Kesehatan

8 Dampak Polusi Udara Yang Mengancam Masyarakat Ibukota

/

by Shaffi Kareem


Parahnya polusi udara di ibukota sedang menjadi topik hangat yang paling banyak dibicarakan di berbagai platform berita domestik maupun luar negeri.

Per hari ini, tanggal 12 September 2023, menurut IQAir kualitas udara di ibukota berada di angka 152 yang berarti “tidak sehat”.

Polusi udara membuat kualitas udara memburuk sehingga dampak polusi udara pun tak terhindarkan, mulai dari masalah pernapasan sampai gangguan mata. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat ibukota dan sekitarnya.

Inilah pentingnya membahas mengenai dampak polusi untuk kesehatan terutama untuk mata, sehingga kita pun nantinya mengetahui bagaimana cara mengatasi serta memelihara kesehatan mata di tengah polusi udara yang kian merebak.

Yuk, kita ulas bersama, teman mata!

Apa Itu Polusi Udara?

Sebelum masuk lebih jauh ke pembahasan dampak polusi udara, ada baiknya kita mengulas terlebih dahulu mengenai polusi udara. Jenis polusi yang satu ini mempengaruhi kualitas udara yang kita hirup sehari-hari.

Sebenarnya, polusi udara memasuki atmosfer bumi dengan berbagai cara. Ada dua jenis polusi udara berdasarkan asal atau sumbernya, yaitu sumber antropogenik dan sumber alami.

Sumber antropogenik adalah polusi yang dihasilkan oleh perbuatan manusia, misalnya emisi dari mobil, motor, pesawat, pabrik, asap rokok, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Apakah Mata Kabur dan Berbayang Itu? Ketahui Kebenaran Dan 5 Penyebabnya!

Meanwhile, polusi sumber alami merupakan polusi yang terjadi secara alami, contohnya asap kebakaran hutan atau abu vulkanik dari gunung berapi. Nah, hal semacam ini yang tidak bisa dicegah, teman mata. Ibaratnya, ini adalah 100% kuasa Tuhan yang tidak bisa kita atur.

Bagaimanapun, berada di dalam ruangan bukan berarti kita bebas dari polusi udara, lho. Perlu kamu tahu, polusi udara di dalam ruangan (indoor air pollution).

Di negara empat musim, biasanya rumah-rumah di sana memiliki perapian yang digunakan sebagai pemanas pada musim dingin. Saat udara dingin, potongan kayu dibakar atau batu bara untuk menghangatkan diri dan berkumpul bersama keluarga tercinta.

Akan tetapi, asap dan abu yang dihasilkan dari pembakaran memicu sesak napas dan kemungkinan akan menempel di dinding, makanan, dan pakaian.  

Dampak Polusi Udara Pada Lingkungan

Sudah menjadi rahasia umum kalau polusi udara hanya membawa dampak negatif bagi kehidupan kita. Isu ini pun menjadi perhatian para aktivis lingkungan dan pemerintah di setiap negara.

Dampak polusi udara tidak main-main nih, teman mata. Melansir dari laman National Geographic, dampak polusi udara terbagi menjadi dua yaitu dampak polusi udara bagi lingkungan dan bagi manusia.

Partikel yang ada di udara akan jatuh kembali ke bumi. Partikel inilah yang kemudian mengkontaminasi permukaan tanah dan air. Fenomena ini berisiko mengakibatkan tanaman perkebunan mati yang berimbas pada penurunan hasil panen.

Selain itu, adapun hujan asam yang dihasilkan dari asap pembangkit listrik dan kendaraan. Dampak polusi udara dari hujan asam di antaranya adalah:

  • Tanaman rusak akibat perubahan komposisi tanah
  • Penurunan kualitas air sungai, danau, dan bendungan
  • Kerusakan tanaman perkebunan
  • Pengikisan monumen dan bangunan

Tidak hanya pada lingkungan dan manusia, dampak polusi udara juga dirasakan oleh makhluk hidup lainnya. Hewan adalah makhluk hidup yang terdampak selanjutnya.

Hewan yang banyak dan sering terpapar polusi udara terancam mengalami cacat lahir, penyakit, serta mengalami penurunan tingkat reproduksi. Hal ini akan sangat berbahaya kalau fenomena ini terjadi pada hewan yang dagingnya dikonsumsi oleh khalayak umum.

Dampak Polusi Udara Pada Manusia

Dampak polusi udara bukan hal yang baru sekali ini kita dengar. Nyatanya, polusi udara sama sekali tidak membawa manfaat bagi kehidupan kita, sebaliknya polusi udara sangat meresahkan sebab bisa memicu berbagai macam penyakit.

Dampak polusi udara bagi kesehatan manusia dibedakan menjadi dua jenis, yaitu efek jangka pendek dan jangka panjang.

Efek jangka pendek merupakan efek yang bersifat sementara. Beberapa penyakit yang masuk ke dalam kategori ini adalah pneumonia, bronkitis, iritasi mata, tenggorokan, hidung, kulit, sakit kepala, dan pusing.

Di samping itu, kamu mungkin juga akan mengalami mual akibat polusi udara berupa bau menyengat dari limbah pabrik, pembuangan sampah, atau saluran pembuangan. Bau semacam ini memang tidak serius, teman mata, tetapi tetap tidak menyenangkan, bukan?

Efek jangka panjang yang kedua adalah efek jangka panjang. Sesuai dengan namanya, efek jangka panjang bersifat lebih lama dan bisa bertahan tahunan bahkan seumur hidup.

Adapun beberapa penyakit serius akibat polusi udara seperti penyakit jantung, kanker paru-paru, penyakit pernapasan misalnya emfisema atau kerusakan pada alveolus.

Selain itu, kerusakan organ lainnya berupa saraf, otak, hati, ginjal, dan organ lainnya. Beberapa ahli menyebutkan kalau dampak polusi udara juga berpengaruh pada kelainan sejak lahir. Setidaknya, ada 2,5 juta orang meregang nyawa setiap tahunnya akibat polusi udara di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Namun, setiap tubuh memiliki reaksi yang berbeda terhadap jenis polusi yang berbeda pula. Bagi orang-orang yang memiliki sistem imun yang lemah seperti anak-anak dan orang lanjut usia, maka mereka akan lebih sensitif terhadap polusi udara.

Kondisi ini berisiko menjadi lebih parah bagi orang-orang yang mengalami kondisi kesehatan tertentu seperti asma, penyakit jantung dan paru-paru. Bagaimanapun, lamanya paparan, jumlah, dan jenis polusi juga merupakan faktor lainnya.

Adakah Dampak Polusi Udara Pada Mata?

Akhir-akhir ini, masyarakat di ibukota banyak yang mengeluhkan mata perih seiring dengan fenomena polusi udara yang semakin parah. Ternyata, mata perih adalah salah satu dampak polusi udara lho, teman mata.

Seperti halnya dampak polusi udara pada manusia, efek polusi udara pada mata pun terbagi menjadi dua jenis, yaitu efek jangka pendek dan jangka panjang. Pada beberapa kasus, penangan harus segera dilakukan agar efek jangka pendek tidak berlarut-larut.

Meskipun tidak berbahaya yang bersifat sementara, gangguan mata jenis ini sangatlah tidak nyaman. Adapun beberapa penyakit mata sementara akibat polusi udara, contohnya konjungtivitis alergi, mata kering, mata iritasi, mata perih, mata merah, gatal, berair, serta penglihatan buram.

Meanwhile, dampak polusi udara pada mata jangka panjang adalah:

1. Sindrom mata kering

Melansir dari laman Hermina Hospital, mata kering yang disertai dengan mata perih dan iritasi merupakan gangguan mata yang paling umum terjadi akibat polusi udara.

Gangguan mata ini banyak menyerang orang-orang yang mengendarai kendaraan roda dua. Oleh sebab itu, memakai pelindung mata sangat disarankan untuk mencegah dampak polusi udara pada mata.

2. Disfungsi kelenjar meibom

Kelenjar meibom adalah kelenjar kecil pada kelopak mata yang berfungsi untuk memproduksi minyak dimana minyak bertugas untuk melumasi permukaan mata. Nah, kelainan pada fungsi kelenjar meibom dinamakan disfungsi kelenjar meibom.

Meibomian gland dysfunction merupakan peradangan kelenjar minyak pada kelopak mata yang menyebabkan kelenjar tersebut tersumbat sehingga minyak tidak bisa melumasi permukaan mata dengan baik.Hal inilah yang kemudian mengakibatkan air mata mudah sekali menguap dan kemudian terjadilah mata kering. Di samping itu, nama lain disfungsi kelenjar meibom yaitu meibomianitis atau meibomitis.

3. Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan kelopak mata. Kamu mungkin akan mengalami kelopak mata merah dan bengkak, serta bulu mata yang berkerak. Gangguan mata blefaritis sangat umum terjadi nih, teman mata.

Umumnya, seseorang mengalami blefaritis akibat kondisi medis lainnya, misalnya sindrom mata kering dan disfungsi kelenjar meibom (kelenjar minyak) yang mana keduanya bisa kamu alami sebagai bentuk dampak polusi udara.

4. Glaukoma

Glaukoma merupakan penyakit mata serius yang disebabkan oleh peningkatan tekanan di dalam mata atau tekanan intraokuler. Tetapi, tahukah teman mata kalau glaukoma bisa terjadi akibat polusi udara?

Jadi, menurut studi penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Inggris yang melibatkan 100.000 responden. Para peneliti meneliti terkait hubungannya dengan polusi udara di area rumah mereka.

Hasil menunjukkan bahwa 2% dari jumlah responden mengalami glaukoma dan 6% responden mengalami kenaikan risiko di area dengan polusi yang lebih tinggi.

Di samping itu, hasil penelitian menunjukkan kalau area yang tingkat polusinya lebih tinggi memiliki keterkaitan dengan terjadinya penebalan serat saraf di bagian belakang mata. Kondisi ini merupakan salah satu tanda penyakit mata glaukoma.

Bagaimanapun, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperkuat hasil penelitian ini. Tetapi, tidak ada salahnya kalau kita mencegah glaukoma dengan meminimalisir paparan polusi udara pada mata, bukan?

5. Stroke mata

Stroke mata didefinisikan sebagai suatu penyumbatan (oklusi) yang terjadi pada pembuluh darah vena atau arteri di dalam retina. Gangguan mata ini cukup serius dan bisa mengakibatkan hilangnya penglihatan.

Ketika seseorang mengalami stroke mata, penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah akan menghentikan proses pendistribusian oksigen dan nutrisi melalui aliran darah. Kebutaan sangat mungkin terjadi.

6. Katarak

Dampak polusi udara pada mata yang selanjutnya adalah katarak nih, teman mata. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, katarak terjadi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga mengakibatkan penglihatan buram pada penderitanya.

Tidak boleh disepelekan, katarak yang tidak segera diatasi sangat mungkin berkembang lebih parah dan mengakibatkan hilangnya penglihatan atau kebutaan. Kita harus lebih waspada terhadap semua faktor penyebabnya, termasuk polusi udara.

Paparan polusi udara jangka panjang meningkatkan risiko terjadinya katarak, lho. Jadi, kamu yang banyak terpapar polusi udara seperti halnya para pengendara roda dua, pencegahan katarak sangat disarankan.

Age-related Macular Degeneration atau AMD adalah penurunan fungsi penglihatan yang ditandai dengan buramnya penglihatan sentral atau pusat. Kondisi ini  membuat penderitanya kesulitan melakukan aktivitas seperti membaca, berkendara, dan lain-lain.

Sesuai dengan namanya, AMD berhubungan erat dengan penuaan sehingga penderitanya didominasi oleh kalangan lanjut usia. Kendati demikian, paparan polusi udara turut meningkatkan risiko terjadinya AMD.

8. Trachoma

Trachoma adalah suatu kondisi dimana bagian mata konjungtiva mengalami infeksi akibat bakteri Chlamydia trachomatis. Perlu kamu tahu, trachoma adalah penyebab utama kebutaan menular di dunia.

Trachoma terjadi ketika iritasi mata akibat polusi udara di dalam rumah atau luar rumah menyebabkan seseorang lebih sering mengucek mata sehingga risiko penularan bakteri Chlamydia trachomatis pun peningkat.

Tanpa kita sadari, hal-hal sederhana seperti penggunaan bahan bakar dan batu bara yang digunakan untuk memasak dan menghangatkan tubuh saat musim dingin membawa dampak yang kurang baik untuk kesehatan tubuh, terutama mata.

Pun, hal ini juga berlaku bagi kita semua yang banyak melakukan mobilitas dengan menggunakan kendaraan roda dua. Paparan polusi udara sudah menjadi makanan sehari-hari.

Akan tetapi, bukan berarti kita bisa lepas tangan dan pasrah terhadap semua dampak polusi udara. Sudah sepatutnya kita lebih aware lagi akan kesehatan mata sebab kalau bukan kita yang peduli, lantas siapa lagi?

Banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk menekan dampak polusi udara, salah satunya adalah minum vitamin mata Eyebost. Eitssss, vitamin mata Eyebost bukan vitamin mata biasa, lho!

Vitamin mata Eyebost merupakan vitamin mata yang diformulasikan secara khusus untuk memelihara kesehatan mata. Dengan mengonsumsinya setiap hari, penglihatan menjadi jernih, tajam, dan fokus sepanjang waktu.

For your information, vitamin mata Eyebost bekerja secara cepat dan optimal sebab mengandung 4 bahan alami berkhasiat tinggi seperti ekstrak wortel, bilberry, bunga marigold, dan madu hutan asli. Oleh karenanya, vitamin mata Eyebost dikenal juga dengan madu Eyebost.

Kamu tidak perlu risau, mulai dari anak-anak sampai usia lanjut boleh mengonsumsi Eyebost nih, teman mata. Hal ini dikarenakan madu Eyebost terbuat hanya dari 100% bahan alami tanpa pengawet buatan. Kabar baiknya, Eyebost juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

No tipu-tipu, ribuan orang telah mengonsumsi madu Eyebost dan merasakan manafaatnya yang luar biasa. Yuk, langsung pesan di website resmi Eyebost dan rasakan sendiri manfaatnya!

Ingat mata, ingat Eyebost!


Share on:

ISFJ type of human.

Tinggalkan komentar

logo eyebost

Eyebost adalah vitamin mata alami yang diracik menggunakan bahan pilihan terbaik, eyebost membuat mata jadi jernih.

Kontak Kami

eyebostofficial@gmail.com

+6281327850411

Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Jam Pelayanan

Senin – Jum'at: 08.00 am – 16.00 pm

Sabtu: 08.00 am – 14.00 pm

Minggu: Slow Respon

Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Kamel
Online
|
//
Konsultasi