Bayangkan Terman Mata sedang beraktivitas tiba-tiba mata terasa ganjal, perih, atau seperti ada sesuatu yang menempel. Kalau kamu pakai lensa kontak, bisa jadi itu karena softlens yang bergeser atau bahkan tersangkut di mata.
Dokter Sub-Spesialis Vitreoretina Mata, Grimaldi Ihsan dalam Kompas.com mengatakan, softlens memang bisa tersangkut di kelopak mata. Meskipun kondisinya cukup serius, namun kamu nggak perlu panik.
Softlens yang tersangkut di mata bisa diatasi dengan beberapa langkah mudah tanpa perlu panik. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Temukan jawabannya di artikel ini, yuk!
Pertolongan Pertama Softlens Tersangkut di Mata

Kalau ada orang yang mengalami softlens tersangkut di mata, berikut pertolongan pertamanya:
- Walaupun penglihatan kabur dan terasa tidak nyaman, kamu harus tetap tenang
- Kemudian cuci tangan dengan sabun dan air hangat. Cara ini dapat mengurangi risiko bakteri masuk ke mata
- Pakai tetes air mata buatan untuk melonggarkan lensa kontak dan agar lebih mudah dilepas
- Tutup mata perlahan dan pijat lembut kelopak mata bawah ke arah atas. Langkah ini dilakukan untuk memindahkan lensa kontak ke tempat yang lebih mudah dijangkau.
- Kalau ingin langkah yang lebih lembut, coba angkat kelopak mata ke area yang mengganjal. Setelah itu, gerakkan bola mata ke arah yang berlawanan
- Lakukan langkah tersebut berulang dan perlahan
- Ketika softlens sudah terlihat, pakai ujung jari yang bersih dan kering untuk menarik lensa kontak ke arah tengah lalu cabut.
Kalau berhasil, Teman Mata tidak perlu ke dokter mata untuk mengatasinya. Namun, bagaimana kalau softlens masih tersangkut atau sulit lepas?
Jika lensa kontak masih tersangkut, jangan asal-asalan melepasnya, apalagi dengan tenaga yang lebih kuat. Cara ini justru dapat menyebabkan kerusakan serius dan berbahaya untuk mata.
Segera ke Dokter Jika Timbul Gejala Penyakit Akibat Softlens Tersangkut di Mata

Kalau Teman Mata melakukan cara di atas tapi tidak berhasil, segera konsultasikan ke dokter, ya. Softlens yang tidak segera diambil menyebabkan abrasi hingga memicu infeksi pada mata.
Abrasi pada mata umumnya ditandai dengan beberapa gejala, seperti penglihatan kabur dan mata yang memerah. Umumnya, gejala ini muncul selama 1-3 hari setelah lensa kontak tersangkut dan dibiarkan berada di dalam mata.
Jika sudah timbul gejala dan softlens masih tersangkut, silahkan hubungi dokter atau tenaga kesehatan profesional khusus mata secepatnya.
Lensa kontak yang terlalu lama digunakan akan menghambat penyerapan oksigen, sehingga dapat memunculkan kondisi yang lebih parah.
Cara Menggunakan Softlens dengan Aman
Biar softlens nggak tersangkut sampai mengiritasi mata, ikuti tips berikut:
1. Pakai Sesuai Petunjuk
Dokter Tirta Wijaya dalam laman Alodokter mengatakan, kita harus memakai soflens sesuai dengan petunjuk. Cara ini dilakukan karena terkadang petunjuk pemakaian dan penyimpanan tiap lensa kontak bisa berbeda.
Jadi, Teman Mata harus mematuhi petunjuk perawatan yang ada di tiap kemasan produk. Selain itu, jangan pakai softlens lebih lama daripada anjuran pemakaiannya karena bisa menimbulkan mata kering.
2. Jangan Gunakan yang Kotor
Softlens yang kotor, robek, atau tergores jangan dipakai lagi dan harus diganti, ya. Lensa yang sudah seperti ini justru akan berbahaya kalau Teman Mata masih nekat memakainya, baik sesekali maupun setiap hari.
Lensa kontak yang sudah rusak dapat menimbulkan radang pada kornea atau keratitis. Apabila dibiarkan, kondisi ini dapat mengakibatkan jaringan parut, infeksi berulang, ulkus kornea, bahkan kebutaan atau kehilangan mata.
3. Jangan Dipakai saat Tidur
Lensa kontak memang tidak boleh dipakai saat tidur karena akan mengurangi asupan oksigen ke kornea. Ketika bangun, mata akan menjadi kering dan meningkatkan risiko terkena infeksi.
Kalau Teman Mata tidak sengaja melakukan ini, segera lepas lensa kontak dan istirahatkan mata selama seharian. Kamu bisa terus memantau kondisi mata, apakah baik-baik saja atau ada gejala infeksi yang harus segera ditangani.
4. Selalu Jaga Kebersihan
Teman Mata yang sudah memutuskan untuk menggunakan softlens harus menjaga kebersihannya, ya. Mulai dari bendanya, tempat penyimpanan, cairan pembersih, sampai tangan kita.
Lensa kontak harus dicuci sebelum dan setelah dipakai dengan menggunakan sabun plus air bersih. Pastikan botol cairannya selalu tertutup rapat, tidak disentuh, dan memakai kemasan sekali pakai.



