Vitreoretina: Bagian, Fungsi, dan Gangguan yang Harus Dicegah

Sebagian besar dari kita mungkin cukup asing dengan istilah vitreoretina. Sebenarnya, istilah ini merupakan gabungan dari vitreous dan retina, dua bagian penting dalam penglihatan mata manusia.

Sama seperti bagian mata lainnya, vitreoretina juga dapat mengalami gangguan yang bisa berakibat fatal. Nah, biar Teman Mata lebih mengenal soal vitreoretina, yuk simak penjelasan berikut!

Penjelasan Vitreoretina

Gejala dan Tanda Gangguan Vitreoretina

Vitreoretina merupakan istilah gabungan dari dua bagian penting di belakang mata, yaitu vitreous dan retina. Vitreous merupakan gel bening yang berfungsi sebagai pengisi bola mata sedangkan retina adalah lapisan saraf peka cahaya.

Bagian ini termasuk sebagai salah satu bagian vital dalam penglihatan kita. Meskipun hanya berbentuk gel bening, vitreous berguna untuk menjaga bentuk mata dan menyalurkan cahaya ke retina.

Di sisi lain, retina berfungsi sebagai penangkap dan pengubah cahaya menjadi sinyal yang diteruskan ke otak lewat saraf. Selain vitreous dan retina, bagian tengah retina (makula) juga memiliki peran penting agar penglihatan sentral tetap tajam dan jernih.

Gejala dan Tanda Gangguan Vitreoretina

Vitreoretina yang sehat akan menjalankan fungsi dan tugasnya seperti biasa. Namun, ketika vitreoretina mengalami gangguan atau terkena penyakit, ada beberapa gejala dan tanda yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Munculnya floaters, bintik hitam beterbangan dengan bentuk yang tak beraturan,
  • Mengalami photopsia, kondisi ketika sering melihat kilatan cahaya secara mendadak,
  • Kehilangan penglihatan sentral atau perifer,
  • Mengalami distorsi kata saat membaca,
  • Terlalu sensitif dengan cahaya dalam level yang cukup parah,
  • Melihat gelombang pada garis lurus (distorsi visual),
  • Kehilangan penglihatan,
  • Adanya perubahan pada lapang pandang
  • Muncul lingkaran hitam di tengah penglihatan (skotoma).

Kalau Teman Mata sudah menemukan gejala ini pada diri sendiri atau orang lain, sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis mata, ya. Bisa jadi, berbagai gejala yang sudah MiBost sebutkan adalah tanda adanya gangguan vitreoretina.

Penyakit yang Dapat Timbul di Vitreoretina

Penyakit yang Dapat Timbul di Vitreoretina

Setelah membahas gejala gangguan vitreoretina, Teman Mata harus tahu penyakit apa saja yang bisa menyerang bagian ini. Secara umum, ada tujuh penyakit yang dapat timbul di vitreoretina:

1. Retinopati Diabetik

Retinopati diabetik merupakan komplikasi akibat kadar gula tinggi yang melemahkan pembuluh darah di mata. Pembuluh darah yang rusak dapat mengeluarkan cairan di dalam dan bawah retina yang berbahaya bagi penglihatan.

Jika kebocoran terus terjadi, pembuluh darah di belakang mata mulai menutup dan tumbuh pembuluh darah baru yang sangat lemah. Nantinya, akan tumbuh jaringan parut atau mengalami tekanan mata yang sangat tinggi.

2. Ablasio Retina

Ablasio retina adalah kondisi ketika retina terlepas dari jaringan yang menopangnya. Kondisi ini termasuk komplikasi dari penyakit retinopati diabetik. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit, pasien dapat mengalami kebutaan permanen apabila terlambat ditangani.

Untuk mengobatinya, dokter akan kombinasi beberapa perawatan seperti terapi laser (kriopeksi), retinopeksi pneumatik, gesper sklera, hingga vitrektomi. Setelah operasi, dokter akan menutup mata sementara waktu dan memberikan obat tetes mata untuk penyembuhan.

3. Degenerasi Makula Terkait Usia (AMD)

Degenerasi makula terkait usia (AMD) yaitu penyakit mata yang dapat mengaburkan penglihatan sentral. Kondisi ini terjadi karena penuaan yang menyebabkan kerusakan pada makula.

Pasien yang mengalami penyakit ini umumnya berusia di atas 50 tahun dan memiliki riwayat genetik degenerasi makula terkait usia. Gangguan ini dapat berkembang sangat lama, belum ada obat yang bisa menyembuhkan, dan dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan.

4. Retinitis Pigmentosa

Retinitis pigmentosa merupakan sekelompok penyakit mata yang dapat mengubah retina dalam merespons cahaya. Sebenarnya, retinitis pigmentosa termasuk kondisi langka yang terjadi pada 1 dari 3.000-8.000 orang yang ada di seluruh dunia.

Penyakit ini kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan pada genetik tertentu, seperti pada pengidap sindrom Usher. Hingga saat ini, belum ada obat paten yang dapat menyembuhkan kondisi kronis ini dan pasien akan menggunakan alat bantu penglihatan. 

5. Lubang Makula

Lubang makula merupakan kerusakan penuh pada makula yang umumnya terjadi pada satu mata. Kondisi ini dapat memengaruhi penglihatan dalam berbagai cara, terutama pada penglihatan sentral yang berpengaruh pada mengemudi dan membaca.

Adanya lubang pada makula dapat terjadi karena penuaan, cedera mata, mengalami rabun dekat yang parah, dan menderita uveitis. Dokter akan menyarankan untuk melakukan vitrektomi agar penglihatan membaik.

6. Retinoblastoma

Retinoblastoma yaitu kanker mata yang bermula di retina karena sel-sel saraf di retina berubah dan membentuk tumor. Sel-sel tersebut kemudian menyebar di dalam mata, sekitar mata, maupun ke bagian tubuh lain, termasuk otak dan tulang belakang.

Biasanya jenis kanker ini lebih banyak menyerang anak-anak di bawah usia 3 tahun meskipun tidak menutup kemungkinan orang dewasa mengalaminya. Dokter akan menyarankan untuk melakukan beberapa pengobatan yaitu kemoterapi, terapi fokal, terapi radiasi, dan operasi.

Cara Mencegah Gangguan Permanen Vitreoretina

Cara Mencegah Gangguan Permanen Vitreoretina

Untuk mencegah gangguan dan kerusakan permanen di vitreoretina, Teman Mata bisa melakukan langkah ini:

1. Mengendalikan Diabetes dan Berat Badan

Salah satu penyakit yang bisa terjadi pada vitreoretina adalah retinopati diabetik. Jenis gangguan ini terjadi akibat komplikasi kadar gula darah yang sangat tinggi dan tidak terkontrol dengan baik.

Makanya, untuk mencegah penyakit ini, Teman Mata disarankan untuk selalu memperhatikan kadar gula darah. Selain itu, menjaga berat badan tetap ideal dan sehat dapat mencegah diabetes dan komplikasinya.

2. Menggunakan Kacamata Pelindung

Selain karena penyakit metabolik, vitreoretina juga bisa rusak akibat cedera pada mata. Biasanya, gangguan vitreoretina yang terjadi karena cedera adalah ablasio retina dan lubang makula.

Untuk mencegah kedua kondisi tersebut, sebaiknya Teman Mata rutin menggunakan kacamata pelindung. Kamu bisa memakainya saat melakukan aktivitas dengan risiko tinggi, seperti olahraga maupun ketika mengerjakan tugas yang rawan cedera fisik.

3. Melakukan Pemeriksaan Rutin

Kalau Teman Mata sudah melakukan dua saran dari MiBost, kamu bisa rutin melakukan cek kesehatan mata. Walaupun kelihatannya sepele, kebiasaan ini bisa mencegah gangguan di vitreoretina maupun bagian mata lainnya.

Untuk orang dewasa , cek mata bisa dilakukan 2-5 tahun sekali. Bagi lansia, mereka disarankan melakukan cek mata setiap tahunnya. Bagi orang dengan kondisi khusus, contohnya memiliki gangguan refraksi, diabetes, atau hipertensi disarankan melakukan cek mata rutin tiap tahun.

4. Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Berbagai kebiasaan sehat, misalnya tidak merokok, olahraga teratur, dan mengonsumsi makanan bergizi ternyata bagus untuk kesehatan mata, lho! Soalnya, merokok dapat meningkatkan risiko AMD.

Sementara itu, saat berolahraga, tubuh akan membawa lebih banyak oksigen ke mata karena adanya peningkatan aliran darah ke retina. Nah, buat nutrisinya, kamu bisa mengonsumsi makanan kaya vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, zeaxanthin, dan zinc.

Keenam nutrisi ini bisa kamu dapatkan sekaligus dengan rutin minum suplemen mata dari Eyebost. Dua produk dari Eyebost terbuat dari bahan alami yang mengandung nutrisi untuk menunjang kesehatan mata.

Karena dibuat dari bahan alami, Eyebost aman dikonsumsi oleh semua usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Apalagi, suplemen Eyebost aman dikonsumsi oleh penderita diabetes, lho!

Buat Teman Mata yang peduli kesehatan mata, yuk rutin konsumsi Eyebost untuk jaga penglihatanmu!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi