3 Jenis Terapi untuk Mata Lelah, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Di era modern seperti sekarang, banyak kegiatan yang dilakukan secara digital, mulai dari berkirim pesan, mengirim surat elektronik (surel), hingga melakukan pekerjaan sehari-hari. Makanya, kita nggak bisa lepas dari layar dan mata cenderung punya screen time tinggi.

Meskipun sering dilakukan sehari-hari, terkadang mata akan terasa lelah dan butuh relaksasi sejenak agar lebih nyaman. Nah, kalau matamu mulai lelah, kamu bisa melakukan beberapa jenis terapi mata lelah berikut.

Apa Itu Mata Lelah?

Dalam dunia medis, mata yang lelah sering disebut sebagai asthenopia atau eye strain. Umumnya, kondisi ini terjadi akibat penggunaan mata yang intensif, seperti menatap layar komputer, membaca dalam cahaya redup, atau menyetir berjam-jam.

Sebagian besar kasus kelelahan pada mata bukan kondisi serius dan akan hilang ketika kamu mengistirahatkan mata. Namun, terkadang mata lelah juga terkait dengan masalah penglihatan lain, seperti mata silinder (astigmatisme) atau rabun jauh (hiperopia).

Kelelahan mata sangat umum terjadi, apalagi bagi mereka yang memiliki pekerjaan atau beraktivitas dengan mengandalkan fokus mata. Diperkirakan, 2 dari 3 orang di AS merasakan ketegangan mata akibat perangkat digital.

Apa Ciri-Ciri Mata Kelelahan?

Apa Itu Mata Lelah

Mata kelelahan terkadang tidak hanya menimbulkan satu tanda saja, tapi bisa jadi muncul beberapa tanda berikut:

  • Mata berair,
  • Penglihatan kabur,
  • Mata terasa perih,
  • Sensitif terhadap cahaya,
  • Mata kering atau justru berair,
  • Kesulitan untuk membuka mata,
  • Mata gatal,
  • Nyeri di sekitar mata,
  • Matra terasa panas dan sakit.

Selain menimbulkan gejala di mata, gejala kelelahan mata dapat memengaruhi bagian tubuh lain, yaitu:

  • Nyeri leher,
  • Sakit kepala
  • Nyeri bahu,
  • Sakit punggung,
  • Sulit untuk konsentrasi,
  • Vertigo,
  • Migrain,
  • Mual,
  • Otot wajah berkedut.

Kalau Teman Mata mengalami beberapa gejala tersebut, apalagi sudah terasa berhari-hari, sebaiknya segera istirahatkan mata. Kamu juga bisa mengurangi screen time untuk sementara waktu.

Jika tidak memungkinkan, kamu bisa menggunakan metode 20-20-20 yaitu setiap 20 menit, alihkan mata dari layar untuk melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Cara ini cukup membantu mata lelah akibat ketegangan digital.

Penyebab Mata Lelah

Apa Ciri-Ciri Mata Kelelahan

Mata yang terus-menerus fokus secara intens akan membuat mata lebih mudah tegang. Makanya, Teman Mata jika bisa menghindari beberapa penyebab mata lelah berikut

  • Menyetir dalam jangka waktu lama dan jauh,
  • Membaca,
  • Bermain video game,
  • Menggunakan komputer atau telepon seluler,
  • Rutin melakukan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, seperti menjahit, menulis, dan membuat kerajinan tangan,
  • Beraktivitas di ruangan yang tidak cukup cahaya maupun terlalu terang,
  • Jarang berkedip,
  • Sedang stres atau kelelahan secara fisik dan mental,
  • Terkena udara kering yang bergerak, misalnya kipas angin, AC, atau heather.

Tak hanya itu, mata lelah juga dapat disebabkan oleh faktor yang terjadi dalam tubuh kita. Berikut beberapa faktor risiko penyebab mata lelah lainnya:

  • Memiliki gangguan refraksi, yaitu rabun jauh, rabun dekat, atau mata silinder,
  • Menderita sindrom mata keirng,
  • Mengalami masalah otot di dalam mata seperti mata juling (strabismus),
  • Menderita gangguan saraf atau otot, misalnya distrofi otot (myasthenia gravis),
  • Mengalami penyakit sistemik, contohnya diaetes, gangguan tiroid, dan anemia.

Karena mata lelah bisa disebabkan oleh banyak penyebab, Teman Mata harus waspada, ya. Seharusnya, mata lelah bisa segera sembuh kalau kita mengistirahatkannya dan mengurangi screen time.

Namun, jika mata masih terasa lelah, tegang, dan kering walaupun sudah istirahat, sebaiknya konsultasikan ke dokter, ya. Dikhawatirkan, mata lelah merupakan gejala dari kondisi lain yang ada di tubuh kita.

Terapi Mata Lelah yang Efektif

Terapi Mata Lelah yang Efektif

Kalau mata sedang lelah, Teman Mata bisa melakukan berbagai terapi mata lelah yang efektif berikut ini:

1. Terapi Pijat

Buat Teman Mata yang mengalami mata lelah, kamu bisa melakukan pijat sederhana secara mandiri di rumah. Kamu bisa melakukannya sepulang kerja atau sekolah, saat istirahat, atau sebelum tidur.

Teman Mata bisa mengikuti pijat akupresur mata yang disarankan oleh Spesialis Yoga Wajah, Danielle Collins berikut ini:

  • Letakkan satu jari telunjuk di setiap sisi hidung.
  • Posisikan jari-jari di bagian atas pangkal hidung dan sudut mata dengan setiap jari mengarah ke dalam.
  • Kemudian tekan dengan cukup kuat namun jangan sampai sakit.
  • Tarik napas lewat hidung, hembuskan, dan ulangi sambil memberikan tekanan.
  • Saat napas sudah stabil, buat pola melingkar dengan jari telunjuk.
  • Gerakkan lingkaran ke arah depan dan setelah 30 detik, balikkan arah lingkaran.
  • Ubah arah gerakan melingkar setiap 30 detik sampai Teman Mata merasa nyaman.

Pijat akupresur ini bisa dilakukan selama beberapa menit dan membuat otot di wajah dan mata menjadi lebih rileks. Apabila diperlukan, kamu bisa menambah pijatan ini sampai beberapa menit hingga mata tidak lelah lagi.

2. Terapi Akupuntur

Selain terapi pijat, Teman Mata bisa memanfaatkan terapi akupuntur pada ahlinya. Terapi tradisional dari Tiongkok ini bekerja untuk menstimulasi titik-titik tertentu yang berhubungan dengan fungsi mata, menyeimbangkan energi (Qi), dan melancarkan aliran darah.

Akupuntur biasanya dilakukan selama 20-30 menit sebanyak 1-2 kali seminggu sesuai dengan kebutuhan. Nantinya, mata akan terasa lebih segar, penglihatan lebih fokus, dan mata lelah akan berkurang.  

3. Intervensi Nutrisi

Selain terapi secara fisik, Teman Mata juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mata. Kamu disarankan untuk mengonsumsi vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, zeaxanthin, dan omega-3.

Kekurangan vitamin A dan omega-3 dapat menyebabkan mata kering, kondisi yang dapat memperburuk mata lelah. Di sisi lain, vitamin C dan E merupakan dua antioksidan kuat yang dapat melindungi mata dari penyakit kronis.

Nah, untuk lutein dan zeaxanthin, dua nutrisi ini ada di mata kita dan berguna sebagai sunscreen alami untuk mata. Keduanya dapat menyaring cahaya biru yang membuat mata cepat lelah.

Setiap harinya, Teman Mata disarankan untuk mengonsumsi berbagai zat gizi tersebut dari sayuran, buah-buahan, dan protein hewani. Tapi, kalau kamu ingin perlindungan yang lebih maksimal, rutin minum Eyebost jawabannya!

Eyebost terbuat dari ekstrak bilberry, marigold, dan wortel yang mengandung eye complex, termasuk lima vitamin penting untuk mata. Apalagi, Eyebost terbuat dari bahan alami berkualitas tinggi yang sudah lulus uji BPOM dan mendapatkan sertifikat halal MUI.

Vitamin mata Eyebost bisa dikonsumsi mulai anak-anak hingga lansia, lho! Jadi yuk jaga mata tetap sehat dan nggak gampang lelah dengan Eyebost!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi