Teman Mata pasti sudah tau soal katarak, penyakit degeneratif yang umumnya menyerang lanjut usia (lansia). Tetapi, apakah kamu pernah mendengar soal katarak yang terjadi di usia muda?
Yap, selain menyerang lansia, ternyata penyakit ini juga dapat menyerang pasien dengan usia di bawah 30 tahun. Nah, biar kamu lebih waspada lagi, yuk simak penjelasan MiBost tentang katarak dini di artikel berikut!
Gejala Katarak Usia Muda
Sebenarnya, gejala katarak di usia muda mirip dengan katarak pada umumnya. Pasien yang mengalami katarak dini dapat mengalami berbagai gejala, yaitu:
- Penglihatan warna akan tampak pudar atau kekuningan,
- Sulit mengemudi, terutama di malam hari,
- Mata lebih sensitif dengan silau,
- Mengalami penglihatan ganda pada satu mata,
- Membutuhkan pencahayaan yang lebih terang saat membaca,
- Penglihatan kabur hanya pada satu mata.
Umumnya, katarak menyerang orang dengan usia di atas 50 tahun. Namun, pada pasien dengan katarak usia muda, kondisi ini terjadi pada orang di usia yang cukup muda, yaitu di bawah 30 tahun.
Selain itu, ada beberapa faktor risiko katarak usia muda, yakni:
- Memiliki riwayat keluarga pernah menderita katarak,
- Menderita diabetes,
- Rutin mengonsumsi obat golongan kortikosteroid,
- Sering melakukan aktivitas outdoor tanpa kacamata pelindung,
- Sedang menjalani terapi radiasi untuk kanker atau kondisi lainnya.
Ciri Awal Katarak

Katarak termasuk sebagai penyakit yang memiliki tingkatan dan dapat memburuk seiring berjalannya waktu. Seiring perkembangannya, berbagai gejala akan muncul dan mulai menganggu aktivitas sehari-hari.
Pada tahap awal, katarak lebih sering berkembang pada orang dengan usia yang cukup muda. Mulanya, ciri awal katarak adalah munculnya area-area keruh kecil di bagian lensa mata pasien.
Di tahap ini, penglihatan pasien masih terlihat jelas dan belum terasa gejala lainnya. Namun, beberapa pasien terkadang merasakan perubahan kecil, seperti mata lebih silau dengan cahaya, mata lebih sering lelah, dan warna tampak pudar.
Apabila pasien tidak menyadari tanda ini, katarak dapat berkembang menjadi lebih buruk. Lensa akan benar-benar menjadi keruh dan gangguan penglihatan mulai nampak. Hasilnya, pasien akan kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Penyebab Katarak di Usia Muda

Ada beberapa penyebab katarak di usia muda yang perlu Teman Mata waspadai, yaitu:
1. Genetik
Sekarang coba Teman Mata cek, apakah ada salah satu anggota keluarga yang pernah mengalami katarak? Soalnya, katarak termasuk salah satu penyakit yang dapat diturunkan secara genetik, terutama katarak di usia muda.
Pada pasien dengan katarak dini, mutasi genetik dapat menyebabkan lensa mata lebih rentan terhadap kerusakan akibat lingkungan. Makanya, sebisa mungkin hindari untuk terkena paparan sinar matahari, asap tembakau, dan pestisida.
2. Cedera Mata
Teman Mata sudah tahu belum, kalau cedera mata yang parah ternyata dapat menyebabkan katarak? Nyatanya, cedera mata merupakan penyebab katarak paling umum terjadi pada pasien berusia di bawah 60 tahun.
Traumanya pun bisa bermacam-macam, mulai dari paparan bahan kimia, radiasi untuk pengobatan kanker, paparan sinar UV, hingga trauma benda tumpul. Makanya, ketika melakukan kegiatan tertentu, gunakan kacamata pelindung berstandar agar terhindar dari kecelakaan.
3. Penyakit Lain
Tanpa disadari, berbagai penyakit lain ternyata dapat menyebabkan katarak dini, misalnya hipotiroidisme kongenital, hipoparatiroidisme, dan diabetes. Apabila kondisi-kondisi ini memburuk, komplikasinya dapat meningkatkan risiko katarak.
Di sisi lain, gangguan mata lain seperti glaukoma, uveitis, dan rabun jauh juga meningkatkan risiko katarak dini. Masalah ini terjadi karena pemakaian tetes mata jangka panjang, efek setelah operasi, adanya peradangan, dan perubahan struktur mata.
Cara Mencegah Katarak Dini

Agar Teman Mata tidak terkena katarak dini, mulai sekarang kamu bisa melakukan beberapa langkah pencegahan berikut ini:
1. Tidak Merokok
Merokok tidak hanya buruk untuk kesehatan paru-paru dan jantung, tetapi juga berdampak negatif bagi kesehatan mata. Orang yang merokok berisiko dua hingga tiga kali lebih tinggi terkena katarak karena adanya asap tembakau dari rokok.
Di sisi lain, merokok juga dapat meningkatkan risiko kerusakan saraf optik dan degenerasi makula terkait usia (AMD). Makanya, Teman Mata disarankan untuk berhenti merokok sebagai salah satu cara untuk mencegah katarak dini.
2. Menggunakan Kacamata Hitam
Sebelumnya, MiBost sudah menjelaskan kalau paparan sinar matahari termasuk penyebab katarak dini. Untuk mencegahnya, kamu bisa mengenakan kacamata hitam atau kacamata dengan lapisan anti-ultraviolet.
Alat bantu penglihatan ini dapat membantu melindungi mata dari sinar biru (blue light) dan radiasi berbahaya lain dari matahari. Selain itu, agar perlindungannya lebih efektif, kamu bisa menggunakan topi bertepi lebar.
3. Rutin Melakukan Pemeriksaan
Kalau kamu sudah rutin melakukan dua langkah pencegahan sebelumnya, jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan ya. Umumnya, orang dengan mata yang sehat dan normal dianjurkan melakukan check up setiap 1-2 tahun sekali.
Medical check up seperti ini disarankan untuk Teman Mata yang memiliki risiko terkena katarak dini. Nantinya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, contohnya ketajaman penglihatan, kesehatan mata luar dan dalam, dan tekanan bola mata.
Vitamin Pencegah Katarak Alami

Nah, untuk mencegah katarak secara alami, kamu bisa mengonsumsi vitamin pencegah katarak alami berikut ini:
1. Lutein dan Zeaxanthin
Lutein dan zeaxanthin merupakan dua pigmen organik yang secara alami ada di mata manusia. Kedua antioksidan ini berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melindungi mata dari radikal bebas.
Banyak penelitian menunjukkan, lutein dan zeaxanthin dapat menurunkan risiko penyakit mata kronis. Di sisi lain, orang yang mengonsumsi makanan atau suplemen dengan lutein dan zeaxanthin secara rutin punya risiko mengalami katarak yang lebih rendah.
Kalau Teman Mata ingin nutrisi yang maksimal, lutein bisa didapatkan dari bayam, kangkung, jagung, dan paprika. Sementara itu, kadar zeaxanthin yang cukup tinggi ada dalam jagung, bayam, jeruk, selada bokor, dan kacang polong.
2. Vitamin C
Selama ini, vitamin C dikenal sebagai nutrisi yang bagus untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun, kandungan ini tidak hanya bagus untuk imun saja, tetapi juga baik untuk menjaga kesehatan mata.
Vitamin C termasuk sebagai antioksidan yang dapat melindungi mata dari stres oksidatif. Hasilnya, nutrisi ini dapat menurunkan risiko terkena katarak, terutama bila digabungkan dengan zat lainnya.
Untuk asupan harian, coba konsumsi buah-buahan dengan rasa asam, seperti jeruk, stroberi, lemon, jambu biji, dan kiwi. Nah, untuk sayuran, kamu bisa makan cabai, paprika, brokoli, dan seledri.
3. Vitamin E
Selain vitamin C, vitamin E memiliki peran penting dalam melindungi bagian tertentu yang sangat rentan dengan kerusakan oksidatif. Di satu sisi, katarak terjadi akibat oksidasi pada lensa mata yang sebagian besar disebabkan sinar ultraviolet.
Apabila dikonsumsi bersama dengan lutein dan zeaxanthin, vitamin E dapat menurunkan risiko katarak. Hal ini terjadi karena alfa-tokoferol, bentuk lain dari vitamin E memiliki peran penting untuk penglihatan.
Teman Mata yang ingin mencukupi kebutuhan vitamin E bisa makan biji-bijian dan kacang-kacangan. Beberapa jenis biji-bijian dan kacang yang tinggi vitamin E adalah biji bunga matahari, kacang almond, kacang hazel, kacang pistachio, dan biji labu.
4. Zinc
Seng atau zinc merupakan salah satu mineral yang punya peran penting dalam kesehatan mata. Seng berguna untuk membawa vitamin A dari hati ke retina untuk menghasilkan melanin, pigmen yang melindungi mata.
Di sisi lain, penglihatan malam yang buruk dan katarak telah dikaitkan dengan kekurangan seng dalam tubuh. Berbagai makanan yang tinggi zinc adalah tiram, daging sapi, susu, cokelat hitam, dan telur.
Nah, kalau kamu ingin nutrisi yang maksimal dalam sekali konsumsi, MiBost saranin buat rutin konsumsi Eyebost. Suplemen ini mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk mencegah katarak.
Eyebost mengandung vitamin C, vitamin E, dan lutein dari ekstrak wortel. Sementara itu, lutein yang ada di suplemen mata ini berasal dari ekstrak marigold. Ditambah, bahan alami dari Eyebost kaya antioksidan yang bagus untuk mencegah katarak.
Apalagi, Eyebost terbuat dari bahan alami yang diolah dengan memakai teknologi modern. Soal keamanan, vitamin ini sudah punya izin edar dari BPOM dan halal MUI, jadi sudah pasti aman dan halal untuk dikonsumsi.
Nah, kalau kamu ingin perlindungan maksimal dari katarak, Teman Mata yang sudah berusia di atas 12 tahun bisa rutin mengonsumsi Eyebost Essential Pro. Cukup dikonsumsi 3 kali sehari, kamu sudah memberikan nutrisi terbaik untuk mata!



