Apakah Mata Kabur Pada Penderita Diabetes Bahaya? Cek Faktanya!

Teman Mata pasti sudah tidak asing kalau diabetes termasuk salah satu penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi. Namun, kamu sudah tahu belum kalau mata kabur dan buram termasuk komplikasi diabetes?

Tak jarang, pasien diabetes mengalami penglihatan kabur akibat kadar gula darah tinggi. Namun, apakah kondisi ini berbahaya? Untuk mencari tahu jawabannya, yuk ikuti artikel ini!

Apa Penyebab Mata Kabur pada Penderita Diabetes?

Penyebab Mata Kabur pada Penderita Diabetes

Diabetes merupakan kondisi ketika kadar gula darah (glukosa) terlalu tinggi, yaitu lebih dari 130 mg/dL pada gula darah puasa dan 180 mg/dL untuk gula darah setelah makan. Penyakit ini tergolong penyakit kronis metabolik yang dapat menyebabkan kerusakan organ, termasuk mata.

Dalam jangka pendek, gula darah tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak dan mengubah bentuk lensa kita. Akibat perubahan pada lensa ini, penglihatan pada mata juga ikut terpengaruh.

Perubahan ini membuat mata kita sulit fokus, penglihatan buram, dan mungkin mengalami penglihatan kabur saat mulai memakai obat insulin. Nah, ketika gula darah dalam tubuh sudah menurun, penglihatan akan berangsur membaik sekitar 3 bulan.

Waspada Mata Kabur, Bisa Jadi Retinopati dan Katarak!

Mata Kabur Gejala Retinopati dan Katarak

Namun, jika diabetes tidak diobati dalam jangka waktu lama, penyakit ini dapat merusak pembuluh darah di retina. Hasilnya, diabetes akan menimbulkan komplikasi pada mata dan menimbulkan gejala penyakit kronis.

Berikut beberapa penyakit kronis pada mata yang disebabkan oleh diabetes:

Retinopati Diabetik

Teman Mata sudah tahu belum, kalau 1 dari 3 orang penderita diabetes mengalami retinopati diabetik? Yap, penyakit kronis akibat komplikasi diabetes ini merupakan kondisi yang menyebabkan pembuluh darah melemah sekaligus merusak retina.

Pasien dengan diabetes tipe 1, tipe 2, tipe 3c, maupun gestasional lebih rentan menderita penyakit ini. Sayangnya, pasien penyakit ini tidak mengalami gejala apapun, kecuali jika sudah cukup parah.

Kalau tidak segera ditangani, retinopati diabetik dapat menyebabkan kerusakan yang sangat parah. Sel pendeteksi cahaya (fotoreseptor) dapat berhenti berfungsi dan menyebabkan kebutaan permanen.

Katarak

Kalau ada area keruh yang ada di lensa mata, kamu harus waspada karena bisa jadi kondisi ini adalah gejala dari katarak. Selain lensa yang keruh, penderita katarak biasanya mengalami gangguan penglihatan, seolah-olah melihat dunia lewat jendela yang kotor.

Katarak yang tidak ditangani dengan tepat akan semakin memburuk dan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Apalagi, penderita diabetes yang mengalami katarak gejalanya dapat lebih cepat memburuk.

Meskipun begitu, penyakit katarak termasuk salah satu penyakit mata umum dan bisa disembuhkan dengan cara operasi. Nantinya, dokter akan mengangkat lensa mata dan menggantinya dengan lensa buatan.

Glaukoma

Glaukoma merupakan penyakit mata yang menyebabkan tekanan di dalam bola mata meningkat. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan saraf optik maupun meningkatkan tekanan intraokular mata.

Mirip seperti retinopati diabetik, banyak pasien glaukoma tidak menimbulkan gejala dan hanya timbul ketika sudah cukup parah. Tanpa penanganan yang tepat, glaukoma dapat merusak saraf optik dan menyebabkan kebutaan permanen.

Untuk mencegahnya menjadi lebih parah, dokter akan memberikan obat-obatan maupun melakukan operasi. Kedua pengobatan ini bertujuan untuk menurunkan tekanan dalam bola mata.

Edema Makula

Edema makula merupakan pembengkakan pada bagian retina yang terjadi akibat kebocoran dari pembuluh darah yang rusak. Menariknya, kondisi ini termasuk salah satu komplikasi dari retinopati diabetik yang tidak ditangani dengan benar.

Walaupun begitu, penyebab edema makula tidak hanya karena diabetes saja. Masalah ini juga dapat terjadi karena degenerasi makula terkait usia (AMD), oklusi vena retina, genetik, hingga pengaruh obat-obatan.

Sama seperti penyakit mata kronis lainnya, edema makula tidak menimbulkan gejala maupun rasa sakit pada tahap awal. Namun, ketika sudah muncul gejala seperti penglihatan kabur, sulit membaca, dan warna tampak pudar, pasien dapat mengalami kebutaan.

Infografis Mata Kabur pada Penderita Diabetes

Tetap Jaga Kesehatan Mata Anda

Nah, sebelum terlambat, Teman Mata bisa mencegah penyakit mata akibat diabetes sedini mungkin. Berikut cara pencegahannya:

1. Kendalikan Gula Darah

Untuk Teman Mata yang mempunyai riwayat genetik diabetes, sebaiknya kamu memeriksakan kadar gula darah secara rutin ya. Bagi penderita diabetes, kunci utama menjaga mata tetap sehat adalah dengan mengendalikan gula darah.

Dokter akan memberikan arahan untuk menjaga gula darah tetap terkontrol agar terhindar dari penyakit mata diabetes. Biasanya, mereka akan menyarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup maupun dengan obat-obatan.

2. Berhenti Merokok

Kalau kamu termasuk orang dengan diabetes dan merokok, sebaiknya segera tinggalkan rokok sekarang, ya. Bahan kimia dan tembakau yang ada dalam rokok dapat memperparah kerusakan pembuluh darah, termasuk di mata.

Apalagi, merokok dapat membuat pasien dengan diabetes lebih sulit mengontrol gula darah. Soalnya, kadar nikotin dalam rokok dapat membuat sel-sel tubuh kurang responsif terhadap insulin, sehingga gula darah jadi lebih tinggi.

3. Hindari Sinar Matahari

Teman Mata sudah tahu belum kalau paparan sinar matahari dapat merusak mata kita? Matahari memancarkan sinar ultraviolet yang mengandung sinar biru (blue light) tinggi dan dapat mempercepat perkembangan katarak.

Untuk melindungi mata dari sinar matahari, kamu bisa rutin menggunakan kacamata hitam ketika beraktivitas di luar ruangan. Pastikan kacamata yang dipakai dapat memblokir hampir 100% sinar UV yang masuk ke mata.

4. Konsumsi Makanan Bergizi

Biar makin maksimal jaga kesehatan mata, kamu bisa mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang bagus untuk mata. Kita disarankan untuk makan makanan yang mengandung vitamin A, C, E, lutein, zeaxanthin, omega-3, dan seng (zinc).

Nutrisi ini bisa didapatkan dari sayur-sayuran, buah-buahan, protein hewani, maupun protein nabati. Tapi, kalau kamu merasa ingin perlindungan ekstra, kamu bisa konsumsi suplemen mata dari Eyebost.

Eyebost terbuat dari bahan alami yang mengandung eye complex, cocok untuk melindungi mata. Buat Teman Mata yang punya riwayat diabetes, Eyebost Essential Pro lebih cocok karena tanpa tambahan pemanis dan kandungannya lebih potent untuk menjaga mata.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi