Selama masa kehamilan, fokus Teman Mata sebagai calon orang tua mungkin tersita untuk persiapan persalinan dan belanja perlengkapan bayi. Makanya, seringkali ibu hamil nggak terlalu merasakan adanya perubahan pada penglihatan.
Padahal, ibu hamil termasuk orang yang rentan mengalami gangguan pada mata juga, lho! Untuk mengatasinya, nutrisi yang tepat dan aman bisa jadi salah satu cara agar penglihatan tetap jernih.
Di artikel ini, yuk kita bedah bersama panduan lengkap mengenai jenis nutrisi esensial, batasan dosis aman, hingga tips memilih suplemen mata berizin BPOM yang ramah bagi ibu hamil.
Perubahan Penglihatan yang Umum Terjadi Selama Kehamilan
Selama masa kehamilan, masalah yang biasanya terjadi adalah mual di pagi hari atau morning sickness, perubahan bentuk tubuh, atau rasa lelah yang konstan. Namun, ada satu perubahan yang jarang disadari oleh banyak calon ibu yaitu perubahan penglihatan.
Berikut adalah perubahan penglihatan yang umum terjadi selama kehamilan:
1. Pandangan Kabur
Pandangan yang kabur adalah keluhan penglihatan yang paling sering dirasakan ibu hamil, terutama ketika trimester kedua dan ketiga. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan cairan dalam tubuh yang mengubah ketebalan, sensitivitas, dan bentuk kornea.
Selain itu, volume darah yang meningkat hingga dua kali lipat terkadang menyebabkan pembuluh darah kecil di retina membengkak. Alhasil, objek yang dilihat ibu hamil menjadi kurang tajam atau tampak seperti terhalang kabut.
2. Mata Kering
Banyak ibu hamil mengeluhkan mata mereka terasa perih, gatal, kemerahan, atau seperti berpasir. Faktanya, sebuah studi pada 2021 menunjukkan, sebanyak 41% ibu hamil mengalami kondisi mata kering.
Perubahan hormon membuat produksi air mata menjadi melambat dan berkurang kualitasnya. Meskipun bukan kondisi yang berbahaya, Teman Mata bisa segera mengatasinya. Gunakan tetes air mata buatan bebas pengawet agar aman bagi janin.
3. Mata Bengkak
Pembengkakan di sekitar kelopak mata sangat umum dijumpai di pagi hari, tak terkecuali pada ibu hamil. Hal ini merupakan efek langsung dari retensi air di jaringan wajah akibat hormon kehamilan.
Ditambah, terkadang ibu hamil mengalami sulit tidur di malam hari yang membuat mata semakin bengkak. Untuk mengatasinya, cukup kompres mata menggunakan air dingin dan memposisikan kepala sedikit lebih tinggi saat tidur.
Nutrisi Mata yang Aman dan Penting untuk Ibu Hamil

Di masa kehamilan, nutrisi adalah hal yang sangat penting bagi ibu dan janin. Selain berperan dalam tumbuh kembang bayi, nutrisi yang tepat juga dapat mengurangi masalah gangguan penglihatan pada ibu.
Untuk Teman Mata yang sedang mengandung, beberapa nutrisi mata berikut aman dan penting untuk ibu hamil:
1. Vitamin C
Vitamin C sangat baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah di mata dan melindunginya dari kerusakan sel. Ditambah, jenis nutrisi ini dapat memperkuat daya tahan tubuh ibu hamil secara alami.
Untuk konsumsi yang aman, kamu bisa menambahkan buah jeruk, kiwi, stroberi, hingga tomat. Menambahkan buah-buahan ini ke dalam menu harian dapat menyehatkan mata sekaligus membantu penyerapan zat besi yang sangat dibutuhkan ibu hamil.
2. Vitamin E
Mirip dengan vitamin C, ibu hamil membutuhkan vitamin E untuk melindungi mata dari radikal bebas. Terlebih, vitamin ini terkenal bisa menambah kelembapan pada kulit dan mata, tak terkecuali saat hamil.
Berbagai makanan tinggi vitamin E dapat kamu temui di sekitar, misalnya kacang almond, alpukat, biji bunga, matahari, dan minyak zaitun. Pastikan ibu hamil mengonsumsi cukup vitamin E sebanyak 15 mg per hari, ya.
3. Lutein dan Zeaxanthin
Dua nutrisi ini adalah jenis antioksidan bernama karotenoid yang secara alami memang ada di retina dan makula kita. Keduanya bertugas melindungi jaringan mata yang sensitif terhadap cahaya sekaligus sebagai sunscreen alami.
Buat Teman Mata yang ingin mengonsumsi sumber terbaik lutein dan zeaxanthin, sayuran berdaun hijau gelap adalah pilihan yang tepat. Cobalah konsumsi bayam, sawi, hingga brokoli yang kaya dua zat gizi ini.
4. Omega-3
Asam lemak omega-3 sangat terkenal akan kemampuannya membantu meredakan gejala mata kering. Nutrisi ini sangat pas dikonsumsi ibu hamil karena mereka sering merasakan mata kering akibat perubahan hormon.
Meskipun omega-3 banyak terdapat dalam ikan salmon dan sarden, sebaiknya ibu hamil mengonsumsi suplemen saja. Beberapa jenis ikan kaya omega-3 ada yang terindikasi memiliki kadar merkuri tinggi sehingga lebih aman jika mengonsumsi produk olahannya yang aman.
5. Zinc
Jenis mineral ini membantu mengalirkan vitamin A dari hati ke retina untuk menghasilkan melanin, yaitu pigmen pelindung di mata. Daging tanpa lemak, produk susu, telur, serta kacang-kacangan adalah sumber zinc yang baik untuk ibu hamil.
Vitamin A dalam Kehamilan: Dosis Aman dan Batas Maksimum

Bicara tentang soal selama kehamilan, bagaimana dengan vitamin A yang bagus untuk mata? Nah, konsumsi vitamin A bagi ibu hamil memang sering menjadi perdebatan hingga hari ini.
Di satu sisi, nutrisi ini adalah zat gizi utama yang menjaga kesehatan mata, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan membantu perkembangan organ janin. Namun di sisi lain, vitamin ini menyimpan bahaya jika dikonsumsi secara berlebihan.
Oleh karena itu, ibu hamil tidak boleh mengonsumsi vitamin A sembarangan atau dalam dosis yang tinggi. Untuk menjaga keseimbangan antara manfaat dan risikonya, konsumsi vitamin A untuk ibu hamil dibatasi.
Dosis harian vitamin A yang direkomendasikan adalah 750 hingga 770 mikrogram (mcg) per hari atau setara 2.500 IU. Ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi vitamin A dengan dosis tinggi untuk menghindari dampak buruk.
Untuk mencukupi kebutuhan vitamin A harian, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi sumber vitamin A natural. Cara ini dapat meminimalisir kelebihan konsumsi vitamin A dan membuat mikronutrien tetap tercukupi selama masa kehamilan.
Apakah Eyebost Aman untuk Ibu Hamil?
Setelah membahas soal vitamin A pada ibu hamil, mungkin Teman Mata akan bertanya, apakah Eyebost aman untuk ibu hamil? Untuk jawaban ini, sebaiknya kamu berkonsultasi langsung dengan customer service (CS) dari kami.
CS Eyebost saat ini bisa dihubungi melalui live chat yang ada di website resmi eyebost.id. Nantinya, Teman Mata akan diberikan layanan konsultasi gratis oleh CS kami dan bisa bertanya seputar produk.
Namun, jika kamu masih ragu, kamu bisa berkonsultasi lebih lanjut pada dokter kandungan terlebih dahulu. Cara ini dapat dilakukan agar Teman Mata mendapatkan kepastian mengenai aturan konsumsi vitamin A selama masa kehamilan.
Menjaga Kesehatan Mata di Masa Menyusui

Setelah melahirkan, ibu akan memasuki masa menyusui. Walaupun si kecil sudah lahir, namun perubahan hormon masih bisa terjadi pada saat ini. Belum lagi, pola tidur yang berubah drastis dapat memicu masalah mata pada ibu menyusui.
Beberapa tantangan soal kesehatan mata di masa menyusui adalah mata kering dan dehidrasi, penglihatan kabur, dan mata tegang. Fluktuasi hormon pasca-melahirkan ditambah dengan kurangnya asupan cairan sering kali membuat produksi air mata ibu menyusui melambat.
Lalu, ibu menyusui masih berisiko terkena penumpukan atau resistensi cairan yang dapat mengubah ketebalan dan bentuk kornea. Ditambah, efek begadang untuk new born membuat mata jadi lebih mudah lelah dan sulit fokus.
Oleh karena itu, konsumsi vitamin sering kali menjadi pertimbangan praktis bagi ibu menyusui. Salah satu produk yang bagus sebagai vitamin mata untuk ibu menyusui adalah produk dari Eyebost.
Suplemen mata ini mengombinasikan ekstrak bahan alami dari buah bilberry, wortel, dan bunga marigold yang bagus untuk mata. Secara umum, suplemen ini mengandung nutrisi yang baik selama masa menyusui.
Konsultasi ke Dokter Sebelum Konsumsi Vitamin Mata
Meskipun produk berbahan 100% alami dan aman dikonsumsi oleh ibu menyusui, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya. Pilihan bijaksana ini diambil karena setiap ibu memiliki kondisi dan kebutuhan pasca-melahirkan yang berbeda.
Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis sangat penting untuk memastikan suplemen mata tidak bentrok dengan suplemen pasca-melahirkan lainnya. Apalagi, ibu menyusui masih mengasihi si kecil dan setiap suplemen dosisnya harus aman bagi kualitas ASI.


