Di era serba digital seperti sekarang ini, mata kering jadi keluhan yang paling umum terjadi. Soalnya, screen time tinggi yang dilakukan sehari-hari memang bisa bikin mata kita lebih kering.
Tapi, Teman Mata juga nggak perlu panik dan buru-buru cari obat tetes mata dengan bahan kimia yang keras. Kamu masih bisa mencoba beberapa cara untuk mengatasi mata kering di rumah.
Mau tahu apa saja caranya? Yuk simak artikel berikut ini!
Apa Itu Mata Kering (Dry Eye Syndrome)?
Sindrom mata kering atau dalam medis disebut keratokonjungtivitis sicca adalah gangguan lapisan air mata yang membuat permukaan mata lebih kering. Secara umum, kondisi ini terjadi akibat kekurangan cairan maupun menguap terlalu cepat.
Mata kering akibat kekurangan cairan terjadi ketika kelenjar tidak menghasilkan air mata yang cukup. Sementara itu, sindrom mata kering juga dapat terjadi karena air mata menguap terlalu cepat.
Penyakit ini sebenarnya termasuk kondisi yang umum terjadi. Tingkat keparahannya pun beragam, mulai dari ringan hingga berat dan tergantung dengan penyebabnya. Sindrom mata kering juga dapat menyebabkan komplikasi berupa infeksi, iritasi mata, hingga ulkus kornea.
Penyebab Mata Kering yang Sering Tidak Disadari

Secara umum, mata kering dapat terjadi akibat kekurangan produksi air mata atau peningkatan penguapan air mata. Mata yang kering akibat kekurangan produksi air mata maupun penguapan dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu:
1. Faktor Lingkungan dan Gaya Hidup
Teman Mata pasti pernah merasakan mata yang kering saat di lingkungan yang penuh polusi. Soalnya, faktor lingkungan seperti angin, udara kering, hingga asap dan polusi termasuk salah satu penyebab yang membuat mata kita menjadi kering.
Di sisi lain, beberapa kebiasaan buruk juga dapat memicu mata kering. Makanya, kamu yang masih punya screen time tinggi, menggunakan lensa kontak, dan merokok lebih rentan terkena mata kering.
2. Mengonsumsi Obat Tertentu
Orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat meningkatkan risiko mata kering. Beberapa obat yang dimaksud adalah obat tekanan darah tinggi, dekongestan, antihistamin, antidepresan, obat untuk glaukoma, pereda nyeri, hingga pil KB.
3. Menderita Penyakit Tertentu
Beberapa penyakit terutama autoimun dapat meningkatkan risiko mata kering. Pasien dengan rheumatoid arthritis, sindrom Sjogren, dan lupus seringkali mengalami gejala mata kering saat autoimun kambuh.
4. Efek Operasi Mata
Terkadang, operasi mata dengan memakai laser seperti LASIK ada efek samping mata kering. Namun, pasien nggak perlu khawatir karena mata kering akibat operasi biasanya bersifat sementara dan bukan masalah yang serius.
Gejala Mata Kering: Lebih dari Sekadar Rasa Kering
Saat mengalami mata kering, kamu mungkin merasa seperti ada sesuatu di mata yang nggak bisa keluar. Sensasi seperti ini biasanya diikuti dengan berbagai gejala mata kering berikut:
- Mata terasa gatal,
- Seperti ada pasir di mata,
- Penglihatan kabur atau berubah-ubah,
- Sensitif dengan cahaya (fotofobia),
- Mata merah,
- Susah memakai lensa kontak,
- Merasa kesulitan mengemudi di malam hari,
- Mata terasa terbakar atau menyengat,
- Ada lendir atau cairan mata yang keluar,
- Air mata keluar berlebih hingga mengalir di pipi.
Sekarang, mungkin Teman Mata akan bertanya, kenapa mata kering namun ada yang gejalanya keluar air mata berlebih? Meskipun terdengar aneh, namun kondisi ini termasuk umum terjadi, lho!
Saat mata kering, kelenjar minyak khusus di mata (kelenjar meibomian) tidak menghasilkan cukup minyak. Hasilnya, lapisan air mata menguap terlalu cepat menguap dan membuat mata berair.
Cara Mengatasi Mata Kering secara Alami di Rumah

Kalau Teman Mata sedang mengalami mata kering, kamu bisa mengatasinya di rumah sebagai bentuk pertolongan pertama. Berikut caranya:
1. Cukup Minum Air Putih dan Gunakan Obat Tetes Mata
Mulai sekarang, jangan anggap remeh ajakan untuk cukup minum air putih, ya. Soalnya, tubuh yang kekurangan air bisa bikin bagian tubuh lain, terutama mata dan kulit. Kalau matamu sedang kering, coba minum air putih lebih banyak.
Tapi, kalau cara ini nggak membantu, obat tetes mata yang dijual bebas bisa jadi cara mengatasi mata kering. Namun, perlu diingat kalau obat tetes mata hanya meredakan gejala, bukan mengobati penyebabnya.
2. Kompres Air Hangat
Sekilas, cara ini memang paling simple dan terlihat kurang efektif. Namun, sebuah tinjauan pada 2023 menemukan, mengompres mata dengan air hangat dapat meningkatkan kelembapan dan membantu produksi air mata.
Untuk melakukannya, kamu bisa menggunakan kain lap atau handuk bersih yang dicelupkan ke air hangat. Setelah itu, kompres mata yang kering selama 5-10 menit selama beberapa kali sehari sampai mata cukup lembap lagi.
3. Menggunakan Humidifier
Sebelumnya, MiBost sudah membahas kalau mata kering bisa terjadi karena udara yang kurang lembap. Nah, buat menambah kelembapan, coba manfaatkan pelembap udara atau humidifier.
Alat ini akan meningkatkan kelembapan udara dan solusi yang pas buat pasien mata kering akibat lingkungan. Pastikan humidifier yang digunakan menyala ketika kamu berada di kantor maupun rumah, ya!
4. Istirahat yang Cukup
Kamu pasti pernah mengalami mata kering karena terlalu lama melihat layar laptop atau gadget. Kalau ini penyebabnya, sebaiknya setiap hari kamu lebih sering mengistirahatkan mata di sela aktivitas.
Jika masih belum ada hasil, cobalah untuk sering berkedip untuk membantu meningkatkan produksi air mata. Menggunakan teknik 20-20-20 juga dapat membantu mata yang tegang dan mencegahnya menjadi kering.
5. Hindari Asap Rokok
Seringkali, kita nggak sadar kalau asap rokok dapat menyebabkan mata menjadi lebih kering. Kalau Teman Mata merokok, sebaiknya berhenti merokok agar kelembapan di mata berangsur membaik.
Namun, kalau kamu bukan perokok, jauhi orang-orang yang merokok sebisa mungkin. Soalnya, asap rokok termasuk dapat memperburuk gejala mata kering dan meningkatkan risiko iritasi di mata.
Obat Tetes vs Suplemen untuk Mata Kering: Pilih yang Mana?

Sebelumnya, MiBost sudah menjelaskan kalau salah satu cara mengatasi mata kering bisa dilakukan dengan obat tetes mata. Namun, jenis obat ini tidak mengatasi penyebabnya dan hanya menyembuhkan gejalanya saja.
Selain mengatasi mata kering dari luar, coba lebih memperhatikan nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari. Soalnya, beberapa zat gizi tertentu dapat membantu meredakan mata kering.
Nutrisi Terbaik untuk Mengatasi Mata Kering
Selain cara alami yang sudah MiBost sebutkan, kamu juga bisa mengonsumsi nutrisi terbaik untuk mengatasi mata kering berikut ini:
1. Vitamin A
Teman Mata pasti tahu kalau vitamin A adalah nutrisi paling penting untuk mata. Ketika kita mengonsumsi vitamin A, tubuh kita menggunakannya untuk membuat pigmen agar retina berfungsi dengan baik.
Selain itu, zat gizi ini dapat membantu meningkatkan produksi pelumas di bola mata sekaligus menjaga kesehatan kornea. Apalagi, kekurangan vitamin A dapat menurunkan produksi cairan mata dan memicu sindrom mata kering.
2. Omega-3
Asam lemak omega-3 mendukung kelenjar mampu mendukung kelenjar meibomian yang menghasilkan minyak. Ketika minyak dalam air mata sudah cukup banyak, produksi air mata akan meningkat dan mencegah air mata menguap terlalu cepat.
Tak hanya itu, apabila dikonsumsi secara rutin, omega-3 dapat mengurangi peradangan dan menjaga permukaan mata tetap lembap. Kalau mau konsumsi nutrisi ini, kamu bisa makan dari ikan sarden, salmon, tuna, biji chia, hingga kerang.
3. Vitamin C
Vitamin C adalah nutrisi yang memiliki sifat antioksidan kuat dan bisa melawan radikal bebas di tubuh. Di sisi lain, nutrisi ini mampu mengurangi peradangan yang menjadi penyebab mata kering.
Bukan cuma itu, vitamin C membantu melancarkan aliran darah ke jaringan mata sehingga mendukung kesehatan pembuluh darah di mata. Vitamin jenis ini bisa kamu temukan di buah-buahan dengan rasa asam seperti jeruk, lemon, jambu biji, dan kiwi.
4. Vitamin E
Kekurangan vitamin E ternyata dapat meningkatkan risiko mata kering, lho. Dalam sebuah studi pada 2016, nutrisi ini dapat meningkatkan kualitas air mata pada penderita sindrom mata kering.
Di sisi lain, vitamin E punya sifat yang mirip seperti vitamin C yaitu memiliki antioksidan kuat. Zat gizi ini mampu melindungi kelenjar air mata dan sel-sel mata di sekitarnya dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kebiasaan Sehari-hari yang Memperparah Mata Kering
Bukan cuma mengonsumsi zat gizi tertentu, kamu perlu menghindari kebiasaan yang memperparah mata kering berikut ini:
1. Merokok
Merokok bukan cuma merusak paru-paru dan organ pernapasan, tetapi juga bisa merusak mata kita. Asap tembakau yang dikeluarkan rokok termasuk zat yang dapat memicu iritasi dan mata kering.
Hasilnya, mata akan terasa lebih perih, menyengat, dan gatal. Dalam jangka panjang, merokok bisa menurunkan produksi air mata hingga lebih berisiko terkena penyakit mata kronis, seperti katarak, retinopati diabetes, dan degenerasi makula terkait usia.
2. Keluar Rumah Tanpa Kacamata Hitam
Walaupun terlihat sepele, pakai kacamata hitam saat keluar rumah termasuk cara yang cukup efektif untuk melindungi mata. Apalagi, cara ini bisa memberikan perlindungan dari angin dan matahari.
Saat mata sedang kering, ada debu, angin, dan sinar matahari yang bisa memperburuk kondisi mata. Jadi, setiap ingin keluar rumah, terutama ketika pagi hingga sore hari saat cuaca sedang terik, gunakan kacamata hitam yang pas di wajah.
3. Menatap Layar Terlalu Lama
Teman Mata pasti sudah tahu kalau screen time yang tinggi bisa bikin mata lebih kering. Ketika kita menatap layar gadget, mata akan berkedip lebih sedikit daripada biasanya. Saat normal, mata berkedip setiap 10 detik sekali. Namun, ketika melihat layar, mata hanya berkedip 3-5 kali per menit.
Lebih jarang berkedip ternyata memicu mata kering, lho!. Selain itu, dalam jangka panjang, orang dengan punya screen time tinggi berpotensi mengalami gangguan keseimbangan air mata.
4. Kurang Minum Air
Saat dehidrasi atau kekurangan cairan, beberapa bagian tubuh akan terpengaruh, termasuk mata. Dehidrasi dapat menyebabkan iritasi yang membuat mata kering karena lapisan berair pada mata kurang kelembapan.
Untuk mencegah dehidrasi, Teman Mata harus mengonsumsi air putih lebih dari 8 gelas per hari. Minum lebih banyak air putih dapat membantu tubuh memproduksi air mata dan mencegah mata kering.
5. Menggunakan Make Up Mata saat Masih Kering
Saat mata sedang kering, sebaiknya hindari menggunakan make up mata, terutama maskara dan eyeliner. Kedua jenis riasan mata ini dapat menyumbat kelenjar yang menghasilkan air mata.
Ketika ada bakteri yang masuk ke mata, kondisi ini bisa berbahaya karena akan langsung terjadi peradangan. Sebaiknya, jangan pakai make up dulu sampai mata kering benar-benar sembuh.
Kapan Mata Kering Perlu Penanganan Dokter?
Sebenarnya, mata kering termasuk kondisi kronis atau dapat terjadi dalam jangka panjang. Namun, pasien disarankan untuk konsultasi dengan dokter spesialis mata ketika gejalanya menetap, memburuk, hingga memengaruhi aktivitas.
Kalau kamu sudah menggunakan obat tetes mata dan gejala tidak membaik, sebaiknya segera periksa ke dokter. Mata kering yang disertai dengan mata merah, nyeri, dan perubahan penglihatan juga perlu diwaspadai.
Mata kering kronis terkadang menjadi gejala dari beberapa penyakit lain, seperti autoimun maupun penyakit yang menyerang mata lainnya. Nantinya, dokter akan melakukan beberapa tes sebelum mengobatinya.


