Apa Bedanya Pusing karena Mata Lelah dan Vertigo? Berikut Ciri yang Harus Diperhatikan

Teman Mata pasti pernah merasa pusing dan kepala berat, bahkan mirip seperti berputar. Gejala pusing seperti ini mirip dengan tanda mengalami kelelahan mata atau sedang menderita vertigo.

Meskipun sensasinya mirip, namun penyebab dan cara penanganannya beda banget, lho! Daripada bingung, simak penjelasan MiBost soal perbedaan pusing mata dan vertigo di artikel ini.

Ciri Pusing karena Mata

Dalam dunia medis, mata yang terasa lelah disebut sebagai asthenopia. Kondisi yang terjadi akibat penggunaan mata yang intensif, misalnya melihat gadget, membaca buku, atau mengemudi.

Biasanya, orang yang mengalami kelelahan mata mengalami beberapa gejala berikut:

  • Nyeri di sekitar mata,
  • Sakit kepala, 
  • Mata kering atau berair,
  • Penglihatan kabur,
  • Mata terasa panas, sakit, atau lelah,
  • Mata menjadi lebih sensitif dengan cahaya,
  • Kesulitan untuk tetap membuka mata.

Selain beberapa gejala ini, terkadang ada juga orang-orang yang mengalami gejala refleks akibat mata lelah. Umumnya, gejala refleks yang terjadi merupakan reaksi otomatis yang cepat dan sering tidak disadari.

Gejala refleks yang dialami saat mata terasa lelah adalah:

  • Migrain,
  • Mual,
  • Mengalami kedutan otot wajah.

Beda Pusing Mata dan Vertigo 

Beda Pusing Mata dan Vertigo

Sekilas, pusing karena mata lelah dan karena vertigo memang terlihat mirip. Meskipun sama-sama merasa tidak nyaman di kepala, namun keduanya ternyata berbeda dan harus dibedakan.

Pusing karena mata lelah punya ciri khas yang mudah diketahui, yaitu terasa sakit dan tegang di area sekitar mata. Selain itu, kelelahan mata menyebabkan kepala terasa tegang, berat, atau dahi seperti terikat.

Tanda lain akibat asthenopia adalah adanya gejala lain yang muncul di mata, contohnya mata gatal, kering, pandangan kabur, dan terasa berat. Tak jarang, pasien merasa lebih sensitif apabila melihat cahaya. 

Sementara itu, vertigo punya sensasi pusing yang berbeda yaitu lingkungan akan terasa berputar, melayang, atau jungkir balik. Perasaan seperti ini bahkan sangat terasa walau pasien hanya sedikit menggerakkan kepala.

Tak hanya itu, ciri khas vertigo yang berbeda dengan pusing lainnya adalah hilang keseimbangan atau limbung. Pasien juga akan mengalami mual, muntah, keringat dingin, dan disertai telinga berdenging.

Mata Buram dan Pusing, Apa Penyebabnya?

Mata Buram dan Pusing

Apakah Teman Mata pernah mengalami mata buram dan pusing secara bersamaan. Umumnya, orang yang mengalami dua gejala ini secara bersamaan terjadi karena kelelahan mata. Namun, mata buram dan pusing juga dapat menjadi tanda dari masalah kesehatan lainnya.

Beberapa penyebab mata buram dan pusing yaitu:

1. Kelelahan Mata

Mata yang sangat lelah dapat menyebabkan sakit kepala dan gangguan penglihatan sementara. Kondisi ini terjadi karena mata terlalu keras bekerja atau sedang kesulitan mempertahankan fokus.

Di sisi lain, otot mata yang fokus dalam waktu lama dapat menyebabkan ketegangan mata dan sakit kepala. Dua gejala ini biasanya akan muncul sampai satu jam setelah menatap layar dalam waktu yang lama.

Selain mengalami pusing dan penglihatan buram, terkadang muncul tanda lain, seperti mata kering, perih, iritasi, susah fokus, dan menjadi lebih sensitif dengan cahaya. Untuk mengatasinya, nanti akan MiBost jelaskan lebih detail di bagian selanjutnya/

2. Mengalami Gangguan Refraksi

Salah satu ciri khas dari gangguan refraksi di mata adalah mata buram dan sering pusing. Gejala ini muncul hampir di semua pasien dengan gangguan refraksi, yakni rabun jauh (miopia), rabun dekat (presbiopi), hingga mata silinder (astigmatisme).

Bedanya, kesulitan dalam penglihatannya tergantung dari jenis gangguan yang dialami. Contohnya, penderita miopia akan sulit melihat dari jarak jauh sementara orang dengan presbiopia susah melihat dari jarak dekat.

Untuk mengatasinya, dokter akan memeriksa seberapa parah kelainan refraksi yang dialami pasien. Setelah itu, mereka akan memberikan kacamata dengan resep dioptri khusus untuk membantu penglihatan sehari-hari.

3. Migrain

Sakit kepala akibat migrain ternyata bisa memicu nyeri hebat di sekitar mata, bahkan memicu perubahan penglihatan. Bukan cuma itu, ada beberapa gejala di mata juga yang muncul akibat migrain, misalnya penglihatan kabur, melihat pelangi cahaya, dan melihat seperti lampu berkedip.

Pada orang migran dengan kondisi parah, penyakit ini dapat memicu mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau, hingga nyeri saat bergerak. Dalam kondisi tertentu, migran juga bisa menyebabkan kesemutan atau mati rasa pada kulit.

Mata Lelah Bikin Mual

Mata lelah bikin mual karena adanya konflik sensorik antara mata dan otak. Kondisi ini dapat terjadi bersamaan karena adanya konflik sensorik, ketegangan mata digital, kelelahan mata, hingga disfungsi akomodatif.

Otak menerima sinyal yang bertentangan ketika mata merasakan gerakan, misalnya scrolling atau bermain game. Sementara itu, telinga bagian dalam akan tetap diam dan ketidakseimbangan ini memicu mual.

Di sisi lain, otot mata akan bekerja terus menerus untuk melihat gambar dan memicu kelelahan digital. Apabila dibiarkan dalam waktu yang lama, kondisi ini dapat memicu refleks sementara berupa mual.

Bukan cuma itu, saat mata sudah kesulitan memfokuskan pandangan pada objek yang dekat, nantinya kita akan mengalami ketegangan mata. Nah, kondisi seperti inilah yang memicu sakit kepala dan mual akibat mata lelah.

Cara Mengatasi Pusing Mata Lelah

Cara Mengatasi Pusing Mata Lelah

Kalau Teman Mata mengalami pusing akibat mata lelah, kamu bisa mengatasinya dengan beberapa cara berikut:

1. Istirahat

Cara terbaik untuk mengatasi pusing akibat mata lelah adalah dengan beristirahat. Soalnya, masalah yang satu ini memang muncul akibat mata yang terlalu lama fokus tanpa beristirahat.

Ketika sedang membaca, melihat layar, atau mengemudi, sebaiknya istirahat sebentar secara berkala. Kamu bisa mengalihkan pandangan dari layar atau menepi sejenak saat berkendara jarak jauh.

2. Batasi Screen Time

Selain beristirahat, Teman Mata juga perlu membatasi screen time dari layar komputer maupun ponsel. Meskipun terlihat sepele, namun cara ini dapat membantu memperbaiki gejala asthenopia.

Kalau masih sulit membatasi screen time, kamu bisa melakukan aturan 20-20-20 agar mata istirahat sejenak. Kamu juga bisa duduk sejauh 60 cm dari layar, posisikan pandangan sedikit ke bawah, dan gunakan filter untuk mengurangi silau.

3. Memakai Obat Tetes Mata

Tetes mata yang dijual di apotek dapat membantu mengatasi mata yang kering akibat kelelahan. Ketika digunakan, jenis obat ini dapat membantu meredakan sekaligus mencegah mata kering.

Teman Mata bisa memakai obat ini saat mata mulai terasa lelah dan kering. Sebaiknya, pilih tetes mata yang tidak mengandung pengawet ataupun bahan kimia yang berpotensi mengiritasi mata.

4. Perbaiki Kualitas Udara

Meskipun tetes mata bisa melembapkan mata secara instan, namun kamu perlu meningkatkan kualitas udara agar mata tidak kering. Soalnya, udara yang kering lama kelamaan bisa memicu mata kering dan iritasi.

Untuk memperbaiki kualitas udara, kamu bisa memakai pelembap udara (humidifier) dan pembersih udara (air purifier). Selain itu, pindahkan kursi agar jauh dari AC atau kipas angin, dua benda yang dapat membuat udara di sekitarnya lebih kering.

5. Penuhi Nutrisi Mata

Kamu yang masih susah untuk membatasi screen time bisa menjaga mata lewat nutrisi yang kamu konsumsi sehari-hari. Mata membutuhkan vitamin A, lutein, zeaxanthin, omega-3, vitamin C, dan vitamin E.

Lutein dan zeaxanthin berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menyaring cahaya biru dari mata, sementara omega-3 berguna untuk merangsang produksi kelenjar air mata agar tetap lembap.

Sementara itu, vitamin A akan menjaga penglihatan kita dan vitamin C serta vitamin E akan memerangi stres oksidatif. Nah, kalau mau nutrisi yang lengkap, kamu bisa mengonsumsi vitamin mata Eyebost secara rutin!

Suplemen ini mengandung eye complex dari bahan alami yang 100% aman untuk tubuh. Ditambah, Eyebost sudah mendapatkan izin edar dari BPOM dan sertifikat halal MUI, jadi nggak perlu khawatir soal kemanan produknya.

Cukup konsumsi vitamin mata Eyebost 1-3 kali sehari, yuk penusi nutrisi mata biar mata nggak gampang lelah!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi