Pernahkah kamu mengalami mata kabur secara tiba-tiba? Pasti Teman Mata akan merasa panik karena kondisi ini memang bisa menjadi tanda dari penyakit mata yang berbahaya dan mengancam penglihatan.
Namun, kamu nggak perlu panik berlebihan. Di artikel ini, MiBost akan menjelaskan penyebab dan penanganan mata kabur mendadak. Bukan cuma itu, di artikel ini MiBost bakal memberikan ciri-ciri mata kabur yang termasuk kondisi berbahaya agar kamu lebih waspada.
Kenapa Tiba-tiba Mata Jadi Kabur?

Mata kabur secara tiba-tiba menjadi salah satu keluhan yang sering dirasakan pasien. Meskipun begitu, kondisi ini merupakan gejala dari belasan masalah yang bisa terjadi di mata kita.
Baca Lainnya: 7 Penyebab Mata Kabur Sebelah, Mulai dari Mata Minus Sampai Stroke!
Setidaknya, ada tiga penyebab utama mata kabur mendadak yaitu:
1. Infeksi
Ketika bakteri, virus, atau jamur masuk ke mata, mikroorganisme ini menyebabkan rasa tidak nyaman pada mata. Berbagai makhluk ini bisa menyebabkan mata buram karena mereka masuk melalui cedera atau luka yang ada di mata, termasuk memakai lensa kontak yang tidak bersih.
Biasanya, mata kabur menjadi gejala awal infeksi dan disertai tanda lain, seperti mata merah, gatal, iritasi, nyeri, hingga berair. Pada infeksi tahap lanjut, mata akan mengalami gejala lanjutan seperti keluar cairan, bulu mata menempel, hingga demam.
Berbagai infeksi mata yang dapat menyebabkan mata kabur adalah mata merah (konjungtivitis), keratitis, dan uveitis. Ketiga penyakit ini dapat ditangani dengan dokter mata dan bisa sembuh dengan pemberian obat-obatan.
2. Gangguan pada Mata
Bukan cuma karena infeksi, mata kabur juga bisa terjadi karena adanya gangguan pada mata. Untuk kasus yang ringan, mata kering dan mata lelah sering menyebabkan pandangan pasien menjadi kabur.
Tidak hanya itu, kondisi ini dapat disebabkan kondisi lain, seperti abrasi kornea akibat cedera, masuknya benda asing, atau penggunaan lensa kontak. Namun, mata buram juga bisa menjadi tanda dari penyakit mata kronis seperti degenerasi makula, glaukoma, optik neuritis, hingga ulkus kornea.
Berbagai gangguan ini spesifik terjadi di mata dan biasanya diikuti dengan gejala lain. Sayangnya, berbagai kondisi ini ada yang tidak berbahaya dan ada juga tergolong sebagai darurat medis.
3. Kondisi Medis Lain
Selain terjadi karena infeksi dan gangguan, mata buram yang terjadi secara mendadak bisa disebabkan oleh kondisi medis lain. Beberapa orang dengan penyakit kronis tertentu rentan mengalami komplikasi di mata.
Berikut penyakit lain yang menyebabkan penglihatan buram mendadak:
- Diabetes: kadar gula darah tinggi menyebabkan retinopati diabetik, penyakit mata yang menyebabkan pembuluh darah di retina melemah dan berisiko kehilangan penglihatan.
- Tekanan Darah Tinggi: pasien dengan hipertensi rentan terkena retinopati hipertensi dan edema makula. Retinopati hipertensi menyebabkan kebocoran pembuluh darah pada retina dan kebutaan sedangkan edema makula memicu penumpukan cairan di bagian tengah retina (makula).
- Stroke: salah satu tanda seorang pasien mengalami stroke adalah penglihatan kabur. Kondisi ini terjadi karena stroke menyerang mata maupun bagian otak yang mengendalikan penglihatan.
- Migrain: orang yang mengalami migrain dengan aura, sakit kepala dengan gangguan sistem saraf sering mengalami penglihatan kabur. Selain itu, gejala lain yang timbul adalah melihat garis bergelombang, ada kilatan cahaya, atau mengalami gangguan sensorik.
- Autoimun: kondisi autoimun tertentu, seperti lupus, penyakit behcet, dan sarkoidosis dapat menyebabkan komplikasi di mata yaitu uveitis dan neuritis optik. Kedua masalah ini dapat memicu pandangan kabur secara tiba-tiba.
Tanda Mata Tiba-tiba Kabur yang Berbahaya

Setelah tahu berbagai penyebabnya, sekarang Teman Mata mungkin akan bertanya, apa saja tanda mata kabur yang berbahaya? Soalnya, mata buram mendadak memang bisa menjadi gejala penyakit atau kondisi yang harus segera ditangani.
Kalau kamu melihat beberapa gejala ini selain mengalami mata kabur tiba-tiba, sebaiknya segera kunjungi rumah sakit terdekat:
- Perubahan penglihatan secara tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan,
- Mengalami nyeri mata,
- Terjadi cedera mata,
- Penurunan kesadaran,
- Telinga berdenging,ย
- Muncul tanda-tanda stroke seperti wajah terkulai, kesulitan berbicara, hingga lemah pada satu sisi tubuh,
- Penglihatan yang menurun secara signifikan, terutama pada satu mata,
- Hilangnya satu area penglihatan,
- Mual dan muntah.
Mata kabur bisa menjadi berbahaya hingga termasuk kondisi darurat medis apabila disebabkan oleh:
- Stroke: penyakit ini dapat menyebabkan penglihatan kabur mendadak akibat penyempitan atau pecah pembuluh darah. Apabila tidak ditangani segera, stroke dapat mengakibatkan kecacatan permanen dan mengancam jiwa.
- Retina terlepas: kondisi ini terjadi ketika retina terlepas dari belakang mata akibat penuaan, cedera, maupun komplikasi diabetes. Tanpa perawatan darurat, penglihatan di area retina bisa hilang secara permanen.
- Degenerasi makula basah: penyakit yang menyebabkan kehilangan penglihatan pada bagian tengah yang terjadi secara tiba-tiba dan berkembang sangat cepat.
- Glaukoma sudut tertutup: peningkatan tekanan mata yang sangat cepat dan memerlukan penanganan cepat karena sistem drainase di mata tersumbat.
- Endoftalmitis: infeksi pada cairan di dalam bola mata yang menyebabkan peradangan sangat parah. Selain mata kabur, pasien dengan penyakit ini dapat mengeluarkan nanah dari kelopak mata.
- Hifema: adanya darah dengan warna merah gelap yang menggenang di depan bola mata akibat cedera. Kondisi ini menimbulkan rasa sakit jika ada tekanan di dalam mata.
- Optik neuritis: peradangan pada saraf optik yang menghambat pengiriman sinyal visual. Biasanya, kondisi ini terjadi akibat gangguan autoimun seperti lupus dan multiple sclerosis.
- Cedera otak: jenis cedera ini menyebabkan kerusakan otak yang dapat menyebabkan penglihatan kabur. Apabila gejala ringan, pasien dapat membatasi aktivitas tertentu.
Apakah Mata Kabur Bisa Kembali Normal?
Penglihatan yang buram secara tiba-tiba masih bisa kembali normal, tergantung pada penyebabnya. Pada beberapa kondisi, mata kita bisa membaik setelah penyebabnya ditangani dengan benar.
Untuk masalah mata ringan seperti kelelahan mata, mata kering, atau mata merah, pasien hanya perlu mengonsumsi obat dari dokter. Untuk kondisi sedang, pasien memerlukan beberapa pengobatan khusus dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Lalu apabila termasuk darurat medis, pasien disarankan untuk segera ke rumah sakit terdekat agar mendapat pertolongan pertama secepat mungkin. Gangguan seperti ini perlu penanganan cepat untuk mencegah kehilangan penglihatan permanen.
Di sisi lain, pada pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes, darah tinggi, dan autoimun, dokter perlu memelihara kesehatan pasien agar tetap sehat sehingga mencegah kekambuhan atau bertambah parah.
Jadi, meskipun mata kabur mendadak bisa kembali normal, bukan berarti gejala ini aman dan dapat sembuh dengan sendirinya. Kalau Teman Mata ragu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis mata.
Nantinya, mereka akan melakukan pemeriksaan agar bisa tahu penyebab dan melakukan penanganan yang tepat. Jika gangguan muncul secara tiba-tiba, jangan menunda pemeriksaan karena penanganan yang cepat dapat membantu melindungi fungsi penglihatan.
Pertolongan Pertama saat Mata Kabur secara Tiba-tiba

Saat mata kabur secara tiba-tiba, ini pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan:
1. Hentikan Aktivitas Sementara
Jika pandangan mendadak kabur, hentikan kegiatan sementara, terutama yang membutuhkan penglihatan jelas, seperti mengemudi, menggunakan alat tajam, atau bekerja dengan alat berat. Duduklah di tempat yang aman dan mintalah bantuan jika diperlukan.
2. Kenali Tanda Bahaya
Seperti yang sudah MiBost jelaskan sebelumnya, penglihatan buram mendadak yang berbahaya sering disertai gejala lain. Apabila ada salah satu atau beberapa gejala yang terjadi secara bersamaan, segera menuju fasilitas kesehatan terdekat.
3. Jangan Mengucek Mata
Saat penglihatan kabur, terkadang kita tidak sengaja mengucek mata untuk memastikannya. Hindari cara ini karena berpotensi memperburuk kondisi. Selain itu apabila ada perasaan โseperti ada benda asing di mata,โ jangan mencoba untuk mengeluarkannya.
4. Segera Periksakan Diri
Kalau kamu mengalami beberapa gejala sekaligus atau tidak kunjung sembuh, sebisa mungkin periksakan diri ke dokter spesialis mata. Hindari menyetir sendiri karena dapat membahayakan keselamatan. Ajak orang lain untuk membantu penanganan apabila diperlukan.