Pernah nggak sih mata tiba-tiba terasa mengganjal, kayak ada pasir halus yang nyangkut? Sensasi ini kadang muncul tiba-tiba dan bikin kita merasa nggak nyaman saat beraktivitas.
Walaupun terlihat sepele, namun mata mengganjal dan berpasir bisa disebabkan oleh kondisi yang cukup serius. Biar Teman Mata tetep waspada, yuk cari tahu penyebab mata mengganjal dan berpasir di artikel ini!
Penyebab Mata Mengganjal seperti Berpasir

Mata yang terasa mengganjal seperti berpasir umumnya terjadi saat bangun tidur di pagi hari. Selain sensasi berpasir, terkadang pasien akan merasakan gejala lain, seperti mata perih, gatal, terbakar, sulit membuka mata, sampai sensitif dengan cahaya.
Gejala seperti ini dapat muncul karena beberapa penyebab, yaitu:
1. Sindrom Mata Kering
Salah satu penyebab paling umum kalau pasien mengalami mata berpasir adalah karena sindrom mata kering. Jenis penyakit ini sering membuat mata seperti kemasukan pasir di pagi hari. Sensasi ini bisa bertambah parah sepanjang hari.
Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi air mata yang cukup untuk melumasi mata. Bukan hanya itu, sindrom ini juga dapat membuat air mata menguap terlalu cepat sehingga mata tidak cukup lembap.
Kalau Teman Mata mengalami masalah ini, dokter akan meresepkan air mata buatan yang dijual bebas di pasaran. Apabila tidak diobati dengan benar, mata kering dapat menyebabkan infeksi atau kerusakan pada permukaan mata.
2. Abrasi Kornea
Abrasi kornea merupakan kondisi ketika permukaan kornea ada goresan atau lecet. Biasanya, masalah ini terjadi karena kontak mata dengan kuku, kuas make up, maupun penggunaan lensa kontak yang berlebihan.
Saat kornea mengalami lecet, mata akan terasa berair, perih, merah, berpasir, hingga terlalu peka dengan cahaya. Meskipun penyakit ini termasuk ringan, namun goresan yang lebih besar dapat menyebabkan komplikasi, meliputi keratitis, ulkus kornea, hingga peradangan pada iris.
3. Penyakit Blefaritis
Blefaritis merupakan peradangan pada kelopak mata yang membuat mata berpasir, bengkak, merah, dan nyeri. Terkadang, blefaritis dapat menyebabkan kerak yang ada di pangkal bulu mata.
Masalah ini dapat terjadi ketika kelenjar meibom di mata mengalami infeksi, alergi, atau ada kondisi tertentu. Untuk mengatasinya, Teman Mata bisa melakukan perawatan di rumah, seperti menggunakan kompres air hangat dan mengonsumsi omega-3.
4. Adanya Pterygium
Pterygium merupakan jaringan yang tumbuh pada membran bening yang menutupi bagian putih mata. Umumnya, pasien yang mengalami penyakit ini terjadi karena paparan sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang dan iritasi kronis akibat cuaca panas.
Meskipun termasuk jaringan yang tumbuh, namun pterygium yang tidak bergejala biasanya tidak perlu penanganan khusus. Namun, kalau kondisi ini mengiritasi mata, dokter akan memberikan obat mata steroid dan tetes mata.
5. Sindrom Sjogren
Sindrom sjogren merupakan penyakit autoimun yang merusak kelenjar di mulut dan mata membuatnya kering dan berpasir. Penderita sindrom sjogren umumnya mengalami gejala, seperti mata sangat kering, penglihatan kabur, mata perih atau terbakar, dan fotofobia.
Untuk mendiagnosa penyakit ini, dokter akan melakukan tes schirmer, tes pewarna, tes darah, hingga pemeriksaan kelopak mata. Nantinya, dokter akan memberikan obat untuk mengatasi mata kering agar mata tidak iritasi.
6. Fotokeratitis
Fotokeratitis merupakan kondisi saat mata terasa sakit akibat paparan sinar ultraviolet (UV). Kondisi ini setara dengan sengatan matahari (sun burn) dan membuat luka bakar yang memengaruhi mata.
Pasien yang mengalami ini akan merasakan kemerahan, mata berair, penglihatan kabur, dan bengkak. Apabila mata mengganjal karena faktor ini, segera masuk ke ruangan, tetap di ruangan gelap, lepas lensa kontak, gunakan tetes air mata buatan.
7. Faktor Lingkungan, Usia, dan Obat-obatan
Selain enam faktor yang sudah MiBost sebutin, orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa terkena mata mengganjal dan berpasir. Beberapa diantaranya adalah antihistamin, antidepresan, pil kontrasepsi, sampai obat jerawat.
Orang yang berada di lingkungan berasap, berangin, atau iklim kering pun rentan terkena mata kering hingga mengganjal. Di sisi lain, orang yang berusia di atas 50 tahun terkadang mengalami mata mengganjal dan berpasir akibat penuaan.

Cara Ampuh Mengatasi Mata Mengganjal
Untuk mengatasi mata mengganjal dan berpasir, berikut cara yang bisa Teman Mata lakukan:
1. Menggunakan Obat-obatan
Kalau kamu memutuskan untuk berkonsultasi dengan dokter, biasanya mereka akan meresepkan beberapa obat-obatan. Beberapa obat yang akan dipakai antara lain:
- Tetes mata,
- Air mata buatan,
- Tetes mata steroid atau antibiotik,
- Salep mata.
Namun, apabila mata mengganjal terus menerus setelah diobati, dokter biasanya akan menyarankan untuk melakukan operasi. Biasanya, pembedahan yang dilakukan adalah transplantasi kornea untuk mengobatinya secara tuntas.
2. Perawatan di Rumah
Tidak hanya menggunakan obat-obatan dari dokter, Teman Mata juga bisa melakukan beberapa perawatan rumahan berikut ini:
- Kompres air dingin untuk meredakan gatal,
- Menggunakan kompres air hangat untuk membantu membersihkan kelenjar minyak yang tersumbat,
- Memijat kelopak mata secara teratur untuk mengurangi rasa kasar,
- Menggunakan humidifier untuk menambah kelembapan,
- Mengonsumsi suplemen omega-3 untuk meredakan mata kering.
Kapan Saatnya Meminta Bantuan Tenaga Medis?

Biasanya, mata mengganjal dan berpasir akan berlangsung cukup singkat. Nah, kalau masih terasa mengganjal, perih, berpasir, dan tidak nyaman selama beberapa hari, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis mata.
Mata yang sakit hingga berhari-hari kemungkinan menandakan gejala luka kornea (ulkus kornea) yang harus segera ditangani. Nantinya, dokter akan memeriksa dan memberikan obat sesuai dengan penyebabnya.
Setelah sembuh, Teman Mata jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan mata biar mata nggak mengganjal dan berpasir lagi. Kamu bisa maksimalin nutrisi buat mata dengan konsumsi suplemen dari Eyebost.
Eyebost merupakan vitamin mata yang mengandung eye complex dari ekstrak buah bilberry, wortel, dan marigold. Selain itu, Eyebost juga sudah tersertifikasi BPOM dan halal MUI, jadi Teman Mata nggak perlu ragu buat konsumsi setiap hari.
Ayo bantu mata kamu jadi lebih fokus dan bebas rasa mengganjal dengan vitamin mata Eyebost!


