Lifestyle

4 Cara Menstimulasi Penglihatan Anak Berdasarkan Usia, Penting untuk Dicatat!

/

by Shaffi Kareem


Membesarkan dan mendidik anak bukanlah hal yang mudah, bahkan Nelson Mandela menuturkan, “History will judge us by the difference we make in the everyday lives of children”.

Nyatanya, menyaksikan anak tumbuh dan berkembang dengan baik adalah suatu berkat yang luar biasa. Tidak sesederhana memberikan makanan dan minuman yang cukup, memastikan penglihatan anak berfungsi dengan baik adalah salah satunya.

Setiap bagian mata mesti berfungsi dengan baik. Ada baiknya, lakukanlah cara menstimulasi penglihatan anak demi masa depan yang lebih baik.

Namun, bagaimana penglihatan anak bisa mempengaruhi masa depannya?

However, artikel kali ini akan fokus terhadap isu penglihatan anak, khususnya mengenai cara menstimulasi penglihatan anak, berikut diskusi pentingnya stimulasi untuk penglihatan anak sampai kiat menjaga penglihatan anak.

Are you ready?

Let’s begin our discussion!

Pentingnya Stimulasi untuk Penglihatan Anak

Para ahli medis mengatakan bahwa perkembangan penglihatan adalah suatu hal yang krusial selama perjalanan perkembangan anak. Bahkan, dikatakan bahwa penglihatan berpengaruh pada setiap pencapaian pada perkembangan anak.

Tiga tahun pertama kehidupannya menjadi fokus utama sebab pada fase inilah penglihatan anak berkembang ke arah sempurna sejak hari kelahirannya. Perlu diketahui, penglihatan yang baik akan menunjang prestasi anak di sekolah nih, teman mata.

Sebaliknya, buruknya penglihatan anak akan berpengaruh negatif bagi kehidupannya di sekolah, bahkan seorang dokter spesialis mata bernama Dr. Stuart Keel mengatakan bahwa salah satu bentuk gejala gangguan penglihatan pada anak adalah prestasi anak yang di bawah rata-rata.

Bagi para orang tua, jelas isu ini bukanlah sesuatu yang pantas dianggap remeh. Alih-alih menghakimi anak akibat prestasinya yang menurun, melakukan evaluasi terhadap penglihatan anak bisa menjadi solusi yang lebih tepat.

Alangkah baiknya, lakukanlah pemeriksaan mata menyeluruh dan ikuti cara menstimulasi anak sesuai dengan usianya guna memastikan penglihatan anak berkembang dengan baik serta terhindar dari penyakit mata pada anak, seperti:

  • Kelainan refraksi. Gangguan penglihatan ketika cahaya yang masuk ke dalam mata gagal difokuskan pada retina, contohnya miopi, hipermetropi, astigmatisme, dan presbiopi.
  • Mata juling atau strabismus. Kondisi ketika kedua mata tidak bisa fokus pada benda dan waktu yang sama disebut dengan istilah mata juling. Gangguan penglihatan ini bisa mempengaruhi salah satu atau kedua mata sekaligus.
  • Mata malas atau ambliopia. Mata malas diartikan saat kemampuan penglihatan salah satu mata menurun akibat komunikasi yang buruk antara otak dan mata yang terdampak. Singkatnya, salah satu mata memiliki otot yang kuat, dan mata lainnya tidak.
  • Insufisiensi konvergensi. Insufisiensi konvergensi adalah gangguan penglihatan berupa penglihatan buram atau ganda yang terjadi ketika mata melihat benda jarak dekat, misalnya saat membaca buku atau menatap layar gawai.

Baca Juga: 11 Penyebab Mata Buram dan Cara Menjernihkan Mata Secara Alami yang Low Effort Banget!

Cara Menstimulasi Penglihatan Anak

cara menstimulasi penglihatan anak

Bukan hanya bagi orang tua, cara menstimulasi penglihatan anak menjadi PR kita bersama, tak terkecuali organisasi kesehatan nasional dan internasional seperti WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sekalipun.

Faktanya, penglihatan anak memegang peranan penting dalam setiap perkembangan hidupnya sejak hari kelahirannya hingga dewasa. Mengetahui cara menstimulasi penglihatan anak berarti turut mendukung kecakapan penglihatan anak yang kuat dan sehat.

Sebenarnya, literasi mengenai isu tersebut dapat dengan mudah kita temukan pada berbagai sumber, baik itu berupa buku, jurnal, dan bahkan situs web medis terpercaya seperti halnya pada laman Optometrist.

Berikut di bawah ini merupakan cara menstimulasi penglihatan anak berdasarkan tahapan usianya, yaitu:

1. Cara Menstimulasi Penglihatan Anak Usia 0 – 4 bulan

Koordinasi antara mata dan tangan serta pemahaman persepsi kedalaman yang berfungsi untuk menganalisis benda tiga dimensi mulai berkembang pada masa bayi.

Pada usia ini, bayi akan mulai mencoba menggapai benda-benda di sekitarnya dan mulai mengikuti benda bergerak dengan matanya. Di samping itu, mereka pun mencoba untuk mencoba semua hal dengan menggunakan kedua tangannya.

Penting bagi kita untuk mengetahui cara menstimulasi penglihatan anak pada 4 bulan kelahirannya. Adapun beberapa cara yang bisa kita ikuti, meliputi:

  • Dorong penglihatannya selama jam tenang. Biarkan bayi untuk mengeksplor penglihatannya dalam posisi tiduran dengan menggunakan lampu tidur atau sesederhana meredupkan lampu kamar di malam hari.
  • Dorong kemampuannya untuk meraih benda. Letakkan mainan atau benda-benda tertentu pada jarak yang dapat diraih bayi atau sekitar 20 – 30 cm dari wajahnya agar ia mampu melihat dan meraih dengan tangannya.
  • Variasikan objek atau gambar yang dilihat anak. Cara menstimulasi penglihatan anak yang satu ini dilakukan dengan mengubah posisi boks tidur secara berkala agar bayi memperoleh penglihatan yang berbeda dan bervariasi.
  • Memasang gantungan pada boks bayi. Ternyata, memasang gantungan di atas boks bayi atau meletakkan mereka di atas playmat merupakan cara menstimulasi penglihatan anak dan meningkatkan kemampuan mereka dalam meraih sesuatu.
  • Ajari untuk mengikuti suara. Cobalah untuk berjalan ke sekeliling ruangan sembari berbicara dengan bayi dan ajak dia untuk mengikuti suara dan pergerakanmu. Itu akan membantunya untuk melihat ke sekeliling ruangan.

2. Cara Menstimulasi Penglihatan Anak Usia Usai 4 – 8 bulan

Selama usia 4 – 8 bulan, bayi akan belajar untuk membalikkan badannya dan menggunakan kaki dan tangan dengan lebih terkontrol. Mereka pun menaruh ketertarikan pada makanan, tangan, dan lain-lain.

Pada penglihatannya, bayi pada usia ini memiliki penglihatan yang lebih fokus dan pergerakan mata yang lebih terkoordinasi. Cara menstrimulasi penglihatan anak akan meningkatkan perkembangan penglihatan mereka, di antaranya seperti:

  • Pilihlah mainan dengan berbagai tekstur yang berbeda. Biarkan anak untuk memegang dan melihat mainan atau benda-benda dengan berbagai macam bentuk dan tekstur.
  • Sediakan area untuk merangkak. Merangkak membantu mereka mengeksplorasi lingkungan guna memperkuat kemampuan koordinasi antara mata dan tangan. Namun, pastikan sekelilingnya aman, ya.
  • Ajaklah untuk bermain. Bayi seusia ini selalu senang untuk diajak berinteraksi lho, terlebih lagi dengan memainkan permainan seperti “cilukba” atau “pok ame ame”. Cara menstimulasi penglihatan anak semacam ini sangat mudah dilakukan, bukan?

3. Cara Menstimulasi Penglihatan Anak Usia Usia 8 – 12 bulan

Usia menjelang 12 bulan merupakan masa-masa yang sangat menyenangkan bagi bayi dan orang tua. Pada masa ini, bayi akan bebas merangkak dan mulai belajar mengangkat tubuhnya sebelum nantinya belajar berjalan dengan bantuan benda di sekitarnya.

Penglihatannya pun sudah jauh berkembang. Bayi usia 8 – 12 bulan memiliki koordinasi mata yang lebih bagus, persepsi kedalaman yang lebih kuat, serta genggaman yang lebih baik. Bahkan, mereka sudah bisa melempar benda dengan lebih akurat, lho.

Kendati demikian, cara menstimulasi penglihatan sama sekali tidak boleh dilewatkan untuk mematangkan kemampuan penglihatannya. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Bebaskan anak untuk merangkak. Seringkali terlupakan, merangkak adalah cara menstimulasi penglihatan anak yang penting untuk meningkatkan kemampuan koordinasi antara mata, tangan, kaki, dan tubuh. Biarkan anak merangkak dan jangan memburu-buru mereka untuk berjalan. Enjoy this phase, okay?
  • Berikan mainan susun. Permainan susun seperti Lego, blok, gelas, atau sejenisnya akan menstimulasi kemampuan koordinasi antara mata dan tangan. Meskipun begitu, permainan semacam ini membutuhkan pengawasan ekstra dari orang tua.
  • Sediakan jam bermain bagi anak. Mengisi jam bermain anak dengan memberikan mainan dan benda-benda yang bisa mereka sentuh dan lihat sangat direkomendasikan. Misalnya, buku khusus anak-anak menyediakan begitu banyak gambar, warna, dan terkadang benda tertentu di dalamnya.

4. Cara Menstimulasi Penglihatan Anak Usia Usia 1 – 2 tahun

Seiring pertumbuhannya, kemampuan penglihatan bayi pun semakin membaik. Bagaimanapun, persepsi kedalaman dan koordinasi antara mata dan tangan masih akan berkembang.

Tahun pertama, anak mampu untuk mengidentifikasi gambar dan objek pada buku, serta menunjuk orang yang dikenali pada album foto. Agar kemampuannya kian berkembang, kita bisa lakukan cara menstimulasi penglihatan anak, seperti:

  • Dorong anak untuk berjalan. Eksplorasi lingkungan merupakan hal yang esensial bagi anak. Pada tahun pertama, ajak anak untuk berjalan di sekitar rumah, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan guna menstimulasi kemampuan penglihatan dan perkembangan visualnya.
  • Berikan mainan. Bukan anak-anak kalau tidak suka bermain. Bukan gawai, tugas kita adalah memberikan mainan yang tidak hanya menyenangkan, melainkan membantu menstimulasi kemampuan penglihatan mereka, seperti bola, permainan susun, puzzle, crayon, Play-Doh atau plastisin, dan masih banyak lagi. Lagi-lagi, pastikan mainan tersebut aman bagi anak, ya.

Kiat Menjaga Penglihatan Anak

Kesehatan penglihatan sangat krusial bagi hampir semua aspek kehidupan, mulai dari melihat, belajar, dan bagaimana kita menikmati hidup. Agaknya, akan sia-sia kalau kita hanya fokus pada cara menstimulasi penglihatan anak saja.

Menjaga penglihatan anak sama sekali tidak boleh dilupakan demi masa depan yang cerah. Namun, masih banyak yang awam mengenai permasalahan ini.

Jadi, bagaimana kiat menjaga penglihatan anak menurut para ahli?

Berikut di bawah ini merupakan cara menjaga penglihatan anak yang harus dilakukan:

  • Lakukan pemeriksaan mata rutin
  • Terapkan pola makan sehat
  • Ketahui riwayat medis keluarga
  • Banyak melakukan aktivitas outdoor atau di luar ruangan
  • Pakai kacamata dengan fitur anti UV ketika beraktivitas di luar ruangan
  • Batasi penggunaan gawai
  • Pakai pelindung mata saat melakukan olahraga tertentu
  • Jauhkan benda tajam dan benda kimia dari pandangan anak

Finally, itulah kiranya pembahasan mengenai cara menstimulasi penglihatan anak. Melalui artikel ini, kita lebih memahami betapa pentingnya penglihatan anak bagi kelangsungan hidupnya.

Menjaga kesehatan mata anak juga bisa dilakukan dari dalam nih, misalnya melalui nutrisi yang  masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau vitamin mata seperti Eyebost.

Vitamin mata Eyebost adalah madu herbal terbaik yang aman dikonsumsi oleh anak-anak tanpa efek samping berkat bahan-bahannya yang 100% alami, unggulan, dan berkhasiat tinggi.

Terbuat dari ekstrak wortel, bunga marigold, buah bilberry, dan madu hutan asli, Eyebost mengandung antioksidan tinggi berupa lutein (lutein eye complex), polifenol, flavonoid, dan antosianin, serta vitamin A, C, dan E.

Minum vitamin mata Eyebost secara rutin akan membantu menjaga kesehatan mata anak agar selalu jernih, tajam, dan fokus, serta terbebas dari berbagai jenis gangguan mata.

Yuk, jaga mata anak dengan Eyebost!

Ingat mata, ingat Eyebost!


Share on:

ISFJ type of human.

Tinggalkan komentar

logo eyebost

Eyebost adalah vitamin mata alami yang diracik menggunakan bahan pilihan terbaik, eyebost membuat mata jadi jernih.

Kontak Kami

eyebostofficial@gmail.com

+6281327850411

Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 1, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371

Jam Pelayanan

Senin – Jum'at: 08.00 am – 16.00 pm

Sabtu: 08.00 am – 14.00 pm

Minggu: Slow Respon

Yuk pesan eyebost sekarang di eyebost.id agar mata makin sehat dan jernih
//
CS Kamel
Online
|
//
Konsultasi