3 Cara Tidur Tetap Tercukupi di Bulan Ramadan, Coba Lakukan Tips Ini

Teman Mata pernah nggak merasa kurang tidur saat Ramadan? Kalau iya, hal ini cukup wajar karena di bulan suci ini ada banyak kegiatan di malam hari seperti tarawih, tadarus, hingga kajian.

Namun, meskipun banyak aktivitas, jangan sampai kamu kurang tidur dan aktivitas jadi terganggu. Biar tidur tetap tercukupi di bulan Ramadan, yuk ikuti tips di artikel berikut!

Membagi Jam Tidur saat Ramadan

Membagi Jam Tidur saat Ramadan

Kalau Teman Mata merasa kurang tidur saat Ramadan, kamu bisa menerapkan pola tidur bifasik. Metode ini membagi waktu tidur menjadi dua fase, bukan satu fase seperti di hari-hari biasanya.

Berikut cara membagi jam tidur saat Ramadan:

Setelah Tarawih

Di malam hari, ada beberapa kegiatan Ramadan yang biasa kita lakukan yaitu tarawih dan tadarus. Setelah selesai melakukannya, Teman Mata disarankan untuk segera tidur dan tidak menundanya.

Usahakan kamu tidur setidaknya 4 jam tanpa gangguan selama periode ini. Jadi, walaupun singkat, kamu tetap dapat waktu tidur yang cukup panjang karena tidak terganggu dengan aktivitas lain.

Setelah Salat Subuh

Setelah tidur malam, kamu bisa bangun sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 untuk sahur. Usahakan untuk bangun tepat waktu ketika sahur, minum banyak air, dan melaksanakan salat subuh.

Setelah itu, kamu bisa tidur lagi selama 1-2 jam sebelum bersiap untuk bekerja. Waktu kedua untuk tidur ini dapat membantu Teman Mata untuk mencapai durasi tidur total yang lebih memadai.

Tidur Siang Singkat

Meskipun terlihat sepele, namun tidur siang selama 20-30 menit saat istirahat atau sore hari dapat meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, tidur di waktu ini bisa meningkatkan energi secara signifikan untuk sisa hari itu.

Nah, untuk waktu pastinya, kamu bisa menyesuaikannya dengan jam sekolah atau kerja yang kamu punya. Namun, usahakan untuk tetap tidur 6-8 jam per hari walaupun waktunya harus terbagi-bagi.

Cara Mengatur Pola Tidur

Mengatur Pola Tidur

Untuk mengatur pola tidur sekaligus memaksimalkan kualitas tidur, kamu bisa melakukan beberapa cara ini:

1. Menciptakan Lingkungan Tidur yang Optimal

Biar tidur malam tetap nyenyak, kamu harus menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dengan sleep hygiene. Pertama, kamu harus sudah mandi, membersihkan tempat tidur, dan menggunakan skincare kalau memakai.

Selain itu, kamu juga perlu menjaga kamar agar tetap sejuk, gelap atau remang-remang, dan tenang. Kalau masih kesulitan tidur, coba gunakan tirai anti cahaya dan penutup mata terutama setelah tidur subuh.

Jika ada suara mengganggu di sekitar kamar, Teman Mata bisa memakai sumbat telinga untuk menghalangi suara bising di pagi hari. Dengan melakukan berbagai cara ini, pola tidur di malam hari dan saat subuh jadi lebih terjaga.

2. Pertahankan Jadwal yang Konsisten

Biar tidurmu teratur, Teman Mata harus membiasakan jadwal tidur yang sudah disarankan MinBruv, ya. Kamu harus melakukannya setiap hari, bukan ketika weekend atau hari libur saja, ya.

Mempertahankan jadwal tidur yang konsisten membuat tubuh lebih mudah beristirahat dengan teratur. Bukan cuma itu, tidur terlalu lama saat hari libur dapat mempersulit penyesuaian kembali ke rutinitas di hari kerja.

Lakukan dengan Teknik Power Nap

Apakah Teman Mata sudah pernah mendengar istilah power nap? Tapi, kalau tidur siang selama beberapa menit kamu pasti tahu. Sebenarnya, power nap adalah tidur singkat di siang hari yang berguna untuk meningkatkan produktivitas.

Dokter spesialis paru dan apnea tidur asal Amerika Serikat, Samuel Gurevich dalam Cleveland Clinic mengatakan, power nap idealnya dilakukan selama 20-30 menit. Durasi ini dianggap pas untuk mengisi energi tanpa membuat tubuh lesu.

Tidur siang singkat sangat membantu saat Teman Mata mengalami mimpi buruk saat tidur malam. Selain itu, power nap berguna untuk meningkatkan suasana hari, kewaspadaan, memori jangka pendek, fokus, dan konsentrasi.

Namun, tidur siang bukan solusi kalau kamu kurang tidur atau bahkan insomnia kronis. Kalau kamu merasa kesulitan tidur di hari biasa maupun saat puasa, coba konsultasikan dengan dokter, ya.

Tips Tidur Tetap Tercukupi saat Puasa

Tips Tidur Tetap Tercukupi saat Puasa

Nah, kalau pola tidur sudah teratur, sekarang Teman Mata bisa mengikuti tips ini agar tidur tetap tercukupi saat puasa:

1. Perhatikan Konsumsi Makanan

Ketika puasa, kita cenderung mengonsumsi makanan yang kita inginkan, termasuk makanan berlemak, manis, dan berminyak. Walaupun enak, tapi makanan-makanan ini bisa mengganggu tidur karena tubuh bekerja ekstra untuk mencerna.

Di sisi lain, makanan yang sangat pedas berdampak buruk pada tidur. Jenis sajian ini menyebabkan perut kembung dan rasa panas di dada. Hidangan manis pun dapat membuat gula darah naik dan menghambat produksi melatonin, hormon yang membuat kita tidur.

2. Batasi Kafein

Biar tidur malam nggak terganggu, coba batasi konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh. Soalnya, meskipun kamu mengonsumsinya ketika berbuka puasa, kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama tujuh jam.

Jadi, kalau kamu berencana tidur pukul 23.00, usahakan jangan minum kopi ketika berbuka puasa. Sebaiknya, kamu minum minuman berkafein ketika besoknya libur atau jika ada keperluan lembur saja.

3. Kurangi Screen Time

Selama Ramadan, coba kurangi screen time yang kurang penting selain untuk kerja, sekolah, atau keperluan penting lain. Soalnya, screen time yang tinggi bisa bikin tubuh jadi lebih susah tidur.

Cahaya biru atau blue light dari ponsel, tablet, dan komputer dapat menekan produksi melatonin yang membuat kita susah tidur. Kalau kamu sulit mengurangi screen time, coba jangan lihat layar setidaknya 30-60 menit sebelum tidur.

Nah, kalau Teman Mata sudah melakukan semua tips dari MiBost, jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan mata, ya. Soalnya, selama puasa, terkadang kita nggak memperhatikan nutrisi dan akhirnya mata jadi lebih kering dan cepat lelah.

Buat memenuhi nutrisi untuk mata, kamu bisa mengonsusmi Eyebost sebagai suplemen untuk mata. Eyebost mengandung eye complex dari bahan alami pilihan yang siap penuhi nutrisi buat matamu.

Apalagi, Eyebost aman dikonsumsi mulai anak umur 2 tahun sampai lanjut usia (lansia). Untuk Eyebost Essential, vitamin ini diminum setelah berbuka puasa, sebelum tidur, dan saat sahur sementara Eyebost Essential Pro dikonsumsi 1 kali sehari saat berbuka atau sahur.

Jangan biarkan mata dan badanmu lelah saat Ramadan, yuk cukupi nutrisi untuk mata dengan Eyebost!

Infografis Tips Tidur Tetap Tercukupi saat Puasa

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi