Kesehatan

Tentang Vitreoretina: Pengertian, Contoh Penyakit, dan 6 Cara Menghindarinya

/

by Shaffi Kareem


Mata terdiri dari beberapa bagian yang mana masing-masing bagian tersebut memiliki fungsi tersendiri yang akan memaksimalkan serta mengoptimalkan kerja mata.

Terjadinya gangguan atau kelainan pada bagian mata jelas menjadi permasalahan yang tidak dapat diabaikan. Apabila tidak segera ditangani, dikhawatirkan hal tersebut mempengaruhi kualitas penglihatan. Misalnya saja, vitreoretina.

Pernahkah kalian mendengar apa itu vitreoretina?

Istilah ini memang tidak banyak diketahui, terutama bagi kita orang awam yang tidak memiliki latar belakang medis. Sedikit banyaknya informasi mengenai vitreoretina akan memperkaya wawasan kita mengenai vitreoretina secara khusus dan kesehatan mata secara umum.

Woelah, daripada kita bicara ngalor-ngidul, kita langsung saja masuk ke pembahasan mengenai vitreoretina dan tetek bengeknya, yuk!

Simak terus ya, teman mata!

Apa Itu Vitreoretina?

Di dalam ilmu Biologi, kita mempelajari banyak hal tentang makhluk hidup, mulai dari manusia, hewan, tumbuhan, hingga mikroorganisme sekalipun. Ilmu tentang anatomi adalah salah satu yang dipelajari.

Baca Juga: 5 Penanganan Ptosis Pada Ibu Hamil, Mulai Dari Prosedur Bedah Hingga Non-Bedah

Anatomi adalah ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh. Misalnya pada manusia, ada bagian yang bernama mata, tengkorak kepala, ginjal, jantung, paru-paru, usus halus, usus besar, dan masih banyak lagi.

Pun, kita masih mengupas lagi bagian-bagian pada organ tertentu. Pada mata, ada lensa, kornea, sklera, konjungtiva, pupil, iris, vitreous, retina, saraf optik, dan lain-lain.

Ngomong-ngomong soal bagian mata, pernahkah kamu mendengar tentang istilah vitreoretina?

Dalam dunia medis, vitreoretina adalah istilah dari gabungan dua kata, yaitu “vitreous” dan “retina”, yang mana keduanya merupakan bagian-bagian mata. Vitreous merupakan gel yang mengisi bagian belakang mata dan berfungsi untuk mempertahankan bentuk mata.

Sementara itu, retina merupakan bagian berlokasi di mata bagian belakang yang berfungsi untuk menangkap cahaya. Kemudian, saraf optik akan meneruskan sinyal berupa informasi visual dari retina untuk mengubahnya menjadi gambar. Inilah proses bagaimana mata kita dapat melihat suatu benda.

Oh iya, ada bagian retina yang bernama makula, di mana makula bertanggung jawab memastikan penglihatan jernih dan tajam. Adanya gangguan pada makula sangat mempengaruhi penglihatan kita.

Yang membuatnya spesial adalah bahwa vitreoretina menjadi salah satu bidang khusus yang didalami oleh para dokter spesialis mata atau yang disebut juga subspesialis dengan gelar Sp.M(KVR).

Hadirnya subspesialis vitreoretina menandakan bahwa gangguan mata pada bagian vitreous dan retina kelewat banyak sehingga memerlukan penanganan khusus untuk menekan angka kebutaan akibat gangguan penglihatan yang sebenarnya dapat dicegah.

Sebetulnya, hal sesederhana menyadari gejala yang muncul saat mengalami gangguan pada vitreoretina sangat berarti sebab dapat membantu menentukan kapan waktu yang tepat untuk meminta bantuan kepada ahli medis.

Adapun beberapa gejala yang patut kamu waspadai, yaitu:

  • Mata sensitif terhadap cahaya atau fotofobia
  • Muncul floaters, kilatan cahaya, atau bintik pada bidang penglihatan
  • Hilangnya satu atau beberapa kata saat membaca
  • Hilangnya penglihatan tepi
  • Garis lurus tampak bergelombang
  • Nyeri mata yang teramat sangat
  • Penglihatan hilang tiba-tiba

Penyebab Vitreoretina Bermasalah

Selanjutnya, ada yang disebut dengan vitreoretinal disorder atau yang berarti gangguan pada vitreoretina. Ini merupakan kumpulan penyakit yang menyerang vitreous dan retina, dan harus mendapatkan perhatian serta penanganan tertentu oleh ahli medis.

Tahukah kamu apa saja yang masuk ke dalam vitreoretinal disorder?

Berikut di bawah ini merupakan penyebab vitreoretina bermasalah, di antaranya adalah:

1. Degenerasi Makula

Melihat dari namanya, kita sudah tau pasti bahwa penyakit ini menyerang bagian mata retina bernama makula. Bukan begitu, teman mata?

Degenerasi makula adalah suatu kondisi di mana terjadi kerusakan pada bagian makula sehingga menyebabkan penurunan kualitas penglihatan, terutama pada bagian penglihatan sentral.

Degenerasi makula disebut juga dengan Age-related Macular Degeneration sebab banyak dialami oleh orang lanjut usia akibat penuaan.

2. Ablasio Retina

Ablasio retina merupakan istilah yang digunakan dalam dunia medis untuk menjelaskan mengenai fenomena terlepasnya retina mata dari lapisan dasarnya.

Ablasio retina menjadi salah satu penyakit vitreoretina yang membutuhkan penanganan sesegera mungkin. Tetapi tenang saja, kondisi tersebut dapat disembuhkan asalkan segera ditangani oleh ahli medis sesaat setelah terdiagnosa.

3. Robekan Retina

Fenomena tertariknya retina oleh cairan vitreus akibat daya tarik yang cukup kuat sehingga menyebabkan lapisan retina robek disebut dengan retinal tears atau robekan retina.

Sama halnya dengan ablasio retina, robekan retina merupakan bagian dari kegawatdaruratan mata yang dapat mengarah kepada kehilangan penglihatan permanen apabila tidak segera ditangani.

4. Retinopati Diabetik

Retinopati diabetik terjadi sebagai akibat dari komplikasi penyakit kronis diabetes yang dipicu oleh kadar gula darah yang tidak terkontrol pada penderita diabetes.

Kondisi ini mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah di retina yang dapat memicu kebutaan. Meskipun telah dilakukan pengobatan, penderitanya masih tetap memerlukan pemeriksaan mata rutin sebagai bentuk controlling.

5. Lubang Makula

Lubang makula merupakanlubang pada makula yang terjadi akibat penipisan makula itu sendiri. Menyerang bagian retina, kondisi ini memiliki keterkaitan dengan cairan vitreus.

Umumnya, lubang makula menyerang salah satu mata saja, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada kedua mata sekaligus. Adapun beberapa faktor penyebabnya, seperti cedera mata, uveitis, dan mata minus tinggi.

Cara Menghindari Gangguan Permanen Vitreoretina 

Penyakit vitreoretina ternyata sangat serius ya, teman mata. Sebagai generasi muda, sudah sepatutnya kita menjaga kesehatan mata dengan serius untuk meningkatkan kualitas hidup kita ke depannya.

Bukan tanpa usaha, penyakit vitreoretina harus dicegah demi menghindari kerusakan atau kehilangan penglihatan permanen. Lantas, bagaimana cara menghindari gangguan permanen vitreoretina?

1. Stop Merokok

Dilihat dari sisi medis, merokok merupakan suatu aktivitas yang tidak membawa kebermanfaatan sedikitpun. Sebaliknya, aktivitas semacam ini membawa ribuan dampak negatif bagi kesehatan tubuh.

Tidak hanya soal paru-paru, merokok berdampak pada kesehatan mata, salah satunya adalah berkembangnya degenerasi makula. Kalau kamu ingin retina selalu dalam kondisi yang baik, yuk stop merokok!

2. Menerapkan Pola Makan Sehat

Makanan bukan hanya perkara rasa, melainkan nutrisi yang terkandung di dalamnya serta manfaatnya bagi tubuh. Kalau kamu mendambakan tubuh sehat dan berada dalam fungsi yang optimal, maka terapkanlah pola makan sehat.

Pada kasus penyakit vitreoretina, makanan dengan kandungan vitamin A, C, E, serta antioksidan lutein, zeaxanthin, dan antosianin direkomendasikan untuk menjaga kesehatan retina mata sehingga mencegah munculnya gangguan pada vitreoretina, deh.

3. Menjaga Gula Darah

Di tengah gempuran makanan dan minuman manis kekinian, kamu perlu membatasi konsumsi gula agar tidak terkena diabetes yang memicu salah satu penyakit vitreoretina bernama retinopati diabetik.

Oleh karenanya, pastikan agar gula darah selalu stabil. Hal ini berlaku tidak hanya untuk penderita diabetes, tetapi juga kamu yang dalam kondisi sehat dengan kadar gula darah normal. Lakukan pengecekan gula darah secara berkala.

4. Periksa Mata Rutin

Dapat dipastikan bahwa gangguan pada vitreoretina muncul disertai dengan gejala meskipun hanya penglihatan buram sekalipun. Kendati demikian, banyak dari kita yang tidak menyadari bahkan mengabaikannya.

Inilah alasan mengapa pemeriksaan mata rutin sangat diperlukan sebagai cara menghindari gangguan permanen vitreoretina. Ahli medis dengan prosedur dan alat canggihnya akan membantu mengobservasi kondisi mata secara detail, bahkan pada bagian yang tidak terlihat dengan mata telanjang sekalipun.

5. Pakai Pelindung Mata

Salah satu vitreoretinal disorder yaitu robekan makula atau retinal tears. Cedera mata akibat benturan merupakan salah satu pemicunya.

Ahli medis menyarankan untuk selalu memakai pelindung mata, terutama ketika sedang melakukan aktivitas berisiko, misalnya berolahraga dan bekerja di lapangan. Selain itu, pelindung mata akan melindungi mata dari ancaman bahaya sinar ultraviolet.

6. Kulik Riwayat Kesehatan Keluarga

Seperti yang kita tahu, beberapa penyakit mata diturunkan dalam keluarga, khususnya orang tua ke anak-anaknya. Salah satu gangguan vitreoretina yang dipengaruhi oleh faktor genetik adalah degenerasi makula.

Dengan mengetahui adanya riwayat degenerasi makula dalam keluarga, kamu dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk meminimalkan risikonya.

Kesimpulannya, vitreoretina adalah gabungan dari dua bagian mata (vitreus dan retina) yang menjadi fokus tersendiri dalam dunia kesehatan mata. Lagi-lagi, output yang dapat kita hasilkan dari pembahasan artikel ini adalah kesadaran akan menjaga kesehatan mata, terutama dalam upaya pencegahan penyakit vitreoretina.

Dari enam cara di atas, kamu juga dapat mengimbanginya dengan mengonsumsi vitamin tambahan seperti Eyebost. Selain mencegah gangguan mata, Eyebost diformulasikan untuk menjaga penglihatan agar tetap fokus, jernih, dan tajam.

Manfaat tersebut diperoleh dari kebaikan antioksidan lutein, antosianin, flavonoin, polifenol, dan vitamin A, C, E yang terkandung di dalam ekstrak bunga marigold, buah bilberry, wortel, dan madu asli.

Eyebost aman dikonsumsi sebab telah mendapatkan izin edar yang dikeluarkan oleh BPOM dan sertifikat HALAL MUI. Terlebih, Eyebost tidak menimbulkan efek samping dan ketergantungan sehingga aman diminum setiap hari.

Tunggu apalagi, yuk jaga kesehatan mata dengan Eyebost!

Ingat mata, ingat Eyebost!


Share on:

ISFJ type of human.

Tinggalkan komentar

logo eyebost

Eyebost adalah vitamin mata alami yang diracik menggunakan bahan pilihan terbaik, eyebost membuat mata jadi jernih.

Kontak Kami

eyebostofficial@gmail.com

+6281327850411

Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Jam Pelayanan

Senin – Jum'at: 08.00 am – 16.00 pm

Sabtu: 08.00 am – 14.00 pm

Minggu: Slow Respon

Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Kamel
Online
|
//
Konsultasi