Apakah Teman Mata termasuk orang yang suka minum kopi? Kalau iya, kamu pernah nggak sih, mata kedutan setelah minum kopi? Beberapa orang ternyata pernah mengalami kondisi seperti ini.
Nah, daripada kamu bingung, yuk cari tahu penyebabnya dan hubungan antara kopi dan mata di artikel ini!
Mata Kedutan Setelah Minum Kopi

Mata yang kedutan setelah minum kopi memang bisa terjadi, terutama kalau Teman Mata mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Akibatnya, kadar kafein dalam tubuh meningkat dan memengaruhi mata.
Kafein yang berlebihan ini kemudian merangsang sistem saraf pusat secara berlebihan. Hasilnya, saraf otot menjadi hiperaktif dan menimbulkan kedutan di area tertentu, seperti mata, bibir, tangan, atau kaki.
Dalam istilah medis, kedutan setelah minum kopi termasuk sebagai miokimia. Nah, miokimia merupakan kedutan yang bersifat lambat, tidak terkendali, dan menyebabkan kontraksi otot seperti gelombang.
Umumnya, kedutan akibat miokimia berlangsung selama beberapa detik hingga menit. Namun, pada beberapa kasus, karena kedutannya terjadi secara konstan, miokimia dapat berlangsung selama beberapa jam.
Selain itu, kondisi ini umumnya hanya terjadi pada satu mata saja di kelopak mata bawah. Tetapi, terkadang kedutan dapat terjadi di kelopak mata atas dan bawah secara bersamaan meskipun jarang terjadi.
Jadi, mata kedutan setelah minum kopi termasuk kondisi yang wajar dan tidak berbahaya, ya. Untuk mencegahnya, Teman Mata disarankan mengurangi konsumsi kafein dan perlu beristirahat lebih banyak.
Keterkaitan Kopi dan Saraf Mata

Tidak hanya menyebabkan kedutan, mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak ternyata berdampak pada kesehatan mata, lho! Secara tidak langsung, konsumsi kafein berlebihan dapat memengaruhi saraf mata kita.
Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan tekanan intraokular mata. Biasanya, kafein menyebabkan peningkatan tekanan intraokular pada level moderat dan hanya bersifat sementara.
Lalu apa efeknya pada saraf dan kesehatan mata kita? Bagi orang dengan mata sehat dan tanpa riwayat penyakit, konsumsi kopi dengan jumlah cukup tidak akan berdampak signifikan pada kesehatan.
Namun, kalau Teman Mata orang yang secara genetik rentan terkena tekanan tingkat mata tinggi, kamu harus waspada, ya! Kafein yang dikonsumsi berlebihan pada orang dengan kondisi ini dapat meningkatkan risiko glaukoma, terutama kalau kamu sering minum kopi.
Bahkan, riset pada 2021 ini menyebut, mengonsumsi kafein dapat meningkatkan risiko glaukoma 3 kali lipat daripada orang pada umumnya. Jadi, bagi Teman Mata yang memiliki genetik rentan glaukoma, sebaiknya batasi kafein dari kopi yang diminum setiap hari.
Penyebab Mata Berkedut Berhari-hari

Sebenarnya, kedutan yang hilang-timbul dan terjadi hanya dalam beberapa hari saja masih wajar terjadi. Dokter Muliani Sukiman dalam Alodokter mengatakan, ada beberapa faktor yang memicu kedutan.
Faktor yang menyebabkan kedutan antara lain kelelahan, kurang tidur, stres, kebiasaan merokok, konsumsi kafein, atau minum alkohol. Bukan cuma itu, penyebab kedutan selain dari kebiasaan sehari-hari adalah paparan cahaya yang terang dan iritasi akibat polusi udara.
Namun, Teman Mata harus waspada kalau kedutannya terasa tidak wajar. Kedutan yang perlu diwaspadai adalah kedutan terjadi dalam waktu lebih dari 7 hari, durasi cukup lama (sekitar 10-15 detik), atau ada gejala lain seperti mata bengkak dan sulit terbuka.
Bisa jadi, pasien mengalami kondisi lain yang membuat mata berkedut berhari-hari. Makanya, kalau sudah sampai seperti ini, pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter.
Berbagai kemungkinan yang bisa terjadi adalah akibat konjungtivitis, uveitis, bell’s palsy, blefaritis, parkinson, multiple sclerosis, tumor otak, atau gangguan pada saraf otak. Jadi, jika ada keluhan berkedut berhari-hari, jangan ragu untuk memeriksakan diri, ya.
Sekarang, Teman Mata sudah lebih paham, kan, bagaimana efek kafein pada mata? Intinya, kalau kamu pencinta kopi, sebaiknya tetap ikuti batas konsumsi kafein harian yaitu sekitar 400 miligram atau setara 4 cangkir kopi.
Kalau mata sudah sering berkedut, bahkan berhari-hari, sebaiknya hindari minum kopi terlebih dahulu. Tidak hanya itu, kamu juga perlu cukup istirahat, berhenti merokok, dan mengurangi faktor penyebab kedutan lainnya.
Yang nggak kalah penting, kamu juga harus menjaga kesehatan mata secara keseluruhan dari dalam tubuh. Nutrisi-nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan zeaxanthin perlu kamu konsumsi setiap hari.
Buat Teman Mata yang ingin memenuhi nutrisi mata dengan praktis, kamu bisa rutin mengonsumsi Eyebost. Suplemen mata ini mengandung multivitamin dan antioksidan yang baik untuk mendukung kesehatan mata.
Ditambah, Eyebost sudah punya izin edar dari BPOM dan sertifikat halal MUI. Jadi, kamu nggak perlu ragu soal keamanannya, asalkan kamu membeli dan mengonsumsi produk Eyebost asli.
Jadi, mulai sekarang, yuk lindungi kesehatan matamu bareng Eyebost!


