Hampir semua orang di seluruh dunia pasti pernah mengalami belekan pada mata. Penyakit mata ini memang sangat mengganggu dan bisa menular ke orang lain kalau nggak segera diobati.
Lalu, kira-kira apa saja penyebab mata belekan dan bagaimana cara mengatasinya? Kalau Teman Mata penasaran, ikuti terus artikel ini, ya!
Penyebab Belekan di Mata

Belekan yang terjadi di mata dapat disebabkan karena beberapa faktor, yaitu:
1. Virus
Mata yang belekan rata-rata terjadi karena infeksi virus dari famili adenovirus. Jenis virus ini biasanya menyebabkan mata merah, nyeri, berair dan dapat menyebar ke mata lainnya dalam waktu 4-5 hari.
Selain disebabkan virus dari famili adenovirus, virus dari penyakit lain juga dapat menyebabkan mata belekan. Teman Mata harus waspada dengan virus campak, gondongan, herpes mata, Covid-19, dan beberapa infeksi menular seksual (IMS) yang bisa membuat mata belekan.
2. Bakteri
Infeksi akibat bakteri menjadi faktor paling umum kedua yang menyebabkan mata menjadi belekan. Bakteri penyebab radang tenggorokan, infeksi staph, dan beberapa jenis meningitis dapat membuat mata jadi belekan.
Di sisi lain, mirip seperti pada kasus virus, beberapa jenis IMS dapat menimbulkan mata belekan apabila terinfeksi ke organ tersebut. Bakteri klamidia, gonore, dan sifilis harus diwaspadai karena dapat menular ke mata, terutama pada bayi baru lahir.
3. Alergen
Berbagai zat yang menimbulkan alergi atau sering disebut alergi juga dapat menyebabkan mata belekan. Dalam istilah medis, mata belekan karena alergen disebut sebagai konjungtivitis alergi.
Teman Mata yang mempunyai riwayat alergi harus waspada dengan beberapa jenis jamur, serbuk sari, dan zat lain. Soalnya, benda-benda tersebut dapat mengiritasi konjungtiva dan menyebabkan belekan.
4. Zat Iritan atau Beracun
Benda-benda yang masuk ke mata, baik itu terlihat maupun tak kasat mata dapat menyebabkan peradangan. Oleh karena itu, jangan sampai kotoran, kosmetik, kotoran, asap, atau klorin kolam renang masuk ke mata, ya.
Selain itu penggunaan lensa kontak yang tidak cocok atau kedaluwarsa dapat mengiritasi mata dan bikin belekan. Teman Mata juga harus hati-hati dengan obat tertentu yang dapat menyebabkan efek samping berupa mata merah.
5. Kondisi Kesehatan Tertentu
Mata belekan dapat menjadi pertanda dari kondisi kesehatan tertentu yang sedang menyerang tubuh. Penyakit autoimun, tumor, atau kanker mata dapat membuat mata belekan meskipun jarang terjadi.
Apakah Mata Belekan Bisa Menular?

Sekarang, Teman Mata sudah tau kalau belekan dapat disebabkan beberapa faktor. Nah, pertanyaannya apakah mata belekan bisa menular dari satu pasien ke pasien lainnya?
Jawabannya, mata belekan dapat menular maupun tidak, tergantung dengan penyebabnya. Kalau penyebabnya virus dan bakteri, mata belekan dapat menular dengan cepat dan menyebabkan wabah di lingkungan tertentu.
Mata belekan yang disebabkan virus dan bakteri dapat menyerang anak-anak hingga dewasa. Namun, jika penyebabnya bakteri, umumnya penyakit ini akan lebih sering terjadi bulan Desember hingga April.
Sementara itu, mata belekan yang disebabkan karena alergen, iritasi, maupun kondisi kesehatan tertentu tidak akan menular ke orang lain. Soalnya, ketiga penyebab ini bukan termasuk mikroorganisme yang dapat menyebar ke makhluk hidup lain.
Mengapa Mata Belekan Bisa Menular?
Seperti yang dibahas sebelumnya, mata belekan bisa menular kalau penyebabnya akibat virus atau bakteri. Biasanya, virus yang membuat mata belekan berasal dari famili adenovirus yang sangat menular.
Virus jenis ini dapat menyebar melalui kontak dengan orang lain yang sedang belekan atau menyentuh mata yang tidak dicuci bersih. Virus ini kemudian masuk melalui selaput lendir yang ada di beberapa bagian tubuh, seperti paru-paru, hidung, dan saluran air mata.
Kalau sudah terjangkit, infeksi akan menyebar di sepanjang selaput lendir ke konjungtiva yang ada di mata. Belekan yang terjadi karena virus dapat menular ke sisi mata yang lain atau ke orang yang berinteraksi dengan kita hanya dalam waktu 4-5 hari.
Untuk mata belekan karena bakteri, penyebarannya berasal dari tangan yang tidak bersih ke mata, kontak mata dengan benda yang terkontaminasi, dan penularan melalui droplet pernapasan.
Lensa kontak yang kotor dan kosmetik yang masuk ke mata juga dapat menyebabkan mata belekan yang terjadi karena bakteri. Kalau sudah seperti ini, dokter akan diberikan antibiotik untuk membuat mikroba cepat mati dan mempercepat penyembuhan.
Cara dan Tips Mengatasi Mata Belekan
Teman Mata yang sedang mengalami mata belekan bisa melakukan beberapa cara ini untuk mengatasinya:
1. Diobati Berdasarkan Penyebabnya
Langkah pertama yang bisa Teman Mata lakukan ketika belekan adalah memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat. Soalnya, mata belekan bakal diberi obat sesuai dengan penyebabnya agar cepat sembuh.
Dokter akan memberikan beberapa obat yang umum, seperti obat tetes mata dan salep. Kalau penyebabnya virus, akan diberikan antivirus sementara jika disebabkan bakteri, dokter memberikan antibiotik untuk membunuh mikroorganisme.
Lalu untuk belekan karena alergi, Teman Mata akan diberikan antihistamin untuk mengurangi reaksi alergi. Kemudian, apabila belekan terjadi karena penyakit autoimun, dokter akan menambahkan resep obat-obatan imunosupresan.
2. Kompres Mata
Menggunakan kompres hangat dapat membantu mengatasi mata belekan. Teman Mata disarankan memakai kain yang lembut, seperti waslap yang direndam lalu ditempelkan ke mata selama beberapa menit.
Cara ini bisa dilakukan 3-4 kali sehari untuk meredakan nyeri dan memecah kerak yang terbentuk karena belek menjadi kering. Pastikan kain yang digunakan sudah dicuci dan menggunakan air bersih, ya.
3. Menggunakan Kacamata Hitam
Belekan memang membuat kita menjadi malu dan ingin menutupinya agar tidak parah. Namun, Teman Mata tidak boleh menutupnya dengan asal-asalan, ya, apalagi dengan menggunakan penutup mata konvensional.
Penutup mata justru dapat memperparah infeksi dan membuat mata mudah tergores. Jika ingin mata tidak terkena debu dan kotoran, lebih baik pakai kacamata hitam ketika ingin beraktivtias singkat di luar rumah.
4. Menjaga Kebersihan Tubuh dan Lingkungan
Saat belekan, tubuh dan lingkungan sekitar kita wajib bersih agar cepat sembuh dan tidak mudah menular ke orang lain. Bersihkan belek yang keluar dan mencuci tangan dengan sabun setelahnya.
Jangan lupa juga untuk rutin mencuci dan mengganti sarung bantal setiap hari sampai belekan benar-benar sembuh. Ketika dicuci, pisahkan handuk, waslap, dan sarung bantal dari orang lain, ya, untuk menghindari kontaminasi bakteri.
Kebiasaan lain yang tidak boleh dilakukan ketika belekan adalah menyentuh dan mengucek mata menggunakan jari. Kalau ingin membersihkannya, Teman Mata bisa mengusapnya secara perlahan memakai tisu.
Nah, sekarang Teman Mata sudah tahu kalau lebih jauh soal penyebab, cara, sampai tips menyembuhkan belekan. Sebelum mata jadi belekan, sebisa mungkin kita harus menjaga kesehatan mata.
Untuk mencegah belekan, Teman Mata bisa membersihkan tangan secara teratur, memakai pelindung mata, dan jangan sembarangan menyentuh mata. Selain itu, pencegahan dari dalam, seperti mengonsumsi nutrisi yang baik untuk mata juga dapat dilakukan.
Kalau ngomongin soal nutrisi mata, vitamin mata dari Eyebost tentu jadi solusinya. Eyebost mengandung vitamin A, C, E, lutein, dan zeaxanthin yang bisa meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan.
Apalagi, suplemen ini 100% aman dan dapat melindungi mata secara maksimal. Buat perlindungan maksimal, yuk checkout produk Eyebost di eyebost.id/store!



