Eyebost jawabannya! Eyebost mengandung tiga bahan alami yang kaya antioksidan dan multivitamin untuk mata.

Eyebost terbuat dari ekstrak buah bilberry, marigold, dan wortel yang mengandung vitamin (A, C, E), lutein, dan zeaxanthin yang bagus untuk mata. Terlebih, ada lutein dan zeaxanthin yang membantu menyaring paparan cahaya biru untuk pekerja digital.

Apabila dikonsumsi secara rutin, Eyebost dapat membantu mengurangi mata lelah, menjaga kelembapan mata, dan mendukung fungsi penglihatan. Terlebih, Eyebost terbuat dari 100% bahan alami yang dapat dikonsumsi mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia).

Untuk dewasa, Eyebost Essential dapat dikonsumsi 1 kali sehari sebanyak 2 sendok teh. Namun, kalau Teman Mata ingin suplemen yang lebih ampuh, Eyebost Essential Pro dapat dikonsumsi 3 kali sehari sebanyak 1 kapsul per konsumsi sesudah makan.

Pastikan kamu membeli Eyebost yang asli di marketplace dan website resmi dari kami, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assistant Avatar
CS Anggie
Online
Halo! 👋 Aku Mibost. Ada yang bisa saya bantu tentang vitamin mata Eyebost?

Silakan isi data diri untuk memulai konsultasi dengan Konsultan kami:

Scroll to Top