Pernah menemukan benjolan kecil di kelopak mata yang bikin risih setiap kali berkedip? Jangan buru-buru panik dulu, tapi juga jangan disepelekan.
Benjolan ini bisa jadi tanda adanya masalah pada kelenjar di sekitar mata yang perlu diobati. Lalu, penyakit apa yang menyebabkan benjolan kecil di kelopak mata? Biar tahu jawabannya, simak artikel berikut ini, ya!
Benjolan Kecil di Kelopak Mata Bagian Dalam Atas

Kalau ada benjolan kecil di kelopak mata, kamu nggak perlu panik dulu. Soalnya, kondisi ini bisa terjadi karena kalazion maupun stye atau bintitan yang muncul di mata.
Kalazion atau kista meibom adalah benjolan yang muncul karena kelenjar minyak di mata tersumbat. Awalnya, pasien akan merasa sakit meskipun hanya beberapa saat. Benjolan ini dapat muncul di kelopak mata atas maupun bawah.
Sementara itu, bintitan merupakan benjolan merah yang ada di tepi kelopak mata. Sekilas, bintitan terlihat mirip jerawat dan terasa nyeri kalau disentuh. Jenis benjolan ini muncul karena kelenjar penghasil minyak kecil di bulu mata tersumbat dan menyebabkan infeksi.
Sekilas, kalazion dan bintitan memang terlihat mirip. Tapi, benjolan yang muncul karena bintitan ada infeksi bakteri yang bikin kelenjar minyak membengkak. Makanya, orang kena bintitan rasa sakit dan nyerinya bakal lebih lama daripada yang menderita kalazion.
Terus kalau dilihat dari letaknya, bintitan lebih sering muncul di tepi kelopak mata, sementara kalazion bisa muncul di mana saja asalkan masih di kelopak mata. Kalazion juga lebih sering terjadi pada orang berusia 30-50 tahun, sedangkan bintitan bisa terjadi dari anak-anak sampai dewasa.
Jadi, kalau ada benjolan kecil di kelopak mata bagian dalam atas, ada dua kemungkinan penyebabnya. Bisa jadi, kamu sedang mengalami bintitan atau kalazion. Biar lebih jelasnya, Teman Mata bisa memeriksakan diri ke dokter.
Penyebab Benjolan Kecil di Kelopak Mata Bagian Dalam Atas

Ada berbagai penyebab benjolan kecil di kelopak mata yang bisa terjadi. Berikut rinciannya:
Penyabab Kalazion
Kalazion berkembang ketika ada sesuatu yang menyumbat kelenjar minyak kecil (kelenjar meibom). Kelenjar yang seharusnya berfungsi untuk menjaga kelembapan ini justru menahan minyak dan akhirnya membengkak.
Akibatnya, cairan akan terkuras dan menyebabkan iritasi pada kulit di sekitar kelopak mata. Nah, iritasi ini bisa bikin benjolan keras berisi minyak dan cairan. Meskipun terkadang terasa sakit, kalazion bukan penyakit menular karena nggak ada bakteri di dalamnya.
Selain karena penyumbatan, orang yang punya kondisi kulit tertentu juga rentan terkena kalazion. Contohnya, pasien yang pernah mengalami blefaritis kronis, rosacea, dermatitis seboroik, disfungsi kelenjar meibom, konjungtivitis virus, maupun tuberkulosis.
Penyebab Bintitan
Bintitan terjadi karena adanya infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada kelenjar penghasil minyak di kelopak mata. Hasilnya, kelenjar akan membengkak dan muncul benjolan yang nyeri di kelopak mata bagian atas.
Umumnya, bintitan tidak menular, meskipun bakteri yang membentuk benjolan masih menyebar lewat kulit. Makanya, orang yang sedang bintitan tidak boleh menyentuh benjolan dan selalu membersihkannya dengan air hangat.
Cara Menghilangkan Benjolan di Dalam Kelopak Mata

Untuk menghilangkan benjolan di kelopak mata, kamu bisa melakukan beberapa cara ini:
1. Bersihkan Kelopak Mata secara Rutin
Biar cepat sembuh, langkah paling sederhana yang harus dilakukan adalah dengan membersihkan kelopak mata secara rutin. Untuk membersihkannya, kamu cukup menggunakan sampo bayi dan sedikit air.
Caranya, buat larutan yang terbuat dari sampo bayi yang dicampur sedikit air. Setelah itu, ucap kotoran mata secara lembut dengan larutan yang sudah dibuat. Kalau nggak ada sampo bayi, Teman Mata bisa pakai tisu basah khusus kelopak mata yang dijual di apotek.
2. Kompres dengan Air Hangat
Kalau benjolan terasa nyeri, kamu bisa meredakannya dengan menggunakan kompres air hangat. Tinggal tempelkan waslap hangat ke kelopak mata selama 10-15 menit sebanyak 3-5 kali sehari.
Cara ini bukan cuma bisa meredakan nyeri, tetapi juga membantu kelenjar minyak yang tersumbat agar terbuka. Kamu juga bisa menggunakan larutan teh hijau hangat sebagai kompres mata karena bahan ini kaya antibakteri yang mempercepat penyembuhan.
3. Hindari Aktivitas Tertentu
Orang yang sedang bintitan sebaiknya tidak melakukan aktivitas tertentu, contohnya tidak memencet atau memecahkan bintitan secara sengaja. Pasien juga dilarang menggosok atau menyentuh kelopak mata untuk menghindari infeksi.
Selain itu, saat bintitan atau sedang mengalami kalazion, jangan gunakan make up mata maupun lensa kontak (soft lens). Setelah sembuh, sebaiknya jangan pakai lagi kosmetik maupun soft lens yang dipakai sebelumnya.
4. Gunakan Obat sesuai Resep
Teman Mata yang terkena bintitan maupun kalazion yang tidak cepat sembuh bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis mata. Biasanya, mereka menyayat sedikit bagian kulit untuk mengeluarkan cairan.
Setelah itu, pasien harus memakai beberapa obat, misalnya salep, obat tetes mata, atau obat minum berupa antibiotik sesuai resep dokter. Jika mata masih bengkak, dokter akan menggunakan suntik steroid untuk meredakan pembengkakan dan peradangan.
Cara Mencegah Benjolan Kecil di Kelopak Mata Bagian Atas

Biar benjolan kecil di kelopak mata nggak muncul lagi, Teman Mata bisa melakukan langkah pencegahan berikut:
1. Rutin Cuci Tangan
Meskipun terlihat nggak berhubungan, tapi menjaga kebersihan tangan jadi salah satu faktor penting buat mencegah bintitan maupun kalazion. Teman Mata disarankan buat mencuci tangan secara menyeluruh dan sering.
Sebelum menyentuh mata, pastikan kamu sudah cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air mengalir, ya. Cara ini berguna untuk membunuh kuman di kulit agar tidak menyebar ke mata kita.
2. Perhatikan Lensa Kontak
Banyak orang yang nggak sadar kalau lensa kontak yang kurang bersih bisa bikin mata jadi bintitan, lho. Soft lens yang kotor bisa menyebar ke mata kalau kita tidak cuci tangan sebelum melepas lensa kontak.
Makanya, Teman Mata disarankan untuk membersihkan lensa kontak dengan disinfektan dan larutan pembersih lensa. Kamu juga harus membuang lensa kontak yang sudah terlalu lama dipakai agar tidak mengiritasi mata.
3. Cuci Wajah sampai Bersih
Selain mata, menjaga kebersihan wajah juga jadi salah satu cara mencegah benjolan kecil di kelopak mata. Kita disarankan untuk membersihkan riasan di wajah dan kelopak mata setelah seharian beraktivitas.
Untuk bagian kelopak mata, bersihkan dengan menggunakan penghapus riasan wajah dan sabun cuci muka. Tapi kalau kamu rentan terkena blefaritis, kelopak mata bisa dibersihkan dengan scrub khusus atau pakai sampo untuk bayi.
4. Jaga Kebersihan Wajah dan Mata
Make up yang sudah lama atau bahkan kedaluwarsa kalau dipakai terus menerus bisa bikin mata bintitan! Makanya, Teman Mata disarankan untuk membuang kosmetik yang sudah lama atau sudah expired.
Pastikan kamu mengganti maskara dan eye shadow cair setiap 2-3 bulan sekali. Soalnya, kedua kosmetik ini termasuk yang rawan terkontaminasi. Selain itu, usahakan jangan meminjamkan make up matamu ke orang lain, ya.


