Pernah nggak sih kamu tiba-tiba ngerasa mata capek, kepala berat, atau leher pegal setelah lama scroll handphone (HP)? Di zaman serba cepat kayak sekarang, menatap layar berjam-jam sudah jadi kebiasaan yang sulit dihindari.
Padahal, tanpa kita sadari, kebiasaan kecil ini bisa bikin mata bekerja keras setiap hari. Kalau terus dibiarkan, bukan cuma kenyamanan yang terganggu, tapi juga kesehatan mata dalam jangka panjang.
Biar Teman Mata sadar buat kesehatan mata, yuk kita cari tahu apa saja dampak dan cara mengatasi mata lelah karena terlalu sering menatap layar HP.
Waspadai Dampak Terlalu Sering Menatap Layar HP

Terlalu sering menatap layar handphone akan memberikan beberapa dampak negatif ke tubuh, terutama pada mata. Berbagai efek ini dapat dirasakan mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Bagi anak-anak, screen time tinggi dikaitkan dengan lebih sedikit waktu untuk bermain,
masalah perilaku, tidur tidak teratur, hingga obesitas. Di sisi lain, anak juga rentan mengalami masalah mata seperti mengalami ketegangan mata digital dan meningkatkan risiko rabun jauh.
Bagi orang dewasa, terlalu sering menatap layar hp dapat mengganggu siklus tidur alami atau biasa disebut ritme sirkadian. Handphone yang kita gunakan sehari-hari memancarkan cahaya biru yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan memperlambat produksi melatonin.
Selain itu, orang dewasa juga dapat mengalami sindrom penglihatan komputer (CVS). Kondisi ini muncul dengan beberapa gejala, seperti penglihatan kabur, sakit kepala, ketegangan mata, dan nyeri leher atau bahu.
Walaupun sindrom ini tidak berbahaya, namun ketegangan mata yang terjadi terus menerus dapat membuat fungsi penglihatan menurun. Karena banyak efeknya, Teman Mata bisa melakukan beberapa hal untuk menjaga kesehatan mata berikut.
Jarak Ideal Saat Menatap Layar HP atau Membaca Buku
Di zaman yang digital seperti sekarang ini, kayaknya susah banget buat nggak menatap layar handphone (HP), komputer, atau gadget lainnya. Tapi, biar mata tetap sehat, kamu bisa menggunakan jarak ideal saat menatap layar HP atau membaca buku.
Asosiasi Optometri Amerika Serikat (AOA) merekomendasikan jarak pandang saat menatap layar atau membaca buku. Untuk layar komputer, mereka menyarankan untuk memberikan jarak 51-71 cm. Sementara itu, jarak membaca buku yang ideal adalah 25-30 cm.
Buat perangkat digital, Teman Mata disarankan melihat gadget dengan jarak 33-51 cm. Jarak ini juga bervariasi dan tergantung ukuran layar, seperti untuk HP sekitar 30-50 cm dan smartwatch sekitar 40 cm.
Kenapa Jarak Membaca Itu Penting Untuk Kesehatan Mata?
Saat melihat layar atau membaca buku, mata akan terus menerus fokus pada satu benda yang sama. Jadi, semakin dekat jarak antara mata dan gadget, otot akan semakin bekerja keras agar mata bisa tetap fokus.
Kalau dilakukan dalam waktu yang lama, otot mata akan lelah dan menimbulkan gejala ketegangan mata. Bukan hanya itu, orang yang sedang menatap layar menjadi lebih jarang berkedip. Akibatnya, mata menjadi lebih kering dan lebih cepat lelah.
Makanya, Teman Mata disarankan untuk mengatur jarak saat melihat HP maupun membaca buku. Selain itu, cara ini akan memberikan keseimbangan agar mata masih bisa fokus tanpa mengalami ketegangan.
Aturan 20-20-20 untuk Mencegah Mata Lelah
Untuk menjaga kesehatan mata, kamu bisa menerapkan aturan 20-20-20 saat menatap layar dalam waktu lama. Dalam aturan ini, Teman Mata disarankan untuk beristirahat setiap 20 menit, selama 20 detik untuk melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki.
Sebuah penelitian pada 2020 menemukan, orang yang melakukan aturan 20-20-20 selama 20 hari mengalami perbaikan ringan pada matanya. Mereka yang semula mengalami gejala mata kering jadi cukup membaik dan lapisan air mata lebih stabil.
Nah, biar lebih efektif, Teman Mata bisa mengingatkan diri sendiri atau dengan menggunakan alarm. Kalau mau yang lebih akurat, kamu bisa menggunakan aplikasi pengingat khusus aturan 20-20-20 yang ada di handphone masing-masing.
Perhatikan Pencahayaan Saat Menggunakan HP
Sebelumnya, MiBost ngasih saran biar Teman Mata mengatur jarak pandang dan beristirahat saat menatap layar. Sekarang, kamu juga harus mengatur pencahayaan biar mata nggak gampang lelah.
Cahaya dari jendela atau lampu yang terang dapat terpantul di layar komputer dan menyebabkan mata tegang. Untuk mengatasinya, coba turunkan tirai saat sinar matahari masuk ke dalam ruangan atau pakai bohlam berdaya rendah.
Kamu juga bisa menyesuaikan kecerahan dan kontras di layar yang tergantung dengan waktu. Idealnya, pakai kontras layar sekitar 60-70% agar mata tidak mudah lelah. Kamu juga bisa memperbesar ukuran teks yang ada di handphone sampai minimal ukuran 12.
Cara Sederhana Menjaga Mata Tetap Sehat di Era Digital

Sekarang, MiBost bakal bagiin cara sederhana menjaga mata tetap sehat di era digital. Teman Mata bisa ikuti tips ini, ya.
1. Cukupi Nutrisi untuk Mata
Kesehatan mata yang baik dimulai dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Buat menjaga kesehatan mata, Teman Mata disarankan mengonsumsi makanan mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, zeaxanthin, omega-3, dan seng (zinc).
Berbagai vitamin ini dapat mencegah masalah penglihatan terkait usia sekaligus meningkatkan kesehatan mata secara keseluruhan. Biar perlindungannya lebih maksimal, kamu bisa minum suplemen khusus mata dari Eyebost.
Vitamin mata dari Eyebost mengandung eye complex dari berbagai bahan alami pilihan. Cukup rutin minum Eyebost sesuai aturan, kamu sudah bantu jaga kesehatan mata dengan maksimal!
2. Olahraga secara Rutin
Apakah Teman Mata sudah tahu, kalau olahraga bukan hanya bagus buat kebugaran fisik, tetapi juga kesehatan mata? Yap, olahraga selama 150 menit setiap minggu dapat meningkatkan aliran darah dan nutrisi ke tubuh, termasuk ke mata.
Di sisi lain, rutin olahraga dalam jangka panjang dapat mempercepat penyembuhan jaringan, mengurangi stres oksidatif, dan menjaga berat badan yang sehat. Kalau 150 menit tiap minggu masih sulit, kamu bisa melakukannya sedikit demi sedikit, daripada tidak bergerak sama sekali.
3. Berhenti Merokok
Tembakau yang ada di rokok dapat meningkatkan risiko katarak, kerusakan saraf optik, dan penyakit mata kronis lainnya. Efek ini bisa terjadi karena rokok dapat memperparah kerusakan pembuluh darah, termasuk yang ada di mata.
Biar mata tetap sehat, kamu bisa mulai mencoba untuk berhenti merokok secara permanen. Kamu bisa mencoba beberapa tips untuk berhenti merokok atau mengunjungi layanan kesehatan di lingkungan terdekat.
4. Lakukan Pemeriksaan Rutin
Meskipun terlihat sehat, kamu disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin. Untuk umur 20-39 tahun, Teman Mata bisa periksa mata setiap 2-4 tahun sekali. Kalau sudah lansia, periksa mata dilakukan setiap 1-3 tahun sekali.
Tapi, kalau Teman Mata punya kondisi khusus, seperti diabetes, darah tinggi, atau riwayat penyakit mata lainnya, kamu bisa memeriksakan lebih rutin lagi.



