Teman Mata yang muslim pasti sudah menunggu-nunggu lebaran, momen hari raya yang menjadi ajang silaturahmi dan kumpul keluarga. Saat lebaran, ada berbagai makanan ringan dan berat yang sangat sayang untuk dilewatkan.
Namun, kamu tetap harus menjaga kesehatan tubuh dan mata dengan mengontrol pola makan, ya. Soalnya, ada beberapa penyakit mata pasca lebaran yang wajib diwaspadai. Kebanyakan dari gangguan ini disebabkan oleh kolesterol dan gula darah tinggi saat lebaran.
Biar kamu lebih paham alasan kolesterol dan gula darah tinggi bisa berdampak ke mata, yuk simak artikel berikut!
Mengapa Kadar Kolesterol dan Gula Darah Tinggi Pasca Lebaran?

Setelah lebaran, banyak orang yang mengalami kadar kolesterol dan gula darah tinggi. Kondisi ini biasanya terjadi karena pasien makan makanan tidak sehat selama lebaran, terutama makanan tinggi lemak.
Umumnya, makanan tinggi lemak yang ada di piring rumah ketika hari raya adalah makanan bersantan, gorengan, opor, rendang, hingga sambal goreng ati. Jika tidak dibatasi, akhirnya kadar kolesterol akan melonjak.
Tidak hanya itu, mengonsumsi hidangan yang tidak sehat juga dapat menyebabkan gula darah tinggi. Kue kering, minuman manis, dan camilan tinggi gula seperti kolak yang dikonsumsi berlebihan tidak baik untuk tubuh kita.
Ketika makanan dan minuman ini dikonsumsi pada waktu bersamaan, asupan kalori akan meningkat. Terlebih, aktivitas fisik seperti olahraga jarang dilakukan saat lebaran sehingga kalori yang masuk akan menumpuk di tubuh.
Akibatnya, sejumlah penyakit seperti obesitas, penderita diabetes, dan kadar kolesterol tinggi sering terjadi setelah lebaran. Padahal, berbagai penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi, termasuk di mata.
Jenis Penyakit Mata Yang Perlu Diwaspadai Pasca Idul Fitri

Nah, Teman Mata sudah tahu kalau kolesterol dan diabetes dapat menyebabkan komplikasi, tak terkecuali di mata. Nah, berikut ini adalah beberapa penyakit maya yang perlu diwaspadai pasca Idul Fitri, baik karena kolesterol dan gula darah tinggi maupun tidak.
1. Konjungtivitis
Konjungtivitis atau biasa disebut mata merah merupakan penyakit yang menyebabkan peradangan pada konjungtiva mata. Penyakit ini sering terjadi setelah hari besar karena termasuk mudah menular ke orang lain.
Umumnya, konjungtivitis akan memunculkan beberapa gejala seperti adanya cairan mata kental, kerak di bulu atau kelopak mata, sensitif dengan cahaya, dan nyeri. Kondisi ini dapat berlangsung dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Konjungtivitis akut berlangsung selama 1-2 minggu sementara konjungtivitis kronis dapat terjadi selama lebih dari 4 minggu. Jika ada keluarga, teman, atau orang lain yang mengalami konjungtivitis, Teman Mata harus menjaga kebersihan dan segera periksa jika tertular, ya.
2. Xanthelasma
Xanthelasma adalah benjolan kuning yang ada di dekat kelopak mata yang tidak berbahaya. Masalah biasanya muncul karena adanya kolesterol menumpuk yang ada di bawah kulit, terutama sekitar mata.
Selain itu, xanthelasma yang muncul di kulit juga bisa menjadi pertanda dari kondisi lain, seperti hiperlipidemia (kolesterol tinggi), diabetes, atau masalah tiroid. Umumnya, gangguan ini muncul dengan gejala lain yaitu benjolan yang datar atau bergelombang, lembut, dan tidak nyaman.
Meskipun tidak berbahaya, namun Teman Mata yang cenderung memiliki kolesterol tinggi harus waspada, terutama setelah lebaran. Soalnya, kondisi ini dapat menyebabkan munculnya xanthelasma di sekitar mata.
3. Arcus Senilis
Arcus senilis merupakan kondisi ketika adanya lingkaran berwarna putih, biru, atau abu-abu di tepi luar kornea mata. Masalah ini biasanya muncul karena kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.
Masalah ini rata-rata muncul akibat penuaan pada orang dengan usia di atas 50 tahun atau lebih. Namun, walaupun bentuknya sekilas mirip katarak, namun arcus senilis tidak berbahaya dan tidak perlu diobati karena tidak memengaruhi penglihatan.
4. Retinopati Diabetik
Bagi Teman Mata yang memiliki riwayat diabetes, sebaiknya kamu menghindari makanan manis saat lebaran, ya. Soalnya, kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi di mata yaitu retinopati diabetik.
Gangguan ini merupakan penyakit yang dapat melemahkan pembuluh darah retina. Apabila dibiarkan, retinopati diabetik dapat menyebabkan kehilangan penglihatan bahkan kebutaan permanen.
Retinopati diabetik dapat muncul dengan berbagai gejala, seperti penglihatan kabur, rabun malam, muncul titik buta, dan cacat lapang pandang. Kalau Teman Mata mengalami gejala ini, segera periksakan diri ke dokter spesialis mata, ya.
5. Edema Makula Diabetik
Bukan hanya retinopati diabetik, kadar gula tinggi setelah lebaran juga dapat menyebabkan edema makula diabetik. Penyakit ini terjadi ketika adanya pembengkakan atau penumpukan cairan di makula karena pembuluh darah rusak.
Diabetes dapat merusak pembuluh darah di mata dan sel baru pun akan lebih rapuh atau tumbuh di tempat yang tidak seharusnya. Sayangnya, apabila telat ditangani, pasien dengan edema makula diabetik dapat menyebabkan kebutaan.
Beberapa gejala yang biasanya dialami pasien dengan kondisi ini adalah penglihatan kabur, melihat floaters, dan ada bintik-bintik gelap (skotoma). Nantinya, pasien harus menjalani berbagai pengobatan dan perawatan agar penyakit ini tidak berkembang lebih parah.

Tips ala Eyebost agar Mata Tetap Sehat Setelah Lebaran
Nah, biar mata tetap sehat setelah lebaran, yuk ikuti berbagai tips berikut:
1. Kontrol Pola Makan
Sebelumnya, MiBost sudah menjelaskan kalau mengonsumsi makanan tinggi lemak trans dan gula dapat memengaruhi tidak baik untuk tubuh. Oleh karena itu, Teman Mata disarankan untuk membatasi makanan tidak sehat dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
Untuk kesehatan mata, kamu bisa mengonsumsi makanan kaya vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan zeaxanthin. Berbagai zat gizi ini dapat kamu temukan di sayuran, buah-buahan, protein hewani dan nabati, serta kacang-kacangan.
Tapi, kalau mau nutrisinya lebih optimal, Eyebost siap menjaga mata tetap sehat setelah lebaran. Dengan kandungan eye complex dari 100% bahan alami, Eyebost akan memberikan nutrisi yang maksimal untuk mata.
2. Jaga Kebersihan Tubuh dan Mata
Meskipun banyak penyakit mata yang disebabkan kolesterol dan gula darah tinggi, masih ada penyakit yang terjadi karena infeksi. Makanya, kamu tetap harus menjaga kebersihan tubuh dan mata saat lebaran.
Apalagi, kamu akan bertemu dengan banyak kolega dan teman saat lebaran tiba. Sebaiknya, kamu rutin mencuci tangan, menggunakan kacamata hitam, dan tidak berbagai barang dengan orang lain untuk mencegah penularan.
3. Istirahat dengan Cukup
Buat menjaga kesehatan mata, langkah sederhana yang sering dilupakan adalah istirahat cukup. Walaupun banyak kegiatan, usahakan untuk tidur selama 7-8 jam per hari agar mata juga ikut beristirahat.
Selain itu, jangan lupa juga untuk mengurangi screen time dan melakukan strategi 20-20-20 untuk mengurangi ketegangan digital. Tak hanya itu, kamu bisa menggunakan kompres dingin atau pijat ringan kalau mata sudah terasa lelah.


