Mengapa Mata Berair saat Flu? Ini Penjelasannya secara Sains
Saat mengalami flu, biasanya tubuh akan mengalami berbagai gejala seperti pilek, tenggorokan sakit, dan batuk. Umumnya, gejala flu yang paling terasa terjadi pada saluran pernapasan kita.
Namun, pernahkah Teman Mata mengalami mata berair saat flu? Pada beberapa pasien, mata berair saat flu terjadi pada saat flu berada pada fase aktif yaitu ketika hari ke-4 hingga hari ke-7.
Sekarang, mungkin kamu akan bertanya, mengapa mata berair saat flu dan apakah hal ini wajar terjadi? Kalau penasaran apa jawabannya, simak artikel ini, yuk!
Mengapa Flu Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mata?

Teman Mata pasti sudah tahu kalau flu terjadi karena virus yang dapat menyebar lewat droplet (tetesan air liur), udara, maupun sentuhan tangan. Ketika tubuh terserang flu, secara bersamaan, mata dapat mengalami peradangan pada konjungtiva.
Nah, ketika mata meradang, mata akan merah dan berair yang dalam bahasa medis disebut sebagai konjungtivitis virus. Masalah ini dapat terjadi karena saat pilek, virus masuk ketike mengucek mata setelah bersin tanpa mencuci tangan.
Selain mata merah, konjungtivitis virus dapat menimbulkan gejala lain, contohnya mata gatal, mata berair, perasaan perih, hingga sensitif dengan cahaya. Konjungtivitis yang terjadi akibat flu umumnya bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-14 hari.
Apabila Teman Mata merasa terganggu dengan mata masalah ini, kamu bisa meredakan gejalanya dengan memakai tetes air mata buatan yang dijual bebas di pasaran.
Penyebab Mata Berair Saat Flu Secara Medis

Mata berair saat pilek terjadi karena peradangan yang ada di hidung menyumbat saluran air mata yang terhubung ke hidung. Kondisi ini membuat air mata menumpuk dan akhirnya mata lebih mudah berair.
Di sisi lain, mata berair ketika flu juga dapat terjadi karena adanya peradangan pada sinus. Saat tubuh menderita flu, jaringan di sekitar sinus mengalami pembengkakan dan menghasilkan lendir yang banyak.
Pembengkakan ini menekan saluran nasolakrimal yang menghubungkan mata dan hidung. Hasilnya, air mata akan lebih mudah berair karena aliran air mata sedang terganggu.
Penyebab lain yang membuat mata berair saat flu adalah tubuh sedang melepaskan histamin, senyawa yang merespon alergi, infeksi, maupun cedera. Akibatnya, mata menjadi bengkak dan berair karena pilek akibat alergi.
Gejala yang Terjadi ketika Mata Berair saat Flu

Ada berbagai gejala yang terjadi di mata saat Teman Mata sedang mengalami flu, yaitu:
1. Mata Gatal dan Berair
Saat tubuh terserang flu, terkadang akan muncul iritasi lain yang terjadi selain di pernapasan, seperti di mata. Makanya, nggak heran kalau saat flu mata terus menerus berair bahkan seperti menangis.
Tidak hanya mata berair, Teman Mata mungkin merasakan gatal, sedikit perih, sampai mata terasa kering. Kondisi ini terjadi karena peradangan juga berdampak pada kedua mata kita.
2. Mata Merah
Dalam beberapa kasus, orang yang sedang mengalami flu atau pilek juga bisa menderita konjungtivitis virus dalam waktu bersamaan. Biasanya, konjungtivitis virus akan ditandai dengan mata merah.
Kondisi ini menular terjadi karena adanya infeksi pada selaput bening yang menutupi mata. Tak hanya mata merah, gejala konjungtivitis lain adlaha keluar cairan bening dan encer, kelopak mata berkerak, lendir lengket, dan ada sensasi seperti ada sesuatu di mata.
3. Kelopak Mata Bengkak dan Sensitif dengan Cahaya
Teman Mata sudah tahu belum, kalau peradangan karena flu atau pilek dapat menyebabkan penumpukan di mata? Kalau kondisi ini terjadi, kelopak mata akan terlihat lebih besar dan bengkak daripada biasanya.
Bukan cuma itu, terkadang mata jadi lebih sensitif saat masih flu. Kamu mungkin akan merasa cahaya yang lebih terang akan terasa mengganggu daripada biasanya. Sensitivitas ini sering diikuti dengan sakit kepala akibat flu.
Tips Untuk Mempercepat Pemulihan

Biar mata lebih cepat pulih, kamu bisa melakukan beberapa tips dari MiBost berikut ini:
1. Redakan Keluhan di Mata
Perawatan yang dapat menenangkan mata dapat membantu meredakan iritasi dan mengurangi pembengkakan. Walaupun tidak semua caranya bisa menyembuhkan flu, tapi langkah ini bisa membantu mengelola gejalanya.
Teman Mata bisa melakukan ini ketika mata berair saat flu:
- Tempelkan kain dingin dan lembap di atas mata. Tutup mata selama beberapa menit dan ulangi cara ini beberapa kali dalam sehari,
- Gunakan obat tetes mata untuk melembapkan mata yang terasa kering. Produk ini juga dapat membantu membersihkan iritan pada mata,
- Hindari menggosok mata karena dapat memperburuk iritasi dan menyebarkan kuman
- Jika memakai lensa kontak, sebaiknya jangan pakai dulu kalau mata masih iritasi. Sebaiknya, pakai kacamata terlebih dahulu sampai flu sembuh.
2. Terapkan Pola Hidup Sehat
Selain meredakan gejala di mata, kamu juga harus melakukan pola hidup sehat biar mata nggak iritasi lagi. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan kecil dapat membantu mengendalikan virus dan pemulihan bisa lebih cepat.
Biar mata cepat sehat, yuk lakukan beberapa kebiasaan ini:
- Lebih sering mencuci tangan dengan sabun dan air hangat, jika bisa air yang mengalir,
- Mengganti sarung bantal, seprai, dan handuk setiap hari saat flu. Cara ini dilakukan untuk menghindari infeksi berulang,
- Jangan berbagi barang pribadi seperti handuk, kosmetik, atau obat tetes mata dengan orang lain,
- Kalau cuma satu mata yang berair, gunakan handuk yang terpisah untuk mata yang infeksi.
Kapan Harus Konsultasi Dengan Dokter Mata?
Biasanya, mata berair karena flu bersifat sementara dan sembuh ketika penyakit ini mereda. Untuk pasien flu yang menderita konjungtivitis virus, iritasi mata dapat reda dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus.
Flu umumnya akan sembuh dalam waktu 7-10 hari. Namun, pasien flu bisa lebih cepat atau lama sembuh, tergantung dengan kekebalan tubuh (imun), faktor lingkungan, dan penyakit bawaan.
Namun, kalau mata berair tidak kunjung sembuh, bahkan setelah flu mereda, Teman Mata bisa memeriksakannya ke dokter. Kamu juga harus waspada kalau mengalami gejala lain pada mata, seperti:
- Ada perubahan pada penglihatan, misalnya penglihatan kabur
- Nyeri mata sedang hingga berat
- Keluar cairan kental berwarna kuning atau hijau dari mata
- Hipersensitif dengan cahaya hingga kesulitan untuk membuka mata
- Gejala pada mata tidak membaik setelah satu minggu flu sembuh.
Beberapa kondisi yang sudah MiBost sebutkan termasuk sebagai darurat mata dan harus ditangani segera oleh tenaga medis. Bisa jadi, pasien tidak mengalami mata berair saja, tetapi juga ada penyakit lain yang harus diatasi.
Nah, sebelum terlambat, bakal lebih baik lagi kalau Teman Mata rutin menjaga kesehatan mata. Kamu bisa berhenti merokok, rutin menggunakan kacamata hitam saat kegiatan outdoor, dan mengonsumsi nutrisi yang baik untuk mata.
Buat nutrisinya, Teman Mata dapat mengonsumsi vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan zeaxanthin. Bukan cuma di makanan sehari-hari, kelima nutrisi ini ada di suplemen mata Eyebost.
Lima zat gizi tersebut diambil dari bahan alami pilihan yaitu ekstrak bilberry, marigold, dan wortel. Karena diambil dari bahan pilihan dan alami, Eyebost bisa dikonsumsi mulai anak usia 2 tahun hingga lansia.
Jadi, tunggu apalagi? Yuk rutin konsumsi Eyebost buat bantu rawat kesehatan matamu!


