Kalau kamu mendengar istilah senam, pasti yang terlintas adalah olahraga yang melibatkan fisik dan terarah. Tapi, Teman Mata sudah pernah mendengar istilah senam mata belum?
Walaupun belum terlalu familiar, senam mata sering digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan mata. Bahkan, cara ini disebut-sebut dapat mengatasi mata minus!
Nah, biar kamu lebih paham soal senam mata, yuk simak penjelasan MiBost di artikel ini!
Apa Itu Senam Mata dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Senam mata adalah serangkaian gerakan atau latihan yang dirancang khusus untuk melatih otot-otot mata. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari melirik ke berbagai arah, memfokuskan pandangan pada objek dekat-jauh, hingga relaksasi.
Nah, berbagai gerakan ini berguna sebagai terapi untuk melatih fokus dan mengistirahatkan otot mata yang tegang. Jadi, kalau kamu pernah dengar soal senam mata untuk menyembuhkan minus, jangan langsung percaya, ya!
Secara biologis, mata kita tidak jauh berbeda dengan bagian tubuh lainnya yang memiliki otot dan saraf. Nah, senam mata bekerja untuk memulihkan kondisi mata melalui peregangan, melatih fleksibilitas otot, dan relaksasi.
Ketika melakukan senam mata, artinya kamu sedang melakukan stretching atau peregangan pada otot mata. Gerakan ini memaksa otot-otot yang tadinya kaku untuk melepaskan ketegangan yang menumpuk.
Bukan cuma itu, senam mata juga memaksa otot siliaris untuk berkontraksi lalu relaksasi secara bergantian. Latihan seperti ini dapat menjaga kemampuan akomodasi lensa mata tetap fleksibel.
Senam mata bukan cuma membuat otot jadi lebih rileks. Pada teknik tertentu, cara ini dapat merangsang kelenjar meibom untuk mengeluarkan minyak alami. Hasilnya, mata jadi lebih lembap karena lapisan air mata bekerja setelah menatap layar dalam waktu lama.
Manfaat Senam Mata yang Terbukti secara Ilmiah

Meskipun tidak dapat menyembuhkan mata minus, namun senam mata memiliki manfaat untuk meredakan kelelahan dan membuat mata lebih nyaman. Tentunya, manfaat ini akan sangat terasa untuk kondisi mata umum.
Senam mata dapat bermanfaat untuk kondisi seperti:
- Nistagmus atau gangguan yang menyebabkan bola mata bergerak cepat dan berulang,
- Strabismus atau mata juling,
- Ambliopia,
- Miopia atau mata minus,
- Gangguan bidang penglihatan,
- Asthenopia atau mata lelah.
Beberapa jenis senam mata bisa membantu meredakan gejala mata lelah atau kering. Namun, untuk penyakit mata kronis seperti glaukoma, katarak, dan retinopati kemungkinan hanya akan merasakan sedikit perubahan setelah rutin senam mata.
Gerakan Senam Mata yang Mudah Dilakukan di Rumah
Buat Teman Mata yang tertarik melakukan senam mata, kamu bisa mengikuti gerakan senam mata yang mudah dilakukan di rumah berikut ini:
1. Gerakan Fokus Jauh-Dekat
Latihan perubahan fokus ini membantu meredakan kelelahan mata akibat penggunaan perangkat digital. Latihan ini sebaiknya dilakukan sambil duduk karena membutuhkan fokus yang cukup intens.
Untuk melakukannya, pertama letakkan satu jari beberapa sentimeter di depan salah satu mata. Kemudian arahkan pandangan ke jari tersebut. Setelah itu, gerakkan jari secara perlahan menjauh dari wajah.
Fokuskan pandangan pada benda yang lebih jauh, lalu kembali ke jari tersebut. Lalu dekatkan kembali jari ke mata dan fokuskan pandangan pada benda yang lebih jauh. Ulangi cara ini sebanyak tiga kali untuk latihan yang lebih maksimal.
2. Gerakan Memutar Bola Mataย
Seperti namanya, jenis latihan sederhana ini hanya memutarkan bola mata secara perlahan. Gerakan senam ini dapat melatih kelenturan otot, membantu mengurangi ketegangan otot, hingga membantu pasien nistagmus agar mata lebih terkendali.
Pertama, kamu bisa duduk dengan posisi tegak dan rileks. Fokuskan pandangan ke depan dan mulai putar bola mata ke arah atas. Kemudian arahkan perlahan ke kiri, kanan, bawah, dan kembali ke atas.
Lalu lakukan dengan putaran sebaliknya yaitu atas, kiri, bawah, dan kanan. Kamu bisa mengulangi gerakan ini sebanyak 5-10 kali agar mata lebih rileks setelah bekerja di depan layar.
3. Teknik Palming untuk Relaksasi
Metode relaksasi yang satu ini dilakukan dengan menutup mata memakai telapak tangan yang digosok sampai hangat. Teknik ini efektif meredakan ketegangan otot, menyegarkan mata yang lelah, dan menenangkan saraf optik.
Langkah pertama, gosok kedua telapak tangan dengan cepat selama 5-10 detik. Gosok hingga kamu merasakan sensasi hangat di telapak. Selanjutnya, tutup mata lalu letakkan telapak tangan yang hangat di atas dua kelopak mata.
Agar lebih terasa hangat, bentuk telapak sedikit melengkung agar tidak menekan bola mata secara langsung. Pastikan bagian tengah telapak tangan menutupi mata, jari-jari bersilang di dahi, dan tidak boleh ada cahaya yang masuk.
Kamu bisa menikmati kehangatannya selama 1-2 menit. Setelah itu, turunkan tangan perlahan dan buka mata. Sebaiknya, cara ini dilakukan dalam ruangan yang tidak terlalu terang agar otot masih cukup rileks ketika dibuka.
4. Blinking Exercise
Blinking exercise atau latihan berkedip adalah gerakan mata sederhana yang dirancang untuk memperbaiki kebiasaan berkedip yang buruk. Teknik seperti ini dapat meningkatkan distribusi air mata dan mengurangi ketegangan mata akibat perangkat digital.
Untuk melakukan latihan ini, mulailah dengan kedipan yang lembut. Berkediplah selama 2 detik sekali dengan perlahan dan lakukan 5 kali berturut-turut. Kemudian tutup mata selama 2 detik, tekan kelopak mata, dan buka dengan rileks yang dilakukan 5 kali.
Latihan ini dapat dilakukan 5-10 kali sepanjang hari. Efeknya akan lebih baik lagi kalau kamu menggunakan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahat selama 20 detik dengan melihat benda sejauh 20 inci (6 meter).
Senam Mata untuk Anak: Panduan untuk Orang Tua

Di era digital saat ini, mata anak-anak bekerja jauh lebih keras daripada generasi sebelumnya. Durasi menatap layar atau screen time yang panjang dan belajar secara intensif sering kali membuat otot mata mereka cepat tegang dan lelah.
Untuk mengatasinya, Teman Mata bisa memperkenalkan senam mata dengan beberapa modifikasi untuk anak. Senam mata hadir sebagai alternatif aktivitas yang seru dan efektif untuk melatih koordinasi visual, kelincahan fokus, dan kemampuan melacak objek pada anak.
Beberapa gerakan senam mata yang bisa dicoba di rumah adalah gerakan fokus jauh-dekat, latihan brock string, eye tracking, melacak huruf pada halaman, hingga lempar tangkap bola di luar ruangan.
Berbagai latihan ini dapat dilakukan saat anak mengeluh mata terasa kering, gatal, atau iritasi akibat gadget. Teman Mata juga bisa memilih momen saat anak sedang bugar dan penuh energi, misalnya di pagi atau sore hari.
Pastikan suasana latihan tetap ceria dan gembira agar anak-anak terasa seperti bermain, bukan melakukan aktivitas untuk merilekskan otot mata. Namun, ketika anak terlihat tidak nyaman dan terlalu pusing, sebaiknya hindari dulu senam mata dan fokus pada istirahat.
Nah, untuk Teman Mata yang punya si kecil di rumah, kamu harus paham ya kalau senam mata ini bertujuan untuk mendukung kesehatan visual anak. Jika keluhan terus berlanjut setelah rutin senam mata, kamu bisa membawa si kecil ke dokter spesialis mata anak untuk dicek.
Berapa Lama dan Seberapa Sering Senam Mata Dilakukan?
Buat kamu yang merasa mata sudah kering dan sering lelah, senam mata sebaiknya dilakukan setiap hari selama 5-15 menit. Durasinya juga bisa disesuaikan dengan jenis latihan dan waktu senggangmu.
Untuk gerakan relaksasi, kamu bisa mengulanginya sebanyak 3-10 kali per gerakan sesuai dengan panduan yang ada. Namun, Teman Mata juga harus ingat untuk tetap mengistirahatkan mata jika sudah terlalu lelah.
Senam mata hanya dilakukan sebagai teknik relaksasi yang membuat mata lebih segar saat mulai lelah. Ketika keluhannya berlanjut, sebaiknya kamu memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Senam Mata vs Yoga Mata: Apa Bedanya?

Selain senam mata, apakah kamu pernah mendengar istilah yoga mata? Sebenarnya, kedua latihan ini sama-sama berguna untuk merelaksasikan otot-otot di sekitar mata dan mengurangi ketegangan.
Perbedaan utamanya terletak pada pendekatan gerakannya. Senam mata berfokus pada pelatihan mekanis otot seperti melirik dan fokus. Sementara itu, yoga mata memadukan gerakan mata dengan teknik pernapasan dan visualisasi.
Selain itu, tujuan dari senam dan yoga mata sedikit berbeda. Senam mata umumnya dilakukan untuk mengurangi ketegangan mata dan mencegah mata lelah. Sementara itu, yoga mata manfaatnya sedikit lebih luas yakni membantu pemulihan pasca-operasi katarak dan meningkatkan sirkulasi darah di sekitar area mata.
Untuk durasi, keduanya punya waktu yang berbeda. Senam mata dilakukan dalam waktu singkat yaitu 3-5 menit di sela-sela aktivitas. Bedanya, yoga mata biasanya dilakukan lebih lama, santai, dan sering digabungkan dengan meditasi harian.
Olahraga Fisik dan Manfaatnya bagi Kesehatan Mata
Setelah membahas soal senam mata, mungkin kamu akan bertanya, apakah olahraga fisik punya manfaat untuk kesehatan mata? Jawabannya tentu saja ada, bahkan manfaatnya penting, lho!
Olahraga fisik seperti jalan cepat, berenang, atau bersepeda sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Aktivitas seperti ini dapat melancarkan aliran darah, oksigen, dan membawa nutrisi ke retina maupun saraf optik.
Tidak hanya itu, olahraga juga dapat mengurangi stres oksidatif dan membantu mempercepat menyembuhan jaringan. Apabila dilakukan secara rutin, olahraga fisik dapat menurunkan risiko penyakit mata akibat komplikasi, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.
Makanya, orang dewasa disarankan untuk berolahraga selama 150 menit setiap minggunya. Olahraga terbaik untuk menjaga kesehatan mata adalah olahraga lari, berenang, atau jalan santai.
Nutrisi Mata Tetap Penting, Sedia Eyebost untuk Kesehatan Mata

Melatih otot mata lewat senam memang langkah yang bagus, tapi perlindungan dari dalam juga tidak boleh dilupakan! Mulai hari ini, pastikan Teman Mata rutin mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin (A, C, E), omega-3, lutein, dan zeaxanthin.
Kombinasi zat gizi esensial ini sangat ampuh untuk menurunkan risiko gangguan penglihatan akibat faktor usia, seperti katarak degenerasi makula terkait usia. Selain itu, berbagai nutrisi ini dapat menjaga kesehatan mata, mengurangi ketegangan, dan menjaga penglihatan kita.
Nah, agar proteksi mata berjalan maksimal, mengonsumsi suplemen mata dari Eyebost adalah solusi terbaik! Eyebost diformulasikan khusus dari kombinasi ekstrak bahan alami premium berupa ekstrak buah bilberry, wortel, dan marigold.
Ketiga bahan ini kaya akan eye complex alami yang bekerja aktif menjaga kejernihan pandangan dan meningkatkan kesehatan mata secara menyeluruh. Istimewanya lagi, Eyebost hadir dengan varian yang menyesuaikan kebutuhan seluruh anggota keluarga.
Untuk anak-anak usia 2 tahun hingga lansia, Eyebost Essential dengan tambahan madu akan menunjang kesehatan mata. Tapi, kalau mau yang praktis dan sat-set, Eyebost Essential Pro jawabannya!
Sekarang, Teman Mata sudah tahu kan rahasia menjaga penglihatan agar tetap tajam dan sehat? Yuk, seimbangkan senam mata, pola hidup sehat, dan selalu sedia Eyebost setiap hari untuk investasi masa depan yang lebih cerah!


