Sebagian dari kamu, mungkin sehari-hari tidak bisa lepas dari perangkat laptop. Bahkan, mungkin tak sedikit menghabiskan keseharian bekerja dengan menatap layar laptop hingga berjam-jam. Belum lagi, jika harus mengakses ponsel, baik untuk urusan komunikasi maupun untuk sekedar scroll media sosial atau keperluan hiburan lainnya.
Tahukah kamu, jika terlalu lama menatap layar laptop atau gadget dapat mengakibatkan stres mata. Stres mata atau eye strain, adalah kondisi ketika mata terasa lelah, tegang, dan tidak nyaman. Walaupun bukan penyakit serius, namun ini bisa sangat menganggu kenyamanan.
Jika kamu sering mengalami kondisi ini, kamu perlu melakukan teknik relaksasi mata untuk mengurangi gejala. Lalu bagaimana cara melakukannya dengan benar. Simak penjelasan berikut ini.
Gejala Stres Mata

Sebelum mengetahui bagaimana cara melakukan teknik relaksasi yang benar, perlu dijelaskan kembali apa itu stres mata dan gejalanya. Dilansir dari Mayo Clinic, stres mata, merupakan kondisi umum ketika mata terasa lelah karena telah digunakan secara intens, bagi digunakan untuk mengemudi jarak jauh atau menatap layar gadget terlalu lama.
Orang yang mengalami stres mata, biasanya akan merasakan beberapa gejala, seperti:
- Mata yang sakit, lelah, terbakar atau gatal
- Mata berair atau kering
- Penglihatan yang kabur atau ganda
- Sakit kepala
- Sakit leher, bahu atau punggung
- Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya, yang disebut fotofobia
- Kesulitan berkonsentrasi
- Tidak betah membuka mata, ada perasaan selalu ingin memejamkan mata
Karena termasuk kondisi umum dan tidak serius, sebenarnya stres mata bisa hilang dengan sendiri, ketika kamu mengistirahatkannya selama beberapa waktu. Gangguan gejala juga bisa berkurang, ketika Anda melakukan relaksasi mata sehingga otot mata yang sebelumnya tegang bisa mulai mengendur.
Penyebab Stres Mata

Setelah mengetahui gejala, kamu juga perlu tahu, kondisi stres mata itu disebabkan oleh faktor apa saja sih. Seperti disebutkan, stres mata terjadi ketika otot-otot mata menjadi tegang setelah digunakan secara berlebihan. Berikut beberapa faktor penyebab stres mata, yang perlu kamu perhatikan:
- Melihat layar perangkat digital dalam waktu yang lama
- Membaca tanpa berhenti untuk mengistirahatkan mata
- Mengemudi jarak jauh dan melakukan kegiatan lain yang melibatkan fokus untuk waktu yang lama
- Terkena cahaya terang atau silau
- Melihat atau mengamati sesuatu dalam cahaya yang sangat redup
- Memiliki masalah mata yang tertantu, seperti mata kering dan penglihatan buram yang tidak dikoreksi atau refraktif
- Terkena angin dari kipas angin, sistem pemanas atau sistem pendingin udara
Berbagai faktor tersebut biasanya akan memicu gangguan stres mata. Termasuk Anda yang sering kali menatap layar laptop atau ponsel terlalu lama setiap hari, maka gangguan mata lelah dan tegang bisa menyerang kapan saja.
Teknik Relaksasi Mata

Setelah mengetahui apa saja daktor penyebab stres mata, selanjutnya akan dijelaskan bagaimana teknik relaksasi mata yang baik dan benar. Relaksasi mata untuk mengatasi mata tegang, bisa dilakukan dengan beberapa cara, sebagai berikut:
1. Teknik 20-20-20
Teknik yang pertama yaitu 20-20-20. Setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Dengan teknik ini, mata kamu tidak akan terus- menerus terpaku pada layar atau objek yang sama dalam waktu lama. Ini menjadi cara praktis untuk mencegah gangguan mata lelah saat bekerja.
2. Palming (Menghangatkan Mata)
Teknik kedua adalah palming, yaitu menghangatkan mata dengan bantuan tangan. Caranya, gosok kedua telapak tangan sampai hangat. Tutup mata, lalu letakkan telapak tangan dengan lembut di atas mata tanpa menekan bola mata. Rasakan kehangatannya selama 1–2 menit sambil tarik napas dalam-dalam. Teknik ini membantu mengendurkan otot mata dan mengurangi ketegangan.
3. Latihan Fokus
Selain palming, kamu juga bisa melakukan teknik latihan focus. Caranya, pegang pensil di depan wajah, fokuskan mata padanya. Perlahan-lahan dekatkan ke hidung sambil tetap fokus. Lalu jauhkan kembali. langi 10 kali. Latihan ini bagus untuk mengurangi kelelahan otot mata akibat terlalu lama fokus pada layar.
4. Rotasi Mata
Selanjutnya adalah rotasi mata. Teknik ini dilakukan dengan memutar bola mata searah jarum jam 5 kali, lalu lakukan berlawanan arah 5 kali juga. Namun, teknik ini perlu dilakukan dengan gerakan perlahan dan santai, agar tidak membuat mata sakit.
5. Berkedip
Teknik lainnya adalah berkedip. Cobalah berkedip secara sadar setiap 4–6 detik, terutama saat menatap layar. Cara ini bisa membantu melembapkan mata dan mencegah kekeringan, akibat terlalu lama menatap layar.
6. Kompres Dingin atau Hangat
Terakhir, kamu juga bisa melakukan relaksasi mata dengan kompres dingin atau hangat. Caranya, tempelkan kain hangat atau dingin (sesuai preferensi) di mata yang tertutup selama 5–10 menit. Walaupun sepele, cara ini efektif untuk mengendurkan ketegangan dan menyegarkan mata lelah.
Selain melakukan teknik relaksasi mata, kamu juga bisa mengonsumi vitamin untuk mendukung kesehatan mata yang lebih baik. Salah satunya bisa kamu dapatkan dari Eyebost. Eyebots adalah multivitamin mata yang terbuat dari bahan berkualitas dan berkhasiat.
Seperti kandungan bilberry yang mempunyai antioksidan tinggi berkhasiat untuk mencagah mata rabun. Kandungan wortel dengan vitamin A,C, dan E yang mampu mencegah astigmatisme. Kandungan madu hitam yang dapat melindungi mata dari radikal bebas. Serta kandungan bunga marigold yang efektif melindungi serta memperbaiki sel mata rusak, salah satunya akibat stres mata.
Kamu bisa mendapatkan manfaat tersebut dengan mengonsumsi Eyebost Madu maupun Eyebost Pro berbentuk kapsul. Jangan khawatir, karena dibuat dari bahan alami dan tanpa pengawet, Eyebost aman untuk dikonsumsi secara rutin, bahkan untuk semua kalangan usia. Jika tertarik, kamu bisa membeli produk Eyebost dengan mudah di website resmi ini ya!


