Ketika berpuasa, banyak orang yang menghindari olahraga karena bikin capek, lelah, dan gampang haus. Padahal, anggapan seperti ini kurang pas karena kamu bisa memilih olahraga yang tepat saat puasa.
Meskipun sedang berpuasa, kita tetap dibiasakan berolahraga untuk membantu tubuh tetap bugar. Biar gak gampang lemas, kamu bisa memilih berbagai jenis olahraga yang aman saat bulan puasa.
Penasaran apa saja jenis olahraganya? Ikuti terus artikel ini, ya!
Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan saat Bulan Puasa

Teman Mata yang berpuasa masih bisa berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. Kamu tinggal pilih beberapa olahraga dengan intensitas rendah yang aman dilakukan saat bulan puasa:
1. Bersepeda
Bersepeda termasuk jenis olahraga kardio yang ramah di sendi dan dapat dilakukan saat puasa. Jenis kegiatan ini dapat menjaga daya tahan tubuh tetap baik saat puasa tanpa menguras cadangan energi.
Saran dari MiBost, coba lakukan sepeda santai selama 15-25 menit selama berpuasa. Selain itu, pilih track yang mudah seperti di jalan raya yang tidak memiliki kontur naik-turun. Untuk waktunya, kamu bisa melakukannya sebelum maupun setelah berbuka puasa.
2. Jalan Kaki
Meskipun olahraga jalan kaki kerap dipandang sebelah mata, namun latihan ini termasuk yang dapat dilakukan saat puasa. Apalagi, jalan kaki dapat dilakukan di luar maupun di dalam rumah dengan treadmill.
Untuk jalan kaki, Teman Mata bisa melakukannya secara rutin selama 30 menit per hari untuk meningkatkan detak jantung. Setelah itu, tinggal sedikit bersantai sambil menunggu waktu berbuka puasa.
3. Yoga atau Pilates
Saat puasa, cobalah olahraga kebugaran seperti yoga atau pilates. Olahraga yang menggabungkan gerakan terkontrol, pernapasan, dan fokus mental ini cocok dilakukan saat puasa.
Teman Mata yang tertarik melakukan yoga atau pilates saat puasa bisa melakukannya kapanpun, baik di pagi hari, sore, maupun malam. Tipe olahraga ini tidak hanya membuat badan sehat, tetapi juga menjaga kesehatan mental agar tetap rileks selama bulan puasa.
4. Senam Aerobik atau Zumba
Kalau Teman Mata ingin olahraga yang lebih energik tanpa bikin haus, senam aerobik atau zumba jadi opsi yang tepat. Spesialis edukasi zumba, Zakaria Yunus dalam liputan6 mengatakan, olahraga ini memiliki gerakan yang menyenangkan.
Selain itu, zumba termasuk olahraga yang mampu mengikuti kemampuan tubuh sehingga bisa disesuaikan dengan kapasitas saat puasa. Ia menyarankan untuk melakukan zumba 50-60 menit di sore hari menjelang buka puasa.
5. Bowling
Apakah kamu pernah terpikirkan untuk melakukan bowling buat ngabuburit? Olahraga yang satu ini pas banget buat melatih fokus, strategi, dan kekuatan saat puasa tanpa memerlukan banyak tenaga.
Buat waktunya, Teman Mata melakukan bowling kapanpun karena rata-rata arenanya menggunakan pendingin ruangan. Tak hanya itu, bowling bakal lebih seru kalau kamu mengajak teman atau keluarga.

Cara Mengatur Jadwal Olahraga saat Puasa
Teman Mata yang ingin tetap berolahraga saat puasa jangan asal pilih, ya. Kamu bisa mengatur jadwal olahraga saat puasa dengan beberapa tips berikut:
1. Pilih Waktu yang Tepat untuk Berolahraga
Ada berbagai pilihan waktu yang baik untuk berolahraga ketika puasa. Kalau Teman Mata ingin tubuh lebih segar saat pagi hari, olahraga ringan selama 30 menit sebelum sahur bisa kamu lakukan.
Nah, buat yang suka ngabuburit dengan berolahraga santai, coba pakai waktu sekitar 60-90 menit sebelum berbuka puasa. Tapi, kalau kamu terasa sulit meninggalkan olahraga yang mengandalkan fisik, Teman Mata bisa latihan 1-2 jam setelah berbuka puasa atau tarawih.
2. Pilih Olahraga sesuai Waktunya
Kalau Teman Mata sudah tahu waktu yang tepat untuk berolahraga, kamu perlu menyesuaikan dengan jenis olahraganya. Olahraga yang cocok dilakukan sebelum sahur adalah jalan santai, yoga, atau peregangan (stretching).
Buat menunggu waktu berbuka puasa, olahraga santai di luar ruangan seperti jalan kaki, jogging, dan bersepeda pas banget buat kamu. Nah, kalau olahraga malam, kamu bisa melakukan olahraga berat seperti sepak bola, basket, voli, dan angkat beban.
3. Sesuaikan dengan Kebutuhan
Sebelumnya, MiBost sudah jelaskan kalau ada berbagai olahraga yang cocok dilakukan di waktu tertentu. Kamu nggak harus melakukan olahraga yang sama dan terus menerus saat puasa.
Ketika puasa, energi yang ada di dalam tubuh dapat naik-turun sesuai dengan kondisi tubuh. Jadi, kalau kamu mau berolahraga, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh biar nggak gampang tumbang.
Tips Tetap Bugar saat Puasa Ramadan

Selain rutin berolahraga, coba terapkan beberapa tips dari MiBost ini biar badan tetap bugar saat puasa Ramadan:
1. Cukup Minum Air Putih
Selama berpuasa, tubuh cenderung kekurangan cairan dan membutuhkan waktu untuk mengembalikan hidrasi. Makanya, kamu konsumsi air putih selama puasa nggak boleh lebih sedikit daripada biasanya.
Kalau kamu susah mengatur waktu untuk minum, coba pakai strategi 2-4-2. Saat berbuka, minum 2 gelas air lalu 4 gelas di malam hari dan 2 gelas saat sahur. Pembagian ini dapat mencegah tubuh kekurangan cairan saat berpuasa.
Selain itu, kamu bisa mengonsumsi makanan yang kaya air seperti mentimun, semangka, melon, dan sup. Berbagai buah dan makanan ini secara tidak langsung dapat menambah kadar air dalam tubuh.
2. Pilih Makanan Sehat
Saat berbuka puasa, terkadang kita cenderung kalap dan tidak memperhatikan nilai gizi dari makanan yang kita konsumsi. Padahal, kita disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat saat puasa Ramadan.
Buat makanan berat, coba konsumsi sayur segar, daging, dan karbohidrat kompleks yang diolah dengan dipanggang, dibakar, atau dikukus. Jika ingin camilan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah jadi pilihan sehat buat tubuhmu.
3. Perhatikan Pola dan Porsi Makan
Buat menghindari makan berlebihan saat berbuka puasa, Teman Mata disarankan untuk mengontrol porsi dan pola makan, ya. Biar nggak kekenyangan juga, berbukalah dengan buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak.
Setelah tarawih, makanan berat dengan karbohidrat dan lemak bisa kamu konsumsi dengan porsi biasa. Untuk sahur, ekstra protein dan serat akan membuat tubuh kenyang tanpa lapar di siang hari.
Untuk makanan yang dihindari, sebaiknya kurangi gorengan dan makanan manis, ya. Makanan tinggi garam, gula, dan lemak tidak sehat tidak akan bertahan lama dan dapat meningkatkan rasa haus dalam tubuh.
4. Punya Istirahat yang Berkualitas
Di bulan suci ini, kita pasti fokus untuk beribadah dan mengikuti banyak kegiatan keagamaan, seperti tarawih, tadarus, kajian, dan lainnya. Tapi, meskipun banyak aktivitas yang diikuti, pastikan tubuhmu punya kualitas istirahat yang baik.
Cobalah untuk tidur nyenyak selama 7-8 jam per hari agar waktu istirahatmu terpenuhi dan anti-ngantuk saat siang hari. Kalau terpaksa begadang, lakukan tidur siang singkat untuk mengisi energi.
Kalau tubuh sudah bugar, jangan lupa buat menjaga kesehatan mata juga, ya. Saat makan, usahakan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, atau zeaxanthin.
Tapi, kalau kamu ingin asupan vitamin yang praktis, minum Eyebost jawabannya! Terbuat dari bahan alami mengandung eye complex, Eyebost bakal jaga matamu tetap jerih dan fokus saat Ramadan.
Apalagi, Eyebost bisa dikonsumsi di malam hari yaitu saat berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur. Puasa tetap nyaman tanpa drama, rutin minum Eyebost solusinya!


