5 Vitamin untuk Kesehatan Mata Anak, Apa Saja Jenisnya?

Saat masa pertumbuhan, anak-anak membutuhkan banyak nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Di masa seperti ini, Teman Mata sebagai orang tua atau keluarga juga harus memperhatikan kesehatan matanya.

Kalau bicara soal kesehatan mata, banyak orang tua yang mengandalkan vitamin A sebagai solusinya. Padahal, ada banyak vitamin dan nutrisi lain yang dapat melindungi mata si kecil.

Kira-kira, apa saja vitamin dan nutrisi terbaik untuk kesehatan mata anak? Yuk kita bahas bersama!

Jenis dan Sumber Alami Vitamin Mata

Pentingnya Vitamin Mata untuk Anak

Untuk orang tua, sebaiknya berikan jenis vitamin mata berikut yang dapat dikonsumsi anak-anak:

1. Vitamin A

Vitamin A termasuk salah satu nutrisi penting untuk menjaga penglihatan anak tetap jernih. Zat gizi ini mendukung produksi rodopsin, pigmen di retina yang membantu mata untuk beradaptasi dengan kegelapan.

Sayangnya, sekitar 190 juta anak usia pra-sekolah di Afrika dan Asia Tenggara kekurangan vitamin A. Padahal, kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan yaitu rabun senja pada anak.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menganjurkan, anak usia 6-11 bulan mengonsumsi 100.000 international unit (IU) vitamin A yang diberikan satu kali.

Sementara itu, balita berumur 12-59 bulan disarankan minum vitamin A dengan dosis 200.000 IU sebanyak 2 kali. Pemberian suplemen ini bisa didapatkan secara gratis di posyandu 2 kali dalam setahun, tepatnya pada Februari dan Agustus.

Kalau Teman Mata ingin mencegah kekurangan vitamin A pada anak, ada sumber alami yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Berbagai sayuran, buah, dan protein tinggi vitamin A adalah:

  • Hati sapi: 6.582 mcg per 85 gram
  • Minyak ikan kod: 4.080 mcg per 1 sendok makan
  • Ubi jalar: 1.403 mcg per 1 buah utuh
  • Bayam: 573 mcg per setengah cangkir bayam yang sudah dimasak
  • Wortel: 459 mcg per setengah cangkir
  • Labu kuning: 488 mcg per 1 potong labu
  • Mangga: 112 mcg per 1 buah utuh
  • Brokoli: 60 mcg per setengah cangkir.

2. Vitamin C

Vitamin C berperan penting untuk manusia, terutama untuk melindungi mata dari kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV). Di sisi lain, vitamin C yang termasuk antioksidan melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.

Di sisi lain, anak-anak membutuhkan vitamin C untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu penyerapan zat besi. Oleh karena itu, jangan sampai Teman Mata tidak memberikan vitamin C ke si kecil, ya.

Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) menyarankan dosis vitamin C yang berbeda-beda untuk balita dan anak-anak. Berikut daftarnya:

  • Bayi baru lahir sampai usia 6 bulan: 40 mg per hari
  • Bayi usia 7-12 bulan: 50 mg per hari
  • Anak-anak usia 1-3 tahun: 15 mg per hari
  • Anak-anak usia 4-8 tahun: 25 mg per hari
  • Anak-anak usia 9-13 tahun: 45 mg per hari.

Untuk sumber vitamin C harian, Teman Mata bisa memanfaatkan berbagai jenis makanan yang ada di sekitar kita. Ini rekomendasi makanan tinggi vitamin C yang bisa dikonsumsi anak-anak:

  • Jambu biji: 125 mg per buah
  • Stroberi: 97 mg per satu cangkir
  • Bayam: 93 mg per 100 gram
  • Pepaya: 88 mg per satu cangkir
  • Jeruk: 83 mg per buah ukuran sedang
  • Brokoli: 51 mg per setengah cangkkir
  • Kiwi: 46 mg per buah ukuran sedang
  • Lemon: 45 mg per buah.

3. Vitamin E

Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak

Salah satu bentuk vitamin E yaitu alpha tocopherol memiliki sifat antioksidan yang kuat. Bersama dengan vitamin C, senyawa ini mampu melawan kerusakan oksidatif dari radikal bebas yang ada di mata.

Selain itu, vitamin E juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga anak-anak tidak mudah terkena penyakit dan infeksi. Untuk anak-anak, berikut angka kecukupan gizi (AKG) harian vitamin E yang direkomendasikan:

  • Bayi baru lahir sampai usia 6 bulan: 4 mg per hari
  • Bayi usia 7-12 bulan: 5 mg per hari
  • Anak-anak usia 1-3 tahun: 5 mg per hari
  • Anak-anak usia 4-8 tahun: 7 mg per hari
  • Anak-anak usia 9-13 tahun: 11 mg per hari.

Kalau soal sumber nutrisi, Teman Mata bisa memberikan balita dan anak makanan kaya vitamin E berikut:

  • Biji bunga matahari: 7,4 mg per 28,3 gram
  • Kacang almond: 6,8 mg per 28,3 gram
  • Hazelnut: 4,3 mg per 28,3 gram
  • Alpukat: 2,1 mg per 28,3 gram
  • Salmon: 2 mg mg per setengah bagian fillet
  • Buah kiwi: 1,1 mg per satu buah ukuran sedang.

4. Lutein dan Zeaxanthin

Mirip seperti vitamin C dan E, lutein dan zeaxanthin merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan stres oksidatif di tubuh. Kedua nutrisi ini secara alami ada di retina dan lensa mata manusia, lho!

Lutein akan berperan sebagai sunscreen alami, menyerap cahaya berlebih, dan melindungi mata dari kerusakan akibat sinar UV. Ditambah, dua kandungan ini mampu mengurangi efek buruk dari sinar biru dari matahari maupun gadget.

Untuk anak-anak, belum ada dosis yang jelas buat konsumsi lutein dan zeaxanthin. Lebih baik, Teman Mata memberikan beberapa sayur dan buah berikut untuk memenuhi lutein dan zeaxanthin:

  • Bayam: 7.450 mcg per 100 gram
  • Selada: 2.635 mcg per 100 gram
  • Brolkoli: 2.226 mcg per 100 gram
  • Jagung: 1.800 mcg per 100 gram
  • Kacang polong: 1.350 mcg per 100 gram
  • Wortel: 358 mcg per 100 gram
  • Jeruk mandarin: 166 mcg per 100 gram.
5 Vitamin untuk kesehatan mata anak

Mengapa Vitamin Mata Penting untuk Anak?

Dalam masa pertumbuhan, anak-anak membutuhkan berbagai nutrisi yang baik bagi tubuhnya, termasuk untuk mata. Meskipun terdengar sepele, kekurangan salah satu vitamin untuk mata dapat berakibat fatal.

Anak-anak yang kekurangan vitamin A akan menderita rabun senja, kornea kering, kerusakan retina, hingga kebutaan permanen. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan sekitar 250.000 hingga 500.000 anak menjadi buta karena kekurangan vitamin A.

Tidak hanya vitamin A, berbagai zat gizi lain seperti vitamin C, vitamin E, lutein, dan zeaxanthin juga dapat melindungi mata anak. Apalagi, sekarang semakin banyak anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan sejak kecil karena kebiasaan buruk yang tidak diimbangi dengan nutrisi cukup.

Meskipun penting, terkadang si kecil sedang tidak mau makan alias GTM dan nutrisi jadi kurang tercukupi. Nah, di saat seperti ini Teman Mata bisa memberikan vitamin mata yang aman untuk anak, seperti Eyebost Essential.

Suplemen ini dibuat dari ekstrak buah bilberry, wortel, marigold, dan madu hutan murni yang bisa dikonsumsi anak-anak. Dalam suplemen ini, ada berbagai nutrisi yang dibutuhkan mata anak, yaitu vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan zeaxanthin.

Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak

Kesehatan Mata Anak

Nah, biar kesehatan anak makin terjaga, Teman Mata bisa lakukan beberapa tips ini:

1. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Pastikan anak-anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama nutrisi yang baik untuk mata. Pastikan si kecil makan sajian yang mengandung vitamin A, C, E, lutein, zeaxanthin, dan omega-3.

Biar lebih maksimal, Teman Mata bisa memberikan suplemen khusus mata, seperti Eyebost Essential untuk si kecil. Nggak perlu khawatir soal keamanannya, karena Eyebost Essential sudah mendapatkan izin edar dari BPOM, halal MUI, dan dibuat dari bahan alami.

Apalagi, suplemen ini diperkaya dengan madu dan rasa bilberry yang manis dan disukai anak-anak. Asalkan takarannya tepat, Eyebost Essential 100% aman untuk dikonsumsi anak minimal usia 2 tahun.

Untuk aturan minum Eyebost Essential bagi anak-anak, Teman Mata bisa melihat artikel berikut: Cara Konsumsi Eyebost

2. Batasi Screen Time

Di masa serba digital, anak-anak memang sulit dipisahkan dari gadget dan berbagai perangkat elektronik lainnya. Padahal, screen time tinggi dapat menyebabkan gangguan refraksi, seperti mata minus, mata silinder, mata malas, hingga mata juling.

Akademi Dokter Anak Amerika tidak menganjurkan anak di bawah 2 tahun untuk melihat gadget. Untuk usia 2-5 tahun, maksimal screen time adalah 1 jam per hari sedangkan di atas 5 tahun hingga remaja maksimal 2 jam per hari.

Batasi screen time setiap hari dan minta anak untuk beristirahat tiap 30-60 menit sekali untuk melindungi penglihatannya. Cara ini juga mencegah anak kecanduan gadget yang dapat menyebabkan penyakit lain, seperti obesitas, tidur tidak teratur, hingga masalah perilaku.

3. Habiskan Waktu di Luar Ruangan

Anak-anak sudah seharusnya lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan untuk beraktivitas. Selain melatih kepekaan sosial mereka, anak-anak akan melihat objek jauh yang bisa membantu ketegangan mata.

Coba ajak si kecil untuk beraktivitas dengan hewan peliharaan, teman sebaya, atau teman sebaya. Di sisi lain, mereka juga akan mendapatkan vitamin D dari sinar matahari yang penting untuk pertumbuhan.

4. Gunakan Kacamata Pelindung

Ketika si kecil sedang berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya, jangan lupa menggunakan kacamata pelindung, ya. Soalnya, sekitar 90% cedera mata dapat dicegah kalau anak memakai benda ini.

Pilih kacamata yang dapat melindungi anak dari sinar matahari dengan perlindungan hampir 100%. Selain itu, pastikan si kecil nyaman beraktivitas saat menggunakan kacamata jenis ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Anggie
Online
|
//
Konsultasi