Nutrisi Penting Untuk Mata Sehat Usia 40-an, Ini 6 Nutrisi yang Dibutuhkan

Teman Mata saat ini sudah memasuki usia 40 tahun? Kalau iya, umumnya di usia ini akan merasa adanya perubahan fisik dan perubahan fungsi tubuh. Mka mata membutuhkan lebih banyak nutrisi, ini dia nutrisi penting untuk mata sehat usia 40-an.

Meskipun belum memasuki fase lanjut usia (lansia), namun Teman Mata juga harus lebih memperhatikan tubuh, terutama kesehatan mata.

Buat yang sudah berusia 40 tahun ke atas, MiBost akan jelaskan bagaimana cara menjaga mata agar tetap dalam kondisi prima di usia yang tak lagi muda.

Kondisi Mata di Usia 40 Tahun ke Atas

Mulai usia 40 tahun, mata akan mengalami perubahan yang signifikan. Biasanya, perubahan paling umum yang terjadi adalah mengalami mata tua atau dalam istilah medis disebut presbiopi.

Di umur ini, presbiopi bisa dilihat dari kebiasaan untuk memegang bahan bacaan, seperti buku, koran, dan majalah lebih jauh dari mata. Kondisi ini biasanya terjadi di akhir 30-an sampai pertengahan usia 40-an karena peningkatan dari rabun jauh atau miopia.

Kalau sudah mengalami presbiopi, lensa mata menjadi kurang fleksibel dan lebih sulit untuk melakukan tugas jarak dekat. Kalau tidak diatasi, penderita presbiopi matanya akan lebih mudah lelah dan rentan sakit kepala.

Selain itu, masalah penglihatan lain yang biasa dialami di usia ini adalah ada bintik di mata, melihat cahaya terang yang berkedip-kedip, kehilangan penglihatan samping, dan melihat gambar yang terdistorsi.

Penyakit Mata yang Umum Terjadi di Umur 40-an

kondisi mata di usia 40-an

Selain presbiopi, orang yang sudah berusia 40 tahunan juga harus waspada dengan berbagai masalah kesehatan di mata. Apalagi, berbagai penyakit ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes.

Berikut beberapa penyakit mata yang harus diwasapadai kalau Teman Mata sudah menginjak usia 40-an:

1. Katarak

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh dan memengaruhi penglihatan. Pasien yang menderita katarak akan merasa seolah-olah melihat dunia melalui sebuah jendela yang kotor.

Sayangnya, seiring waktu penglihatan akan semakin memburuk dan kesulitan melakukan tugas-tugas rutin. Penyakit ini terjadi akibat penuaan, genetik, dan lingkungan. Sayangnya, katarak menyebabkan 81% kasus kebutaan di Indonesia.

Hingga saat ini, satu-satunya cara untuk mengobati penyakit ini adalah dengan melakukan operasi. Pemulihan pasca-operasi bagi penderita katarak biasanya membutuhkan waktu sekitar 4-8 minggu.

2. Glaukoma

Glaukoma merupakan istilah untuk penyakit mata yang menyebabkan tekanan menumpuk di dalam bola mata. Gangguan ini berkembang secara progresif atau keadaanya memburuk secara perlahan dan bertahap.

Penyakit ini umumnya disebabkan karena kerusakan saraf optik, faktor usia, genetik, dan adanya kondisi kronis seperti diabetes atau hipertensi. Kalau tidak segera ditangani, penyakit ini bisa berkembang semakin parah menyebabkan kebutaan permanen.

Saat ini, glaukoma diobati dengan menggunakan obat-obatan, seperti tetes mata yang digunakan setiap hari untuk menurunkan tekanan atau jumlah cairan yang diproduksi mata. Selain itu, ada juga opsi untuk melakukan operasi jika sudah kronis.

3. Retinopati Diabetik

Orang yang menderita diabetes bisa memiliki komplikasi di mata yang disebut dengan retinopati diabetik. Retinopati diabetik dapat terjadi pada pasien dengan diabetes tipe 1, 2, 3c, maupun gestasional.

Kelainan ini terjadi ketika kadar gula darah yang tinggi menyebabkan pembuluh darah di retina menjadi rusak. Sayangnya, penyakit ini terkadang tidak memiliki gejala di tahap awal dan tandanya baru muncul setelah memburuk.

Jika tidak segera terdeteksi dan ditangani dokter, retinopati diabetik dapat menyebabkan berbagai komplikasi, contohnya mengalami ablasi retina, glaukoma, hingga berisiko mengalami kebutaan.

4. Degenerasi Makula Terkait Usia 

Degenerasi makula terkait usia (AMD) adalah penyakit mata yang memengaruhi penglihatan sentral dengan gejala tidak bisa melihat benda langsung di depan mata. Gangguan ini umumnya terjadi karena penuaan atau genetik, dan sebagian besar dialami orang dengan usia di atas 50 tahun.

Penyakit ini menjangkit hampir 20 juta orang di Amerika Serikat dan menjadi penyebab utama orang berumur 60 tahun ke atas mengalami kehilangan penglihatan. Pada 2040, diprediksi sebanyak 288 juta orang di seluruh dunia mengalami penyakit ini.

Untuk pengobatannya, dokter akan memberikan suplemen, obat-obatan, maupun melakukan terapi. Sayangnya hingga saat ini belum ada pengobatan yang bisa 100% menyembuhkan penyakit ini.

Apa Saja Nutrisi Penting untuk Mata Sehat Usia 40-an?

menjaga kesehatan mata di usia 40-an

Untuk usia 40-an ke atas, Teman Mata disarankan mengonsumsi makanan atau suplemen yang tinggi antioksidan. Berikut beberapa nutrisi yang baik untuk mata di usia 40 tahun: 

1. Vitamin C

Vitamin C punya peran penting dungi mata dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV). Jenis nutrisi ini mampu membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif sekaligus mencegah katarak.

Meskipun penting untuk tubuh, tapi konsentrasi vitamin C di mata akan berkurang seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, konsumsi suplemen vitamin C untuk usia di atas 40 tahun sangat diperlukan.

2. Vitamin E

Vitamin E berperan untuk melindungi mata dari kerusakan oksidatif karena sinar UV dari matahari. Selain itu, jenis nutrisi ini membantu beberapa orang yang mengalami degenerasi makula terkait usia dengan tingkat keparahan sedang hingga 25%.

Sebaiknya, Teman Mata mengonsumsi vitamin E bersama dengan zat gizi lain agar manfaatnya lebih maksimal. Untuk kebutuhan per harinya, vitamin E disarankan untuk diminum sebanyak 22,5 unit internasional (IU) per hari.

3. Lutein dan Zeaxanthin

Lutein dan zeaxanthin merupakan pigmen organik yang ada di makula dan retina mata. Kedua komponen ini berfungsi sebagai penyaring cahaya, melindungi kerusakan mata dari sinar UV, mencegah penyakit mata, dan melindungi dampak buruk dari cahaya biru.

Meskipun belum terkenal seperti jenis vitamin mata lainya, lutein dan zeaxanthin bisa ditemui di makanan dan suplemen mata. Eyebost adalah salah satu suplemen mata mengandung lutein dan zeaxanthin yang diambil dari ekstrak marigold dan wortel.

4. Omega-3 dan Omega-6

Asam lemak berupa omega-3 dan omega-6 memang sering tercantum dalam suplemen yang mengandung minyak ikan untuk anak. Biasanya, nutrisi ini berasal dari ikan salmon, sarden, atau trout.

Bukan hanya bagus untuk mendukung perkembangan otak anak, dua kandungan ini ternyata juga baik untuk mencegah perkembangan degenerasi makula terkait usia. Selain itu, omega-3 dan 6 bisa berguna untuk mencegah mata kering.

Varian Eyebost

Tips Menjaga Kesehatan Mata

olahraga untuk kesehatan mata

Buat Teman Mata yang usianya sudah lebih dari 40 tahun, coba terapkan tips ini supaya mata tetap sehat:

1. Jaga Kondisi Tubuh

Seiring bertambahnya usia, kita akan cenderung mengalami beberapa masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau diabetes. Teman Mata juga harus tahu kalau berbagai kondisi medis tersebut juga dapat merusak mata.

Kalau sudah mempunyai penyakit tertentu, cobalah untuk berdiskusi dengan dokter. Nantinya, dokter akan memberikan perawatan dengan obat atau suplemen maupun intervensi pola hidup sehat.

2. Makan Sehat dan Tambah Suplemen

Kesehatan mata yang baik dimulai dari makanan yang dikonsumsi. Nutrisi seperti asam lemak omega-3, lutein , seng, serta vitamin C dan E dapat membantu menangkal masalah penglihatan yang berkaitan dengan usia, misalnya AMD dan katarak.

Selanjutnya, Teman Mata disarankan untuk menghindari beberapa makanan yang tidak baik untuk mata. Hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi, contohnya roti putih, kue, donat, dan sereal kemasan.

Untuk mendapatkan nutrisi terbaik bagi mata, cobalah konsumsi sayuran berdaun hijau, ikan yang berminyak, sayuran berwarna-warni, protein hewani, dan buah-buahan. Selain itu, konsumsi suplemen mata seperti Eyebost bisa mencegah penyakit mata sejak dini. 

3. Olahraga

Mata kita perlu sirkulasi darah dan asupan oksigen yang baik. Kebutuhan ini ternyata bisa dipenuhi dengan melakukan olahraga teratur. Di sisi lain, olahraga akan membantu berat badan tetap normal dan menurunkan risiko diabetes yang merusak penglihatan.

Teman Mata tidak harus melakukan olahraga berat yang menguras tenaga. Olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, tai chi, atau peregangan juga efektif untuk menjaga kesehatan. Untuk olahraga luar ruangan, gunakan kacamata untuk melindungi mata dari sinar matahari.

4. Tidur Cukup

Saat kita tidur, mata kita terus-menerus dilumasi dan menjadi lebih lembap. Selama tidur, mata juga membersihkan zat-zat pengiritasi seperti debu, alergen, atau asap yang mungkin terkumpul di siang hari.

Bukan hanya itu, tidur juga membantu mengurangi ketegangan mata setelah seharian membaca, bekerja di depan komputer, atau terkena cahaya biru. Mata yang tegang terlalu lama dapat memicu gangguan kesehatan serius.

5. Berhenti Merokok

Meskipun tidak terlihat berhubungan secara langsung, tapi merokok buruk untuk kesehatan mata. Penggunaan tembakau ternyata menyebabkan mata nyeri, kering, kemerahan, dan penglihatan kabur.

Jika tidak segera berhenti merokok, kebiasaan buruk ini dapat menyebabkan meningkatkan risiko katarak, kerusakan saraf optik, AMD, bahkan kebutaan permanen. Selain itu, pada rokok elektronik (vape), ada risiko rokok meledak dan dapat menyebabkan luka bakar atau robek di mata.

6. Konsumsi Eyebost

Vitamin adalah asupan penting yang berfungsi untuk memberikan nutrisi lengkap pada mata. Nutrisi penting untuk mata sehat usia 40-an sudah terdapat pada eyebost dengan formula yang diracik secara kompleks. Menggunakan wortel dan bunga marigold yang mampu memberikan nutrisi ekstra bagi kebutuhan mata.

Eyebost vitamin mata terbaik dengan kombinasi apik yang bagus untuk mata. Saatnya pesan eyebost sekarang juga!.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi