Bagaimana Cara Mengobati Mata Bayi Belekan? Berikut Daftar dan Penjelasannya

Sebagai orang tua atau keluarga, pasti Teman Mata ingin si kecil sehat dan nggak gampang sakit. Tapi, apa jadinya kalau kamu melihat si kecil banyak kotoran mata atau belekan akhir-akhir ini?

Tentunya kondisi ini bikin banyak orang tua bingung dan khawatir. Apalagi, belekan pada bayi juga bisa jadi pertanda dari suatu penyakit tertentu. Nah, biar lebih jelasnya, yuk simak artikel ini!

Apakah Mata Bayi Belekan dan Berair Normal?

Sebenarnya, mata bayi memang sering mengeluarkan kotoran sendiri hingga usianya 6 bulan. Sekitar 1 dari 5 bayi, terutama yang baru lahir pernah mengalami mata belekan dan berair.

Kondisi ini biasanya disebabkan saluran air mata bayi yang masih pendek dan sempit, sehingga bikin air mata bayi rawan tersumbat. Nah, sumbatan inilah yang membuat bayi jadi belekan dan berair.

Kalau penyebabnya karena saluran air mata yang masih sempit, kotoran yang keluar umumnya cenderung sedikit dan mata tidak merah. Tapi, kalau ada gejala lain, seperti mata merah, bengkak, dan iritasi, bisa jadi tanda dari suatu penyakit.

Penyebab Bayi Belekan

Bayi dengan belek di mata dapat terjadi karena beberapa hal, yaitu:

mata bayi belekan

1. Saluran Air Mata Tersumbat

Kayak yang udah MiBost jelaskan sedikit sebelumnya, saluran air mata yang tersumbat jadi penyebab umum bayi belekan dan mata berair. Kondisi ini bisa terjadi karena ujung saluran air mata tidak terbuka dengan baik saat bayi baru lahir.

Kalau sudah tersumbat, cairan yang seharusnya keluar ke hidung akhirnya membuat mata berair dan menghasilkan kotoran lengket. Biasanya, kotoran yang terbentuk akan terlihat jelas di sudut-sudut mata.

2. Konjungtivitis

Keluarnya cairan mata pada bayi baru lahir bisa jadi merupakan tanda konjungtivitis atau penyakit mata merah. Konjungtivitis merupakan peradangan pada selaput tipis yang melindungi bagian depan mata atau konjungtiva.

Tidak seperti saluran air mata yang tersumbat, konjungtivitis sering kali menyebabkan bagian putih mata tampak merah. Selain itu, ada tanda lain yang muncul, seperti cairan mata yang keluar, kelopak mata bengkak atau nyeri, perubahan warna kulit, dan iritasi.

Penyakit ini bisa muncul karena obat tetes mata atau salep menyebabkan iritasi. Selain itu, bayi yang terkena konjungtivitis bisa terinfeksi dari ibu yang menderita klamidia dengan persalinan pervaginam.

3. Komplikasi Mata Belekan pada Bayi

Meskipun belekan terjadi karena saluran air mata tersumbat, Teman Mata tidak boleh menyepelekannya, ya. Kalau dibiarkan terus menerus, bayi bisa mengalami infeksi yang disebut dakriosistitis.

Dakriosistitis akan menimbulkan beberapa gejala, seperti keluarnya cairan mata yang terlalu kental, kemerahan di sudut mata, muncul benjolan atau pembengkakan yang nyeri di sisi hidung, demam, dan bayi rewel atau mudah tersinggung.

Jika bayi baru lahir mengalami gejala-gejala ini, orang tua atau pengasuh harus berkonsultasi dengan dokter. Nantinya, dokter akan memberikan pengobatan yang dapat membantu penyembuhan.

Cara Mengobati Bayi Belekan dan Berair dengan mudah

Untuk mengatasi mata bayi belekan dan berair, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Rutin Membersihkan Kotoran

Hal penting yang harus dilakukan kalau si kecil sedang belekan dan mata berair adalah dengan rutin membersihkan kotoran. Sebelum menyentuh area di dekat mata anak, Teman Mata wajib cuci tangan dengan sabun dan air hangat untuk mencegah infeksi.

Untuk membersihkan kotoran, celupkan bola kapas bersih atau kain lembut ke dalam air hangat. Kemudian usap sudut mata dengan lembut hingga bersih. Kalau sudah selesai, bilas dan cuci tangan hingga bersih untuk menghindari infeksi.

2. Pijat Saluran Air Mata

Tidak hanya rutin membersihkan belek, Teman Mata juga bisa melakukan pijat saluran air mata. Cara ini termasuk salah satu metode yang direkomendasikan oleh dokter, lho!

Umumnya, dokter menyarankan untuk melakukan pemijatan lembut pada saluran air mata yang tersumbat 2-3 kali sehari. Jenis pijat ini berguna untuk membantu membuka saluran air mata. Nantinya, dokter akan menunjukkan cara melakukannya dengan aman.

3. Diberikan Antibiotik

Si kecil yang belekan karena infeksi akan diberikan beberapa obat, termasuk antibiotik. Tetes mata antibiotik yang diberikan berguna untuk melawan infeksi bakteri yang menyebabkan konjungtivitis.

4. Operasi

Jika penyumbatan belum hilang hingga bayi berusia 1 tahun, dokter mungkin merekomendasikan perawatan medis yang disebut pemeriksaan duktus nasolakrimalis. Prosedur ini dilakukan dengan probe kecil ke dalam saluran air mata bayi.

Dengan menggunakan probe yang ukurannya secara bertahap bertambah, dokter akan dapat membuka saluran air mata. Kemudian, dokter akan menggunakan larutan garam untuk membersihkan sisa kotoran.

Infografis Bayi Belekan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi